<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359</id><updated>2011-08-16T20:10:23.071-07:00</updated><title type='text'>SMART INSTITUTE</title><subtitle type='html'>SMART Institute adalah rujukan untuk jasa konsultan media dalam penulisan dan penerbitan buku. Melayani penulisan dan penerbitan buku otobiografi, biografi, pengalaman, pandangan, pemikiran, sejarah, profil perusahaan/lembaga, dll. Contack person ke HP 0813 8073 1966, 0856 4320 1966, dan 0819 3247 1966</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>50</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-5252086506787852960</id><published>2010-03-22T00:39:00.000-07:00</published><updated>2010-03-22T00:40:21.222-07:00</updated><title type='text'>SULIT MEMULAI MENULIS? COBA CREAWRITER</title><content type='html'>Tak semua orang, bahkan yang sudah ahli sekali pun, mampu mengawali aktivitas menulis dengan mudah. Suasana hati dan lingkungan sering kali berpengaruh, terutama bagi penulis yang cenderung dikendalikan mood.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kini paling tidak ada teknologi text editor terutama berbasis open source yang berupaya memahami kebutuhan mood tersebut. Coba tengok aplikasi CreaWriter 1.0. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CreaWriter merupakan suatu aplikasi text editor yang dibuat untuk memberikan kenyamanan dalam kegiatan menulis. Hal ini dihadirkan lewat berbagai fitur, yakni background alam, serta audio yang mendukung. Bahkan, fitur-fitur itu dapat di-setting sesuai kebutuhan pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, anda termasuk pribadi yang gemar dengan pemandangan alam sebagai stimulus mendapat inspirasi, CreaWrite menyediakannya pada fitur configurasi. Pada fitur ini, anda cukup mengklik background lalu folder yang tersedia diisikan file berformat jpg dengan tampilan pemandangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosesnya mirip seperti anda mengisi gambar background untuk desktop komputer anda. Selain itu, warna latar juga bisa diubah-ubah sesuai kehendak dan prosesnya mirip seperti Word Office. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda menginginkan stimulus inspirasi berupa lagu, anda kembali ke fitur konfigurasi dan klik bagian sound. Prosesnya mirip seperti background. Sayangnya, khusus fitur ini hanya bisa memuat satu lagu saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini artinya, sekalipun tulisan anda panjang, creawriter hanya menyediakan satu lagu saja. Bila anda niat, gunakan aplikasi pemotong lagu dan gabung-gabungkan potongan lagu lalu masukan ke dalam CreaWriter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuarangan lain variasi font (huruf) pada CreaWriter  bisa dibilang terbatas. Dengan begitu, bagi penulis yang memiliki font favorit bisa kecewa. Secara keseluruhan, aplikasi ini cukup menarik untuk dicoba. Barang kali benar-benar menghadirkan inspirasi bagi anda yang senang menulis.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REPUBLIKA, Senin, 22 Maret 2010, 11:52 WIB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-5252086506787852960?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/5252086506787852960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=5252086506787852960&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/5252086506787852960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/5252086506787852960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2010/03/sulit-memulai-menulis-coba-creawriter.html' title='SULIT MEMULAI MENULIS? COBA CREAWRITER'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-1620734399969006100</id><published>2010-03-10T23:05:00.000-08:00</published><updated>2010-03-10T23:07:14.526-08:00</updated><title type='text'>MENULIS BUKU</title><content type='html'>Seorang teman mengeluhkan tentang masih rendahnya jumlah buku yang terbit pada setiap tahunnya di Indonesia. Dia tidak menyebut data, berapa setiap tahun buku baru yang berhasil diterbitkan. Selain itu dia juga tidak membandingkan jumlah buku yang terbit di negara-negara lain, sehingga kelihatan bahwa memang buku yang terbit di negeri ini betul-betul masih rendah, sehingga perlu dipacu lebih keras lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman tersebut hanya mengatakan bahwa pada setiap pergi ke toko buku, mencari buku baru ternyata tidak mudah menemukannya. Kenyataan itu ia rasakan sebagai sesuatu yang aneh, apalagi jika dibandingkan dengan perguruan tinggi yang jumlahnya sedemikian banyak. Ia membayangkan bahwa jika setiap dosen, misalnya pada setiap tahun menulis sebuah buku saja, maka jumlah buku yang terbit akan sedemikian banyak. Karena jumlah perguruan tinggi yang sedemikian banyak, tentu akan diikuti oleh jumlah dosennya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis buku bagi dosen semestinya merupakan kewajiban. Sebab selain digunakan sebagai bahan kuliah, juga diperlukan sebagai bahan kenaikan jabatan akademik. Seorang dosen tidak akan naik jabatan akademiknya, jika yang bersangkutan tidak mampu memenuhi persyaratan. Di antaranya itu adalah buku-buku karya ilmiah, baik berupa laporan hasil penelitian maupun buku teks yang ditulisnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar prosedur dan persyaratan kenaikan jabatan akademik itu memang seharusnya seorang dosen selalu menulis. Jika setiap dua tahun misalnya, diharapkan setidak-tidaknya seorang dosen menghasilkan sebuah buku adalah bukan berlebih-lebihan. Dosen setiap dua tahun sekali berhak naik jabatan akademiknya, asalkan yang bersangkutan memenuhi persyaratannya itu. Sehingga, tuntutan agar dosen selalu menulis adalah wajar, dan bahkan seharusnya, apalagi jika dikaitkan dengan persyaratan kenaikan jabatan akademik itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya menjadi terasa aneh, tatkala melihat jumlah perguruan tinggi yang sedemikian banyak, dan tentu jumlah dosennya juga sedemikian besar, tetapi karya-karya ilmiah yang diterbitkan masih terasa sedikit. Saya pernah mendapat informasi dari salah seorang yang memiliki wewenang dan mengetahui tentang penerbitan ini. Ia menceritakan, bahwa ada perguruan tinggi yang jumlah dosennya tidak kurang dari 1500 orang, tetapi buku yang berhasil diterbitkan pada setiap tahun dari kampus itu hanya sekitar antara 10 sampai 15 buah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi itu jika benar memang sangat mengecewakan. Produktivitas dosen, terutama menyangkut karya ilmiah, dengan informasi itu terbukti masih rendah. Hal itu menjadi tidak wajar, jika misalnya kenaikan jabatan akademik para dosen perguruan tinggi dimaksud tetap berlangsung. Semestinya, dengan rendahnya jumlah buku atau karya ilmiah yang berfhasil diterbitkan, akan diikuti oleh rendahnya kenaikan jabatan akademik para dosennya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan menulis bagi para dosen kiranya tidak perlu diragukan lagi. Sebagai seorang dosen mereka telah lulus S2 dan bahkan S3. Sebagai persyaratan lulus pada jenjang pendidikan itu mereka telah menulis karya ilmiah atas bimbingan dosen pembimbing atau bahkan juga promotor. Karya ilmiah itu telah diuji dan lulus, sehingga hal itu sekaligus menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah memiliki kemampuan menulis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya anehnya, mengapa kemudian setelah lulus dan menjadi dosen mereka kurang produktif. Padahal tugas mereka sehari-hari sebagai seorang pengajar di perguruan tinggi adalah selalu terkait dengan tulis menulis. Jika benar bahwa produktivitas buku setiap tahunnya masih rendah, padahal jumlah perguruan tinggi sedemikian banyak, maka sesungguhnya ada sesuatu yang masih perlu dicarikan solusinya. Apakah rendahnya produktivitas penulisan buku di kalangan perguruan tinggi itu disebabkan oleh biaya, tidak ada semangat atau motivasi, merasa tidak ada tuntutan, atau memang belum lahir budaya menulis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun jawabannya, kegiatan tulis menulis di kalangan perguruan tinggi harus digalakkan. Sebab tatkala orang menilai tingkat kemajuan budaya suatu bangsa, maka akan melihat seberapa banyak karya ilmiah atau buku yang berhasil ditulis pada setiap tahunnya. Memang terdengar aneh, jika perguruan tinggi sedemikian banyak, tetapi jumlah buku atau karya ilmiah yang dihasilkan masih terbatas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semestinya harus dipahami bahwa produk perguruan tinggi bukan hanya berupa banyaknya lulusan yang setiap tahun diwisuda, melainkan juga karya ilmiah yang dihasilkan oleh para dosennya. Jika hasil penelitian dan karya ilmiah atau buku-buku yang berhasil ditulis dan diterbitkan setiap tahun masih terbatas jumlahnya, bisa saja orang kemudian mengatakan bahwa, perguruan tinggi di negeri ini masih bisa disebut, bagaikan terlalu banyak tanaman tetapi buahnya masih kurang. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://www.uin-malang.ac.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=1180:menulis-buku&amp;catid=25:artikel-rektor&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-1620734399969006100?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/1620734399969006100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=1620734399969006100&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/1620734399969006100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/1620734399969006100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2010/03/menulis-buku.html' title='MENULIS BUKU'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-8703985221838377515</id><published>2010-01-27T17:04:00.000-08:00</published><updated>2010-01-27T17:06:26.733-08:00</updated><title type='text'>PAMONG</title><content type='html'>28 Februari 2009, hari ini, adalah hari yang biasa saja. Kamis, setelah hari Rabu kemarin. Matahari pun sama masih terbit dari Timur dengan matahari yang sama. Tetapi bagi Indonesia menjadi begitu berbeda, luar biasa, sangat penting, istimewa, ketika hari ini dilebelkan dengan kata seratus. 100 menjadi angka yang sangat sensitif yang merubah makna hari ini. Seratus menjadi bukanlah hanya susunan angka yang teridiri atas angka satu yang diikuti dua angka nol di belakangnya. Tetapi menjadi sebuah samudera yang sangat terbuka luas dan dalam berpalung-palung di bawahnya. Di atasnya angin berhembus begitu kencang, sehingga ombak bergelora berdebur-debur. Sementara di bawahnya sangat dingin dengan arus liar yang sangat deras. Memang Indonesia merupakan negara kesatuan dengan laut yang menyatukan pulau-pulau di dalamnya. Seratus menjadi sebuah pesan yang sarat makna. Celoteh camar-camar yang terbang merendah lalu menjaun, untuk nanti datang kembali dengan pesan yang belum termaknai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dollar, 100 adalah pecahan terbesar. Dalam rupiah, 100 adalah pecahan terkecil. Dunia ini memang penuh angka. Tapi angka-angka itu akan berbeda di setiap pasang mata manusia yang memandangnya (simplyiyo.com). Pembedanya adalah satuan yang melekatinya. Apa yang melekat dengan si seratus itulah yang membuatnya menjadi sedemikian adanya. Selanjutnya simplyiyo.com, menuliskan “Seorang jenius bukanlah orang yang bisa menguasai banyak sekali hal dengan sedikit-sedikit, tapi merupakan seseorang yang memiliki cukup satu atau dua bidang yang ia tekuni. Dan bidang itu ia kuasai seluruhnya, serta ia bisa berprestasi di dalamnya.” Kefokusan merupakan esensi yang aplikatif kemanfaatan dari seseorang. Seseorang yang berdiri lalu melangkah mengarah walau harus berdarah-darah. Hidup adalah darah. Darah adalah hidup. Melingkupi sekejur tubuh. Utuh. Menyeluruh. Menyelaras semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak paham apa yang terjadi hari ini. Terlalu miskin pikiran ini untuk mengerti. Namun jika ini tentang keindonesiaan, aku teringat apa yang sempat kubaca dalam sebuah buku karya Prof Dr. Komarudin Hidayat yang berjudul Memaknai Jejak-jejak Kehidupan, terbitan PT Gramedia Pustaka Utama tahun 2009. Buku kecil yang menarik untukku. Pak Rektor UIN ini menuliskan bahwa perilaku sosial bangsa ini tidak lagi memiliki parameter yang jelas untuk membedakan antara yang benar dan salah, jujur dan bohong, pejuang dan pecundang, pelayan rakyat dan pemeras rakyat, dan seterusnya. Nilai-nilai luhur sebagai parameter bangsa dan masyarakat inilah yang semakin sirna dan harus kita temukan kembali. Demikian cuplikan dari salah satu tulisannya yang berjudul Menemukan Kembali Indonesia, yang merupakan judul pertamanya dalam buku tersebut. Komarudin menutup paragraf terakhirnya dengan menuliskan: Saya sendiri belum tahu dan belum melihat tanda-tanda, skenario besar apakah yang akan disiapkan Pemerintah agar optimisme, harapan, dan kerinduan untuk bangkit itu nantinya akan menggumpalkan dan menggelora bagaikan tsunami kebangkitan bangsa yang sanggup meruntuhkan tembok-tembok pelindung para koruptor serta politsi yang berperilaku sok pejuang dan pembela rakyat. Padahal mereka tak lebih sebagai pembajak instrumen dan fasilitas Negara untuk kepentingan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah garuda yang terbang di langit nusantara, di atas tanah dan air Sabang sampai Merauke. Dilukis grafis, bahkan terlalu manis hingga hinggap di kaos Armani. Memerahputihkan tulisan ini, aku menutup dengan mengutip Sajak Merah Putih dalam buku Sesobek Buku Harian Indonesia Empat Kumpulan Sajak karya Emha Ainun Nadjib, terbitan PT Bentang Intervisi Utama, cetakan Mei 1993. Sajak? Benar karena aku tak bisa bersajak walau sejenak. Juga karena menurut Mustofa W Hasyim, sang penyunting bukunya, sesungguhnya bukan hanya suara Emha secara pribadi yang akan bergema, tetapi juga suara hati nurani sebuah jaman. Sebab penyair, di mana pun, adalah hati nurani jaman, yang senantiasa bergerak dan tidak menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajak Merah Putih. Kalian para pamong negeri adalah kaki tangan yang kami pekerjakan. Kami yang berwenang memilih dan menobatkan kalian serta kami pula yang berhak menyuruh kalian turun dari singgasana. Jangan bilang diri kalian penguasa sebab pada kamilah tergenggam kekuasaan yang dititipkan oleh Tuhan sang pengelola agung. Jangan sebut diri kalian pemimpin karena kalian hanyalah petugas dari kepemimpinan kami atas tanah dan air negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian para pamong negeri adalah kaki tangan yang kami bela dan kasihi. Selalu kami bersihkan debu setan di balik kuku-kuku kalian yang akan kami potong kalau terlalu panjang. Jika ada siapa pun yang hendak menghilangkan satu jari saja pun, kami akan bergolak. Sebab kalian para pamong negeri adalah kaki yang kokoh oleh kiriman darah dari jantung kami. Sebab kalian para pamong negeri adalah tangan yang kami tanami keterampilan dan kejujuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian para guru bangsa adalah kepala yang akan membuat kami marah jika ada secercah penghinaan saja pun coba menusuknya. Kalian para cerdik cendekia adalah gumpalan otak yang setiap kali kami cuci di kolam kasih sayang. Kalian para alim ulama adalah hati sanubari yang kami peluk cium sepanjang zaman karena ketidaksanggupan kalian untuk berbohong. Dan kalian para penoreh keindahan adalah bola mata kami yang setia mengantarkan sejarah ke cakrawala.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari : Agus Faizal (afz on web)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-8703985221838377515?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/8703985221838377515/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=8703985221838377515&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8703985221838377515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8703985221838377515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2010/01/pamong.html' title='PAMONG'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-5006530199212938357</id><published>2010-01-17T17:35:00.001-08:00</published><updated>2010-01-17T17:36:17.214-08:00</updated><title type='text'>LARUT</title><content type='html'>Materi obrolan di forum tetangga semakin seru dan menderu-deru. Ada tentang gerhana matahari cincin. Lalu merambat ke reality shows layar televisi di istana penjara Pondok Bambu, hingga Century Gate yang semakin mengeras. Liar menjalar. Merambahlah ke belantara dunia warna-warni Fesbuk. Ada yang menjaga jarak, hati-hati banyak kasus lho. Begitu katanya. Hingga ada yang mengatakan bahwa nggak semua informasi itu adalah kebenaran. Hah… bapak-bapak juga kalau sudah ngumpul bawel juga. Bawel memang unisex, tidak punya genre ataupun status. Tetapi muncul bagai turunnya hujan ketika kesamaan sosial mengapung ke permukaan. Maka penimpalan mengembang bukan basa-basi. Yang sekarang sudah jadi go a head. Tapi bisa-bisa sampai masuk angin. Ehem!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu di antara peserta forum, tiba-tiba mengatakan kalau dirinya skeptis terhadap segala macam hal. Dialah sang peragu. Meragukan segala hal. Baginya, saya tidak tahu adalah dianggap sudah menjadi ketentuan pengetahuan dan nasib manusia. Menurut pandangan skeptisme, manusia tidak mungkin dapat mengetahui sesuatu dengan pasti. Aku terperangah dengan mulut sedikit menganga. Kalimat yang terlalu serius untuk sebuah bla-bla-bla bertetangga. Tapi pernyataan itu merayap diam-diam di dinding pemikiran. Penampakannya mengganggu konsentrasi hingga membuat kesadaran tidak bisa tidur nyenyak malam itu. Terus terngiang, membayang samar memetakan kata skeptis yang berkilatan di malam yang semakin larut walau sudah berselimut. Meragukan kepenasaranan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelitik yang terselip itu merubah tanda tanya menjadi energi kinetik. Mencuri waktu, besok malamnya aku pun googling. Berbahagialah, karena apa yang aku rasakan adalah hal yang lumrah. Walau aku belum sepenuhnya percaya. Buktinya Divan Semesta menceritakan pengalaman pribadinya yang mirip sekali denganku. Diapun menuliskannya panjang dan detail. Berikut adalah nukilan hasil pendalamannya yang begitu menggairahkan di openmindmagz.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skeptis adalah fundamen terpenting dan terbaik dalam melakukan penjagaan diri kita. Skeptis adalah sebuah penetapan diri kita sebagai otonomi penuh sebuah ruh dan tubuh! Skeptis adalah sebuah tali besi yang akan menjaga kita untuk tidak dibohongi karena dibohongi itu tidak enak, dan sebaliknya jika kita skeptis, akan ada banyak hikmah yang bakal kita dapatkan. Jika kita skeptis maka kita bakal mempertimbangkan segala badai informasi yang berusaha menembus keyakinan diri. Skeptis adalah sebuah benteng pelindung paling tebal terhadap segala macam bentuk doktrinasi, saat orang lain mengangguk-angguk di hadapan hegemoni kata, yang membantu melapisi keanehan dan ketidak rasionalan sebuah pemikiran. Skeptis adalah sikap yang menempatkan keadilan di atas solidaritas semu persahabatan dan kekeluargaan. Ia akan mengkondisikan diri kita untuk tidak memberikan seratus persen kepercayaan kepada manusia manapun, bahkan pada orang yang terdekat dengan diri kita. Ketidakpercayaan itu akan menjaga kita untuk menyamakan porsi keadilan di hadapan sebuah kasus, yang melibatkan orang yang baru kita kenal dengan sahabat dan keluarga yang mencintai kita. Sikap skeptis seperti itulah, yang akan menjaga kita dari kejahatan terhadap kepercayaan mutlak kepada manusia. Sikap skeptis seperti itulah yang akan membentuk diri menjadi individu yang memiliki kekuatan fikir dan mental, mengembalikan kepercayaan diri untuk meludahi dan menggergaji segala macam bentuk doktrinasi dan hegemoni. Menghancurkan perbudakan manusia terhadap manusia lainnya, untuk kemudian mengembalikan kepatuhan kita kepada Rasul dan penghambaan diri kita kepada Tuhan Semesta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, parapemikir.com dalam artikelnya tentang skeptis mengatakan bahwa sesungguhnya manusia dalam beberapa hal mampu mengetahui hakikat kebenaran itu 100% dan dalam hal lainnya tidak akan mampu mengetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir pekan larut diaduk malam dingin, setelah sore disemprot hujan. Basah masih menggenang di tanah. Mata masih sulit terpejam sampai keyboard ini mengalirkan kata. Seperti kata parapemikir.com, kita tidak bisa mempercayai panca indra dan rasio untuk dijadikan sandaran pengetahuan, karenanya kita tidak mempunyai sandaran maka secara otomatis kita sebagai manusia tidak mungkin bisa mengetahui segala sesuatu itu dengan pasti. Kembali, saya tidak tahu adalah sudah menjadi ketentuan nasib manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengalami pelainan diri. Kata-kata yang terguncang. Terasa sangat jelas. Seperti gelapnya malam. Larut.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by: Afz on Web&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-5006530199212938357?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/5006530199212938357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=5006530199212938357&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/5006530199212938357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/5006530199212938357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2010/01/larut.html' title='LARUT'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-8166244958056856748</id><published>2010-01-10T22:27:00.000-08:00</published><updated>2010-01-10T22:33:35.527-08:00</updated><title type='text'>BAHAGIA SELAMA HIDUP?</title><content type='html'>Ada seseorang yang selalu resah dan gelisah dalam hidupnya menemui seorang bijak dan berkata:"Guru, saya tidak pernah mendapatkan KEBAHAGIAAN dalam hidupku....Tolong ajarkan saya agar HIDUPKU SELALU BAHAGIA!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak itu menjawab:&lt;br /&gt;"Kebahagiaan itu sebenarnya tidak perlu kau cari....Kebahagiaan itu ada pada dirimu sendiri. Tapi kamu dapat belajar untuk menemukannya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berapa lamakah waktu yang saya butuhkan untuk memperoleh kebahagiaan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak itu memandang si anak muda kemudian menjawab,&lt;br /&gt;"Kira-kira sepuluh tahun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal itu anak muda tadi terkejut,&lt;br /&gt;"Begitu lama?" tanyanya tak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak," kata si orang bijak,"Saya keliru. Engkau membutuhkan 20 tahun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda itu bertambah bingung.&lt;br /&gt;"Mengapa Guru lipatkan dua?" tanyanya keheranan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak kemudian berkata,&lt;br /&gt;"Coba pikirkan, dalam hal ini mungkin engkau membutuhkan waktu 30 tahun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terlintas dalam pikiran kita ketika membaca cerita di atas?&lt;br /&gt;Tahukah kita mengapa semakin banyak orang muda itu bertanya,&lt;br /&gt;semakin lama pula waktu yang diperlukannya untuk mencapai kebahagiaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas,&lt;br /&gt;bagaimana cara kita mendapatkan kebahagiaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana yang telah banyak disampaikan,&lt;br /&gt;kebahagiaan hanya akan dicapai&lt;br /&gt;kalau kita mau melakukan perjalanan KE DALAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun,&lt;br /&gt;itu semua tidak dapat kita peroleh dengan cuma-cuma.&lt;br /&gt;Kita harus mau MEMBAYAR HARGANYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar lebih mudah kita gunakan analogi sebuah toko.&lt;br /&gt;Nama toko itu adalah "TOKO KEBAHAGIAAN"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana tidak ada barang yang bernama "Kebahagiaan" karena&lt;br /&gt;"Kebahagiaan" itu sendiri TIDAK DIJUAL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, toko ini menjual semua barang yang merupakan unsur-unsur pembangun kebahagiaan, antara lain: KESABARAN, KEIKHLASAN, RASA SYUKUR, KASIH SAYANG, KEJUJURAN, KEPASRAHAN KEPADA TUHAN dan RELA MEMAAFKAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah "barang-barang" yang kita perlukan untuk mencapai kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, berbeda dari toko biasa, toko ini tidak menjual produk jadi.&lt;br /&gt;Yang dijual di sini adalah BENIH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kalau kita tertarik untuk Membeli "Kesabaran" kita hanya bisa mendapatkan "Benih Kesabaran".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, segera setelah kita pulang ke rumah kita harus berusaha keras untuk menumbuhkan dan memelihara benih tersebut sampai ia menghasilkan BUAH KESABARAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap benih yang kita beli di toko tersebut mengandung sejumlah persoalan yang harus kita pecahkan. Hanya bila kita MAMPU memecahkan persoalan tersebut, kita akan menuai buahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benih yang dijual di toko itu juga bermacam-macam tingkatannya.&lt;br /&gt;"Kesabaran Tingkat 1", misalnya, berarti menghadapi kemacetan lalu lintas atau&lt;br /&gt;pengemudi bus yang ugal-ugalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tingkat 2" berarti menghadapi orang yang sewenang-wenang atau&lt;br /&gt;orang yang suka memfitnah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kesabaran Tingkat 3",misalnya, adalah menghadapi keluarga kita yang sendiri. Seperti menghadapi istri yang cerewet atau suami yang nyebelin, malas dan kurang perhatian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk yang lain misalnya "BERSYUKUR"&lt;br /&gt;"Bersyukur Tingkat 1" adalah bersyukur di kala SENANG siap bersedekah kala kantong tebal, sementara "Bersyukur Tingkat 2" adalah bersyukur di kala SUSAH sedang defisitpun tetap bersedekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"KEJUJURAN Tingkat 1", misalnya, kejujuran dalam kondisi biasa, sementara&lt;br /&gt;"Kejujuran Tingkat 2" adalah kejujuran dalam kondisi TERANCAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sebagian produk yang dapat dibeli di "Toko Kebahagiaan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap produk yang dijual di toko tersebut berbeda-beda harganya sesuai dengan KUALITAS KARAKTER yang ditimbulkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang TERMAHAL ternyata adalah "KESABARAN" karena kesabaran ini merupakan Bahan Baku dari segala macam produk yang dijual di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang filsuf pernah mengatakan,&lt;br /&gt;"Apa yang Kita Peroleh dengan TERLALU MUDAH PASTI KURANG kita HARGAI. Hanya harga yang MAHAL-lah yang memberi NILAI kepada SEGALANYA. Tuhan tahu bagaimana MEMASANG harga yang tepat pada barang-barangnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika kita menyambut setiap masalah dengan penuh KEGEMBIRAAN akan memperoleh "OBAT dan VITAMIN" yang terkandung disetap masalah yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian kita akan BERTERIMA KASIH kepada orang-orang yang telah Menyusahkan kita karena mereka memang "diutus" untuk membantu Kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengemudi yang ugal-ugalan, orang yang jahat, orang yang sewenang-wenang adalah peluang untuk MEMBENTUK kesabaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghasilan yang pas-pasan adalah peluang untuk MENUMBUHKAN RASA SYUKUR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana yang ribut dan gaduh adalah peluang untuk MENUMBUHKAN KONSENTRASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertemu dengan orang-orang yang TAK TAHU BERTERIMA KASIH adalah&lt;br /&gt;peluang untuk menumbuhkan PERASAAN KASIH tanpa syarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang MENYAKITI kita adalah peluang untuk MENUMBUHKAN kualitas RELA MEMAAFKAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penutup marilah kita renungkan ungkapan berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku memohon kekuatan dan Tuhan memberiku kesulitan-kesulitan untuk membuatku KUAT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memohon kebijaksanaan dan  Tuhan memberiku masalah untuk diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memohon kemakmuran dan Tuhan memberiku TUBUH dan OTAK untuk bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memohon keberanian dan Tuhan memberiku berbagai BAHAYA untuk aku atasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memohon cinta dan Tuhan memberiku orang-orang yang bermasalah untuk aku bantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mohon berkah dan Tuhan memberiku berbagai kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak memperoleh apapun yang aku inginkan,&lt;br /&gt;tetapi Aku MENDAPATKAN apapun yang aku BUTUHKAN."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman bahwa kita semua dilarang merasa terhina tidak boleh pula terus menerus larut dalam kesedihan karena kita adalah orang-orang yang akan senantiasa ditinggikan derajatnya jika kita adalah orang-orang yang senantiasa menjaga keimanan kita (&lt;em&gt;Walaa tahunuu walaa tahzanuu wa antumul a’launa in kuntum mu’miniin&lt;/em&gt;).***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-8166244958056856748?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/8166244958056856748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=8166244958056856748&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8166244958056856748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8166244958056856748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2010/01/bahagia-selama-hidup.html' title='BAHAGIA SELAMA HIDUP?'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-685559025465276752</id><published>2009-10-28T00:27:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T00:32:51.205-07:00</updated><title type='text'>KEPEMIMPINAN SEJATI</title><content type='html'>Kepemimpinan sesungguhnya tidak ditentukan oleh pangkat atau pun jabatan seseorang. Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, bagi lingkungan pekerjaannya, maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya. Hal ini dikatakan dengan lugas oleh seorang jenderal dari Angkatan Udara Amerika Serikat: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Don't think you have to be wearing stars on your shoulders or a title to be a leader. Anybody who wants to raise his hand can be a leader any time.&lt;br /&gt;General Ronal Fogleman (ret), US Air Force&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar, melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya, ketika terjadi kedamaian dalam diri (inner peace) dan membentuk bangunan karakter yang kokoh, ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya, dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya, pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. Jadi pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. Kepemimpinan lahir dari proses internal (leadership from the inside out). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pada suatu hari filsuf besar Cina, Lao Tsu, ditanya oleh muridnya tentang siapakah pemimpin yang sejati, maka dia menjawab: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;As for the best leaders, the people do not notice their existence. The next best, the people honour And praise. The next, the people fear, And the next the people hate. When the best leader's work is done, The people say, we did it ourselves. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru seringkali seorang pemimpin sejati tidak diketahui keberadaannya oleh mereka yang dipimpinnya. Bahkan ketika misi atau tugas terselesaikan, maka seluruh anggota tim akan mengatakan bahwa merekalah yang melakukannya sendiri. Pemimpin sejati adalah seorang pemberi semangat (encourager), motivator, inspirator, dan maximizer. Konsep pemikiran seperti ini adalah sesuatu yang baru dan mungkin tidak bisa diterima oleh para pemimpin konvensional yang justru mengharapkan penghormatan dan pujian (honor and praise) dari mereka yang dipimpinnya. Semakin dipuji bahkan dikultuskan, semakin tinggi hati dan lupa dirilah seorang pemimpin. Justru kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang didasarkan pada kerendahan hati (&lt;em&gt;humble&lt;/em&gt;). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran mengenai kerendahan hati dan kepemimpinan sejati dapat kita peroleh dari kisah hidup Nelson Mandela. Seorang pemimpin besar Afrika Selatan, yang membawa bangsanya dari negara yang rasialis, menjadi negara yang demokratis dan merdeka. Saya menyaksikan sendiri dalam sebuah acara talk show TV yang dipandu oleh presenter terkenal Oprah Winfrey, bagaimana Nelson Mandela menceritakan bahwa selama penderitaan 27 tahun dalam penjara pemerintah Apartheid, justru melahirkan perubahan dalam dirinya. Dia mengalami perubahan karakter dan memperoleh kedamaian dalam dirinya. Sehingga dia menjadi manusia yang rendah hati dan mau memaafkan mereka yang telah membuatnya menderita selama bertahun-tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan oleh penulis buku terkenal, Kenneth Blanchard, bahwa kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Perubahan karakter adalah segala-galanya bagi seorang pemimpin sejati. Tanpa perubahan dari dalam, tanpa kedamaian diri, tanpa kerendahan hati, tanpa adanya integritas yang kokoh, daya tahan menghadapi kesulitan dan tantangan, dan visi serta misi yang jelas, seseorang tidak akan pernah menjadi pemimpin sejati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan oleh John Maxwell: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;The only way that I can keep leading is to keep growing. The day I stop growing, somebody else takes the leadership baton. That is the way it always it. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya cara agar saya tetap menjadi pemimpin adalah saya harus senantiasa bertumbuh. Ketika saya berhenti bertumbuh, orang lain akan mengambil alih kepemimpinan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maospati, 9 Juni 09&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BUDI ACHMADI&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-685559025465276752?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/685559025465276752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=685559025465276752&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/685559025465276752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/685559025465276752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/10/kepemimpinan-sejati.html' title='KEPEMIMPINAN SEJATI'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-3441132157368420589</id><published>2009-07-26T23:55:00.000-07:00</published><updated>2009-07-27T00:15:16.318-07:00</updated><title type='text'>BUKU TERBARU GARAPAN "SMART"</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sm1T9_MlmuI/AAAAAAAAATI/eu0NWPlmkzo/s1600-h/COVER+DEPAN+HTC.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 142px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sm1T9_MlmuI/AAAAAAAAATI/eu0NWPlmkzo/s200/COVER+DEPAN+HTC.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363035055669484258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk kesekian kalinya S M A R T   I n s t i t u t e memperoleh kehormatan, kali ini dari Direktur Utama Halim Trans Cargo (HTC) Christianto Muhartawan untuk menerbitkan buku berjudul “&lt;strong&gt;MUDA BERKARYA BERJAYA – Untuk Merah Putih&lt;/strong&gt;”. Bagi SMART jelas merupakan tantangan yang harus dijawab sebagai kehormatan dan kebanggaan untuk menghadirkan karya bermutu. SMART Institute merupakan lembaga konsultan media, dengan berani mengambil positioning sebagai “&lt;em&gt;Book Making Solution&lt;/em&gt;”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didirikan oleh Drs Moh Agus Suhadi, M.Si – penulis yang sejak remaja menggeluti dunia tulis-menulis dan produksi wacana – dan sekaligus sebagai Editor Utama. Ia dibantu oleh sejumlah reporter dan asisten editor yang punya jam terbang tinggi sebagai penulis. Kini menulis buku, mulai dari oto/biografi, visi pemikiran, profil perusahaan/satuan, atau apapun keinginan yang dikehendaki, bukan lagi menjadi masalah. Hubungi SMART Institute di mobile phone0856 4320 1966, 0819 3247 1966 dan 0813 8073 1966, atau kunjungi www.smartinstitute.blogspot.com , kami s i a p membantu Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;RINGKASAN ISI BUKU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku “MUDA BERKARYA BERJAYA” berisi tentang kisah keberhasilan seorang pemuda dalam menjalankan bisnisnya di bidang pengiriman barang atau cargo. Pemuda itu tak lain adalah Saudara Christianto Muhartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Christianto, atau biasa dipanggil Chris, adalah anak pensiunan perwira TNI AU yakni almarhum Kolonel Pnb Darsono – terakhir menjabat sebagai Aspers Pangkohanudnas. Dengan kata lain Chris adalah bagian dari Keluarga Besar TNI AU sehinga keberhasilannya adalah keberhasilan Keluarga Besar TNI AU juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku ini terlihat bahwa Chris bisa membuktikan, hanya dengan kerja keraslah keberhasilan dan kejayaan bisa diraih. Dan karena dia adalah generasi muda dari Keluarga Besar TNI AU maka tentunya bisa dijadikan sebagai contoh dan tauladan bagi anak-anak muda – paling tidak dari Keluarga Besar TNI AU khususnya dan Bangsa Indonesia pada umumnya. Apalagi keberhasilan Chris sama sekali tidak mengandalkan posisi atau jabatan orangtuanya, karena ketika ia memulai bisnis cargonya hampir satu dekade silam, kebetulan sang ayah sudah meninggal dunia.  Ini juga point positif yang patut diapresiasi oleh kita semua, di tengah kecenderungan anak muda sekarang yang mengandalkan posisi atau jabatan orangtua sebagai jalan meraih sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis cargo adalah bisnis yang menjanjikan dan punya prospek yang luar biasa. Cukup melihat kondisi geografis Indonesia yang demikian besar dan luas, yang terbentang dari Sabang sampai Mereuke, dari Pulau Miangas hingga Pulau Rote, dapatlah ditarik kesimpulan bahwa bisnis ini memiliki potensi yang luar biasa. Wilayah yang demikian luas ini tentu membutuhkan jasa pengiriman barang dari satu titik ke titik yang lain, sehingga terjadi suatu proses pemerataan distribusi barang yang saling melengkapi dan membutuhkan antara daerah satu dengan daerah lainnya.  Dengan kata lain, bisnis cargo tidak saja positif dilihat dari aspek bisnis, namun juga bisa dikatakan sebagai akselarator pembangunan bangsa secara menyeluruh dan merata.■&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-3441132157368420589?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/3441132157368420589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=3441132157368420589&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/3441132157368420589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/3441132157368420589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/07/buku-terbaru-garapan-smart.html' title='BUKU TERBARU GARAPAN &quot;SMART&quot;'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sm1T9_MlmuI/AAAAAAAAATI/eu0NWPlmkzo/s72-c/COVER+DEPAN+HTC.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-136938802415215467</id><published>2009-07-09T20:12:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T23:06:23.491-07:00</updated><title type='text'>WISATA MURAH KELUARGA PUN SUMRINGAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbaPBHD6zI/AAAAAAAAATA/eNI3Cxz5EFw/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbaPBHD6zI/AAAAAAAAATA/eNI3Cxz5EFw/s200/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356708758334729010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbaI0WM_NI/AAAAAAAAAS4/vKtP0c9-Pyk/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbaI0WM_NI/AAAAAAAAAS4/vKtP0c9-Pyk/s200/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356708651829361874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbaB_wxHII/AAAAAAAAASw/CmmQE_4n1uE/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbaB_wxHII/AAAAAAAAASw/CmmQE_4n1uE/s200/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356708534634486914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbZ7XOJMWI/AAAAAAAAASo/ZjUhMjX7TTo/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbZ7XOJMWI/AAAAAAAAASo/ZjUhMjX7TTo/s200/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356708420672631138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbZ1iInKhI/AAAAAAAAASg/hkXOJifkiFE/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbZ1iInKhI/AAAAAAAAASg/hkXOJifkiFE/s200/5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356708320523004434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbZvU-mQzI/AAAAAAAAASY/5fPExnbNSZ8/s1600-h/6.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbZvU-mQzI/AAAAAAAAASY/5fPExnbNSZ8/s200/6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356708213912126258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbZoxHUwQI/AAAAAAAAASQ/_JVLrEbUA34/s1600-h/7.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbZoxHUwQI/AAAAAAAAASQ/_JVLrEbUA34/s200/7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356708101205836034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbZkW3R-3I/AAAAAAAAASI/SLzdRa6GQFk/s1600-h/8.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbZkW3R-3I/AAAAAAAAASI/SLzdRa6GQFk/s200/8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356708025439746930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbZcfQ21mI/AAAAAAAAASA/sXkp7pB6zUc/s1600-h/9.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbZcfQ21mI/AAAAAAAAASA/sXkp7pB6zUc/s200/9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356707890255550050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2uUskhPI/AAAAAAAAAR4/IVRpmAF1Cqc/s1600-h/10.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2uUskhPI/AAAAAAAAAR4/IVRpmAF1Cqc/s200/10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356669713749673202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2nZzST6I/AAAAAAAAARw/0vExgtNRQ8U/s1600-h/11.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2nZzST6I/AAAAAAAAARw/0vExgtNRQ8U/s200/11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356669594860933026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2iSDl_8I/AAAAAAAAARo/9xkIwQRNpB8/s1600-h/12.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2iSDl_8I/AAAAAAAAARo/9xkIwQRNpB8/s200/12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356669506882502594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2ZJuueFI/AAAAAAAAARg/nbILWBqE9Sk/s1600-h/13.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2ZJuueFI/AAAAAAAAARg/nbILWBqE9Sk/s200/13.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356669350028671058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2Se8XXqI/AAAAAAAAARY/ea3FlE4NrEo/s1600-h/14.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2Se8XXqI/AAAAAAAAARY/ea3FlE4NrEo/s200/14.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356669235463937698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2MBiOUqI/AAAAAAAAARQ/fptYo1yzhA0/s1600-h/15.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2MBiOUqI/AAAAAAAAARQ/fptYo1yzhA0/s200/15.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356669124490449570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2GD6HRhI/AAAAAAAAARI/YX3G6V6E2vY/s1600-h/16.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla2GD6HRhI/AAAAAAAAARI/YX3G6V6E2vY/s200/16.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356669022048306706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla18DG3zoI/AAAAAAAAARA/sfFno0cTy50/s1600-h/18.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla18DG3zoI/AAAAAAAAARA/sfFno0cTy50/s200/18.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356668850034691714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla11kTAtuI/AAAAAAAAAQ4/YzRVEx96cIg/s1600-h/19.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla11kTAtuI/AAAAAAAAAQ4/YzRVEx96cIg/s200/19.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356668738684892898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1ugKthbI/AAAAAAAAAQw/RkxygYmI6ys/s1600-h/20.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1ugKthbI/AAAAAAAAAQw/RkxygYmI6ys/s200/20.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356668617317254578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1iUuSUyI/AAAAAAAAAQo/KZKDQCNO-c8/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1iUuSUyI/AAAAAAAAAQo/KZKDQCNO-c8/s200/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356668408086811426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1bniCybI/AAAAAAAAAQg/8FaOW_Ufe_U/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1bniCybI/AAAAAAAAAQg/8FaOW_Ufe_U/s200/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356668292876650930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1VIbmSvI/AAAAAAAAAQY/_hvP7Swz8_g/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1VIbmSvI/AAAAAAAAAQY/_hvP7Swz8_g/s200/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356668181448903410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1OTa8_MI/AAAAAAAAAQQ/m72VtpZms6k/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1OTa8_MI/AAAAAAAAAQQ/m72VtpZms6k/s200/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356668064139902146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1GeEMyqI/AAAAAAAAAQI/rHKSF8R2Hlc/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1GeEMyqI/AAAAAAAAAQI/rHKSF8R2Hlc/s200/5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356667929558305442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1ALegL5I/AAAAAAAAAQA/YdVUwMUOafI/s1600-h/6.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla1ALegL5I/AAAAAAAAAQA/YdVUwMUOafI/s200/6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356667821489139602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla02pwc8oI/AAAAAAAAAP4/4MHYuZXqrzQ/s1600-h/9.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla02pwc8oI/AAAAAAAAAP4/4MHYuZXqrzQ/s200/9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356667657818796674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla0tRK0-rI/AAAAAAAAAPw/YQS1FOl0HAc/s1600-h/10.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla0tRK0-rI/AAAAAAAAAPw/YQS1FOl0HAc/s320/10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356667496599714482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla0jy5aaeI/AAAAAAAAAPo/UJ48nIqnoBM/s1600-h/11.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sla0jy5aaeI/AAAAAAAAAPo/UJ48nIqnoBM/s320/11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356667333854783970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah liburan merakyat keluarga THE PATOON, berangkat habis shalat shubuh untuk mengejar sunrise di pantai Parangtritis, 45 menit perjalanan dari rumah. Ini adalah upaya untuk mengisi liburan sekolah anak-anak yang berlangsung selama dua minggu. Tak tega rasanya melihat anak-anak hanya berdiam di rumah nge-game dan main organ. Maklum, yang menggelayuti pikiran adalah perkara “ongkos” terkait dengan kondisi kantong yang rada “mengkhawatirkan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah kami bisa mengejar sunrise di Parangtritis, kawasan wisata pantai yang sangat merakyat di selatan Yogjakarta. Sambil memandangi ombak yang berdebur cukup lincah, sembari menikmati camilan yang dibawa dari rumah. Setelah itu menyewa andong – lebih tepat bendi karena hanya berkapasitas dua orang – yang kemudian bergerak pelan menyusuri persis pinggir pantai. Terkadang sang kuda berhenti ketika kakinya diterjang ombak yang menerpa andong kami. Atau mendengarkan sang kusir teriak-teriak untuk mengingatkan agar para wisatawan menghindar dari serudukan bendi kami. Sesampai di ujung timur dimana terdapat bebatuan yang eksotis, kami pun asyik berfoto ria dengan aneka pose dan gaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai dari Parangtritis di ujung selatan jogja, piknik THE PATOON FAMILY dilanjutkan ke utara naik ke arah Gunung Merapi...kami menikmati punggung gunung Merapi, tepatnya di alas tlogo hingga mencapai tower (gardu pandang)...ketemu monyet "jorok" (bercinta di depan manusia)..pulangnya beli jadah dan tahu n tempe bacem khas Kaliurang...total jenderal piknik minimalis ini cuma menghabiskan duit di bawah 200 ribu (75 ribu buat bensin mobil dan itupun kagak habis)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh perjalanan wisata yang murah meriah namun mampu membuat keluarga tertawa sumringah…***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-136938802415215467?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/136938802415215467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=136938802415215467&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/136938802415215467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/136938802415215467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/07/wisata-murah-keluarga-pun-sumringah.html' title='WISATA MURAH KELUARGA PUN SUMRINGAH'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SlbaPBHD6zI/AAAAAAAAATA/eNI3Cxz5EFw/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-2028750245253974587</id><published>2009-05-25T00:46:00.000-07:00</published><updated>2009-05-25T00:51:23.002-07:00</updated><title type='text'>BUKA KACA MOBIL ANDA SEBELUM BERKENDARA !!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/ShpNpA7OGtI/AAAAAAAAAPg/whPEZTUm1sA/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/ShpNpA7OGtI/AAAAAAAAAPg/whPEZTUm1sA/s320/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339665675219507922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda seorang yg mengendarai mobil, silakan buka jendela setelah Anda masuk mobil dan jangan terburu-buru menyalakan AC. Hal ini dilakukan agar udara yg ada di dalam mobil bisa segera keluar dan tergantikan dengan udara yg lebih segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata udara yg ada di dalam mobil (saat diparkir) mengandung Benzene/Bensol. Darimanakah Benzene ini berasal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penelitian yang dilakukan oleh UC, dashboard mobil, sofa, airfreshener akan memancarkan Benzene, hal ini bisa disebabkan oleh suhu ruangan yg meninggi. (hati2 bila mencium bau plastik terbakar di dalam mobil anda, segera cek asal bau tersebut). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak salah saya pernah membaca thread tentang bahaya action figure yg kebakar di dalam mobil.. Artikel ini berhubungan dengan thread tersebut (maaf sampai sekarang saya belum bisa menemukan thread tersebut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat Benzene yang dapat diterima dalam ruangan adalah 50 mg per sq ft. Sebuah mobil yg parkir di ruangan dengan jendela tertutup akan berisi400-800 mg dari Benzene. Jika parkir di luar rumah di bawah sinar matahari pada suhu di atas 60 derajat F, tingkat Benzene berjalan sampai 2000-4000mg, 40 kali dengan tingkat yang dapat diterima .. &lt;br /&gt;Orang-orang di dalam mobil pasti akan menyedot kelebihan jumlah toksin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bahaya Benzene&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek singkat menghirup high level benzene dapat mengakibatkan kematian, sedangkan menghirup low level benzene dapat menyebabkan kantuk, pusing, mempercepat denyut jantung, sakit kepala, tremors, kebingungan, dan ketidaksadaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Long term efeknya bisa menyebabkan kerusakan pada sumsum tulang dan dapat menyebabkan penurunan sel darah merah, yang mengarah ke anemia. Ia juga dapat menyebabkan perdarahan yang berlebihan dan menurunkan sistem kekebalan, meningkatkan kesempatan infeksi, menyebabkan leukemia dan lainnya yang terkait dengan kanker darah dan pra-kanker dari darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benzene adalah toksin yang menyerang hati, ginjal, paru-paru, jantung dan otak dan dapat menyebabkan kerusakan kromosonal. Saat ini sedang diadakan penelitian tentang pengaruh benzene terhadap tingkat kesuburan pria dan wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benzene adalah racun yg berbahaya karena tubuh kita kesulitan untuk mengeluarkan jenis racun ini. Karena itu sangat disarankan agar Anda membuka jendela dan pintu untuk memberikan waktu pada udara yg ada di dalam agar keluar sebelum Anda masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat....&lt;br /&gt;(milis Palmturi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-2028750245253974587?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/2028750245253974587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=2028750245253974587&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/2028750245253974587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/2028750245253974587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/05/buka-kaca-mobil-anda-sebelum-berkendara.html' title='BUKA KACA MOBIL ANDA SEBELUM BERKENDARA !!!'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/ShpNpA7OGtI/AAAAAAAAAPg/whPEZTUm1sA/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-4997924401133836996</id><published>2009-05-13T08:26:00.000-07:00</published><updated>2009-05-13T08:29:16.844-07:00</updated><title type='text'>BURY MY HEART AT THE WOUNDED KNEE</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Sinopsis film: BURY MY HEART AT THE WOUNDED KNEE (HBO, 2007)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerjasama panitia World Book Day 2009 dengan Paguyuban Karl May Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Museum Bank Mandiri, Sabtu, 16 Mei 2009, jam 16.30-18.30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PENGANTAR:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kulitputih mendapat kesempatan untuk berkembang secara alami. Secara bertahap mereka beralih dari budaya berburu ke budaya menggembala ternak, kemudian dari sana ke budaya bercocoktanam dan akhirnya mencapai budaya industri. Proses ini berlangsung selama ratusan tahun. Sementara orang kulitmerah tidak mendapat kesempatan itu karena mereka tidak diberi waktu. Sebagai pemburu mereka harus membuat loncatan yang besar dari tahap pertama ke tahap terakhir. Ketika mereka dituntut untuk berubah, orang sama sekali tidak berpikir bahwa mereka akan gagal dan akan terpuruk akibat perubahan itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang apa sumber nafkah mereka? Apakah dari tepung gandum dan daging yang dibagikan kepada mereka? Lihatlah, betapa banyak bubuk kapur dan bahan asing lain yang terdapat dalam tepung itu. Siapa yang dapat menyantapnya? Jika sebuah suku dijanjikan seratus ekor lembu yang sangat tambun, hanya dalam beberapa hari lembu itu telah berubah menjadi dua atau tiga sapi tua yang begitu kurus bahkan burung nasar pun enggan menyantapnya. Atau haruskah orang kulitmerah hidup dengan bercocoktanam? Apakah mereka bisa mengharapkan hasil panenan, sementara mereka tidak mempunyai hak dan terus didesak serta tidak diberi tempat untuk menetap?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kulitputih datang dengan memasang senyum manis di wajah, tetapi menyelipkan pisau tajam di pinggang berikut senjata api yang siap ditembakkan di tangan. Mereka menjanjikan cintakasih dan perdamaian dalam omongan, namun menebar kebencian dan pertumpahan darah dalam kenyataan... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Cuplikan-cuplikan dari buku Winnetou I (1893) oleh Karl May]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SINOPSIS: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wounded Knee Creek adalah nama tempat terjadinya pembantaian yang dilakukan oleh tentara Kaveleri ke-VII Amerika Serikat terhadap suku Indian Sioux yang sedang mempertahankan haknya, pada 2 Desember 1890.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film yang pelakonnya para Indian ini diawali dengan penyerbuan yang dilakukan oleh Jenderal (tepatnya: Letkol) Amstrong Custer yang dengan jumawanya mencoba membantai suku Sioux Lakosta di siang hari bolong, tapi justru berakhir konyol dan mengakibatkan tewasnya dirinya sendiri. Salah seorang saksi pertempuran ini adalah anak remaja Lakosta: Ohiyesa, yang belakangan "bernasib baik" dan berhasil menjadi dokter dari Boston University, dengan nama baru Charles Eastman (Adam Wood). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Eastman inilah yang dijadikan tokoh sentral dalam film ini, yang menceritakan tentang perjuangan terakhir dua kepala suku Indian, Red Cloud (Tootoois) dan Sitting Bull (Schellenberg) pasca kejadian di Little Big Horn di atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penonton akan dijelaskan tentang hal ihwal mengapa orang-orang Indian yang sebenarnya cinta damai itu kemudian memberontak, karena ditipu oleh para kulit putih, dalam kasus tanah di Black Hill, Dakota. Faktor provokasi dari dukun Indian Wovoka (Wes Studi), berikut kesalahpahaman adanya seorang Indian  tuli yang seolah mengesankan mereka membantah perintah, menjadi pola-pola kerusuhan yang masih juga terjadi hingga abad-21 ini. Mereka kemudian memang tumpas, dan itu ditandai dengan tewasnya Sitting Bull, sebagai lambang perlawanan mereka yang terakhir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita film ini diambil dari 2 bab terakhir buku best seller karya Dee Brown: Bury My Heart at the Wounded Knee (1971), seorang sejarawan dan kepala perpustakaan Wild West. Disutradarai oleh Yves Simoneau, diproduksi oleh HBO Film (2007), film ini memenangkan 6 hadiah Emmy, dengan durasi 130 menit, ber-subtitle Inggris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan patung Sitting Bull didirikan di Mount Rushmore Dakota oleh para Indian, yang letaknya tak jauh dari tempat pahatan empat presiden Amerika Serikat dibuat. Di akhir film, disebutkan bahwa Mahkamah Agung AS pada 1980 memutuskan lahan tersebut memang menjadi hak para Sioux dan sekarang telah bernilai USD 600 Juta, tapi tak seorang Sioux pun mau mengambil uangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menonton film ini seperti menatap visualisasi buku-buku Karl May (Karl May bukan penulis untuk anak-anak seperti yang biasa dikesankan selama ini, tapi tentang kemanusiaan, tentang orang-orang yang tertindas). Adegan-adegan yang ada di buku, tertuangkan dengan jelas di film ini: tentang jatah kupon makan/sarana yang kacau, penyakit yang dibawa orang kulit putih, lompatan budaya yang tak masuk akal (orang Indian tidak mau bertani), mustang, bison, pengulitan kulit kepala/scalping, senapan Henry, dan ungkapan: saya telah berbicara, dan tentu saja: . Howgh!***&lt;br /&gt;(Pandu Ganesha, Palmturi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-4997924401133836996?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/4997924401133836996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=4997924401133836996&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/4997924401133836996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/4997924401133836996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/05/bury-my-heart-at-wounded-knee.html' title='BURY MY HEART AT THE WOUNDED KNEE'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-4650683365961228209</id><published>2009-05-04T18:35:00.000-07:00</published><updated>2009-05-04T19:52:12.210-07:00</updated><title type='text'>ISEP HASAN ISRONY, HARAPAN TNI AU MENDATANG</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sf-p0l4HpCI/AAAAAAAAAPQ/U80d0zgmlHs/s1600-h/cov-KSR.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 146px; height: 220px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sf-p0l4HpCI/AAAAAAAAAPQ/U80d0zgmlHs/s320/cov-KSR.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332167204815741986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sf-pq2ukXfI/AAAAAAAAAPI/kQKh70wXO-Q/s1600-h/cover_iraq.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 155px; height: 220px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sf-pq2ukXfI/AAAAAAAAAPI/kQKh70wXO-Q/s320/cover_iraq.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332167037540392434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sf-pTjwkgiI/AAAAAAAAAPA/AboWDx8YXhY/s1600-h/isep+pdu4+kecil.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sf-pTjwkgiI/AAAAAAAAAPA/AboWDx8YXhY/s320/isep+pdu4+kecil.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332166637311525410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sf-pGlgVf_I/AAAAAAAAAO4/waxzho4FYwM/s1600-h/isep+hormat.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 287px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sf-pGlgVf_I/AAAAAAAAAO4/waxzho4FYwM/s320/isep+hormat.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332166414442004466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Diantara para perwira generasi muda TNI AU, salah satunya yang patut diperhitungkan sebagai calon pimpinan TNI AU di masa depan adalah Letnan Kolonel Penerbang Isep Hasan Isroni, yang beberapa waktu lalu menyerahkan jabatan Komandan Skadron Udara 31 kepada yuniornya, Letkol Pnb Purwoko Aji Wibowo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letkol Pnb H Isep Hasan Isrony, SIP, dikenal sebagai sosok perwira yang mengedepankan hati nurani dalam berpikir dan bertindak. Tutur katanya halus, penuh tata krama dan santun. Alumnus Akabri Udara tahun 1990, Sekbang Angkatan 44, Sekolah Instruktur Penerbang Angkatan 48, Sekkau Angkatan 65, dan Seskoad Angkatan 42. Penerbang pesawat angkut berat C-130 Hercules berbadan gempal namun halus tutur katanya ini pernah pula menempuh pendidikan Flight Safety Officer Course di Bangladesh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah dengan Atikah Handayani, SH, mereka dikaruniai dua buah hati masing-masing M. Rizki Alfath Adiwira dan Rania Halima Parsa. Setelah menyelesaikan pendidikan sebagai siswa tamu di Seskoad tahun 2004, ia langsung mendapat tugas mengikuti pendidikan Sesko perbandingan di USAF Air Command and Staff College AY 05-06 selama setahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu indicator keunggulan dari seorang Isep adalah pemahaman tentang pentingnya menulis buku. Maka, diawal penugasannya sebagai Komandan Skadron Udara 31, Isep menggarap buku analisis perang berjudul “Peran Kekuatan Udara dan Pelajaran Lain dari Perang Irak” (Smart Institute, 2007) yang merupakan hasil kajiannya sepulang dari melaksanakan tugas pendidikan Sesko di AS. Lalu ketika akan mengakhiri jabatannya, Isep kembali menulis buku berjudul “Kepak Sayap Rajawali” (Smart Institute, 2009) yang merupakan catatan pengabdiannya selama menduduki jabatan Komandan Skadron Udara 31. Tentu, tak banyak perwira punya rekam jejak (track record) seperti Isep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Beberapa Pandangannya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku keduanya, kita bisa menilai pandangan Isep tentang sejumlah hal, misalnya tentang kepemimpianan. Isep berpendapat bahwa keberadaannya sebagai Komandan di Skadron Udara 31 adalah untuk melaksanakan amanah sehingga ia harus bermanfaat untuk anggota, organisasi, dan pimpinannya. ”Yang paling penting saya harus mampu melayani anak buah saya dan kebutuhannya yang harus saya cukupi,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memberi contoh pada saat Latgab TNI,  Isep tahu kebutuhan anak buahnya adalah berlatih. Dengan segala upaya ia harus melaksanakan latihan itu. Sehingga effort yang ia keluarkan pada saat itu adalah bagaimana melayani kebutuhan anak buahnya untuk berlatih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Isep cukup puas dengan pencapaian yang telah diraih oleh Skadron Udara 31, ia mengatakan hal itu relatif ya. Ia hanya punya patokan ketika renproja (rencana program kerja) bisa tercapai, artinya seluruh program terlaksana, itu merupakan patokan yang bisa dipertanggungjawabkan. Dari latihan dan operasi ia pikir bisa terlaksana seluruhnya. Dan peningkatan dari disiplin anggota ia lihat juga cukup membanggakan, termasuk kerapihan seperti menyemir sepatu hingga mengkilat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dengan cukuran rambut Isep cukup menghimbau kepada anak buahnya dengan mengatakan, jika mereka peduli dengan dirinya sendiri maka mereka pasti juga akan peduli dengan lingkungan. Akibat dari semua itu kebersihan hanggar  dan lingkungan sekitarnya juga jadi meningkat. Rumput-rumput yang ada di Skadron Udara 31 tidak pernah panjang. Bahkan tidak lihat lagi puntung rokok yang berserakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan Isep yang lain tentang pemimpin, dikatakannya bahwa keberhasilan seorang pemimpin adalah jika ia bisa mencetak pemimpin lain di bawahnya dengan baik. ”Yang saya sampaikan kepada anak buah saya, kita ini tentara,  tentara itu harus jelas dan tegas. Kejelasan itu saya sampaikan dasarnya apa, tentu terkait dengan disiplin, profesionalime, dan itu selalu saya bekali kepada mereka. Karena kalau mereka tidak jelas mau dibawa kemana, maka mereka juga tidak akan tahu arah tujuan mereka sendiri.***m agu suhadi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-4650683365961228209?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/4650683365961228209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=4650683365961228209&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/4650683365961228209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/4650683365961228209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/05/isep-hasan-isrony-harapan-tni-au.html' title='ISEP HASAN ISRONY, HARAPAN TNI AU MENDATANG'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/Sf-p0l4HpCI/AAAAAAAAAPQ/U80d0zgmlHs/s72-c/cov-KSR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-8223712246655871280</id><published>2009-04-18T05:28:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T05:30:47.221-07:00</updated><title type='text'>MENGAPA YAHUDI PINTAR?</title><content type='html'>Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada tiga tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana . Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan&lt;br /&gt;tesisnya, yaitu, "Mengapa Yahudi Pintar?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California , terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda&lt;br /&gt;ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus&lt;br /&gt;mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui  sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stephen bertanya, "Apakah ini untuk anak kamu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjawab, "Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya&lt;br /&gt;sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius." Hal ini membuat&lt;br /&gt;Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.&lt;br /&gt;Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung&lt;br /&gt;dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah&lt;br /&gt;hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang&lt;br /&gt;dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak&lt;br /&gt;perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah&lt;br /&gt;adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban&lt;br /&gt;untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, "Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet)," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada&lt;br /&gt;bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan&lt;br /&gt;tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang&lt;br /&gt;badam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Israel , merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah&lt;br /&gt;Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh&lt;br /&gt;Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ilmuwan di Universitas Israel , penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak (bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka&lt;br /&gt;telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ..&lt;br /&gt;Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar. Ini menurut saintis Yahudi,&lt;br /&gt;hentakan musik dapat merangsang otak.Tak heran banyak pakar musik dari&lt;br /&gt;kaum Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, "Perbandingan dengan anak anak di California , dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !" katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari&lt;br /&gt;pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga&lt;br /&gt;yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi.. Saya sungguh&lt;br /&gt;terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar&lt;br /&gt;ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan&lt;br /&gt;proyek. Mereka harus memperaktekkanya. Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda terperanjat? Itulah kenyataannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan&lt;br /&gt;semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di&lt;br /&gt;Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah&lt;br /&gt;mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin&lt;br /&gt;memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas&lt;br /&gt;akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir&lt;br /&gt;setengah darinya adalah anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak&lt;br /&gt;bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, seusai Ramadhan 1429 Hij ria h,&lt;br /&gt;Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak&lt;br /&gt;Palestina yang sudah hafidz al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika &lt;br /&gt;dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20&lt;br /&gt;tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang&lt;br /&gt;berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran.. Kondisi Gaza yang&lt;br /&gt;diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens&lt;br /&gt;berinteraksi dengan al-Qur'an. Tak ada main Play Station atau game bagi&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para&lt;br /&gt;penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi.&lt;br /&gt;Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi&lt;br /&gt;Indonesia . Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam&lt;br /&gt;membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang &lt;br /&gt;penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan&lt;br /&gt;yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.&lt;br /&gt;Benarkah merokok dapat melahirkan generasi "Goblok!" kata Goblok bukan dari&lt;br /&gt;penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia&lt;br /&gt;sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.&lt;br /&gt;"Lihat saja Indonesia ," katanya seperti dalam tulisan itu.&lt;br /&gt;Jika Anda ke Jakarta , di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun&lt;br /&gt;bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!&lt;br /&gt;"Hasilnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas?&lt;br /&gt;Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah&lt;br /&gt;mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa&lt;br /&gt;mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah&lt;br /&gt;kedudukan mereka di  GNP sedunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?"&lt;br /&gt;Apa yg diminta kebanyakan orang Indonesia  untuk sebutan TIPS?? "uang rokok". &lt;br /&gt;Seorang buruh pasar, tukang becak, kuli &amp; saudara2 kita dengan penghasilan&lt;br /&gt;hari ini untuk makan hari ini ketika pertama kali menerima upah apa yg&lt;br /&gt;dibelinya ? "rokok".&lt;br /&gt;Bahkan kebanyakan mereka rela tidak sarapan asal bisa ngerokok....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: milis Palmturi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-8223712246655871280?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/8223712246655871280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=8223712246655871280&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8223712246655871280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8223712246655871280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/04/mengapa-yahudi-pintar.html' title='MENGAPA YAHUDI PINTAR?'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-7690757567139864583</id><published>2009-03-24T02:13:00.000-07:00</published><updated>2009-03-24T02:15:32.082-07:00</updated><title type='text'>TRAGEDI BANGKU DI MALANG, APA GUNA PARA PEMIMPIN?</title><content type='html'>SUNGGUH menyesakkan dada mengikuti berita tragedi mebel sekolah yang berlanjut dari Kabupaten Malang. Setelah dua pekan hampir berlalu, solusi tetap belum ada. Bagaimana kasus ini diselesaikan juga belum tergambar. Para pejabat kabupaten yang seharusnya sigap menyelesaikan kasus tersebut, dengan mengadakan bangku secepat-cepatnya, ternyata malah seperti menyembunyikan kepala ke dalam pasir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang makin menyedihkan, kabarnya hari ini akan ada lagi bangku yang ditarik oleh perajin dari SD di Bululawang. Mudah-mudahan tidak jadi. Para perajin tak bisa disalahkan dalam hal ini. Mereka sudah bersabar tiga tahun menunggu pembayaran, sejak 2006. Sikap mereka itu tampaknya lebih sebagai protes. Sebab, toh setelah dipakai tiga tahun gratisan, tentu nilai meja dan kursi itu sudah menyusut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus di Kabupaten Malang yang kini dipimpin Bupati Sujud Pribadi dan Wakil Bupati Rendra Kresna itu bisa disebut contoh kegagalan fungsi manajemen pemerintahan. Pemerintah bukannya tak punya uang, tapi tak ''tahu'' cara memakainya. Uang Rp 2,9 miliar yang diplot untuk belanja meja dan kursi itu, rupanya, tak bisa dibelanjakan dengan benar. Uang sebesar itu seharusnya untuk pengadaan 7.925 pasang meja dan kursi siswa. Alokasinya, 33 rekanan dan masing-masing delapan sekolah. Karena tak sesuai spesifikasi, barang yang telanjur dipesan tak bisa dibayar. Sebab, kalau dibayar, bisa jadi kasus korupsi (Jati Diri, Jawa Pos, 18 Maret). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau uang itu tak terpakai, berarti bangku untuk siswa ''belum ada''. Kalaupun sekolah kemudian dikirimi bangku oleh perajin atas pesanan rekanan, itu berarti statusnya ''salah kirim''. Pemkab menilai bangku-bangku itu tak sesuai spesifikasi dan tak mau membayarnya. Sangat mengherankan, ketika pemkab tenang-tenang saja para siswa duduk dan belajar di bangku-bangku bermasalah. Selama tiga tahun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tragedi mebel sekolah dari Malang itu sudah telanjur terjadi dan bisa terus berlanjut. Tapi, setelah terlambat merespons tiga tahun, Pemkab Malang tak segera menebus kegagalannya ini. Sampai kemarin belum ada respons yang mencerminkan rasa tanggung jawab pejabat pemerintah. Bupati Sujud Pribadi belum juga memberikan penegasan. Malah, menurut Humas, dia sempat ikut kampanye Megawati di Jember. Bupati Sujud masih business as usual, setelah kasus yang mulai terjadi 11 Maret itu hampir melewati pekan kedua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap Wakil Bupati Rendra Kresna tak kalah aneh. Dia malah mengharapkan ''caleg-caleg yang cerdas'' yang memanfaatkan momentum kasus mebel sekolah itu. Apakah sikap ini mencerminkan rasa tanggung jawab? Apakah ini bukan upaya melupakan orang bahwa kasus penarikan mebel itu tanggung jawab pemkab, bukan tanggung jawab orang lain, apalagi caleg? Apakah ini bukan mengarah ke pelanggaran aturan pemilu yang melarang kampanye di sekolah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah sampai kapan kita menunggu sikap jelas para pejabat pemkab yang sudah diberi kekuasaan oleh rakyat untuk mengatur urusan mereka. Apakah perlu Gubernur Jawa Timur Sukarwo dan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf turun tangan atas ketidakmampuan para pejabat di Kabupaten Malang ini? (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: Palmturi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-7690757567139864583?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/7690757567139864583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=7690757567139864583&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7690757567139864583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7690757567139864583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/03/tragedi-bangku-di-malang-apa-guna-para.html' title='TRAGEDI BANGKU DI MALANG, APA GUNA PARA PEMIMPIN?'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-969133416967407361</id><published>2009-03-09T23:07:00.000-07:00</published><updated>2009-03-09T23:22:05.144-07:00</updated><title type='text'>A PRETTY LOW-LAND COUNTRY CALLED “THE NEDERLANDS”</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SbYGqNtS_4I/AAAAAAAAAOg/n20LP5gIEg4/s1600-h/Royal+Palace,+Amsterdam+(see+the+bikes!!).JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SbYGqNtS_4I/AAAAAAAAAOg/n20LP5gIEg4/s320/Royal+Palace,+Amsterdam+(see+the+bikes!!).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311440132834000770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SbYGavyF9nI/AAAAAAAAAOY/TVk4ZJOalJs/s1600-h/Binnenhof+%26+the+Knight%27s+Hall+1,+Den+Haag.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SbYGavyF9nI/AAAAAAAAAOY/TVk4ZJOalJs/s320/Binnenhof+%26+the+Knight%27s+Hall+1,+Den+Haag.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311439867103016562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SbYGJlJ_rWI/AAAAAAAAAOQ/OXu3Gv7D8eI/s1600-h/Beautiful+Canal+2,+Amsterdam.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SbYGJlJ_rWI/AAAAAAAAAOQ/OXu3Gv7D8eI/s320/Beautiful+Canal+2,+Amsterdam.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311439572192701794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kiriman dari Lettu Kes Dr Indria Sari, yunior dan teman dekatku yang sekarang sedang kuliah S-2 dalam bidang HIV/Aids di Amsterdam. Dia ini perwira sekaligus dokter muda yang sangat cerdas dan cemerlang otaknya, bakat nulisnya juga luar biasa, bahasa Inggrisnya cas cis cus (ngobrol or sms konsisten ber-Inggris-ria, diajak bahasa jawa ya tetap jawab pake bahasa Inggris). Ia bisa kuliah S-2 Belanda berkat beasiswa yang ia cari dan dapatkan sendiri di internet. Sebenarnya sesuai aturan, karena pangkatnya baru Lettu, dia tidak diperbolehkan mengambil S-2 di luar negeri. Tapi berkat dukungan bosnya (Kadiskesau), maka Indria memperoleh ijin meraih impiannya itu. Saya berharap kelak dia akan jadi Kadiskes AU pertama dari Wara!!! Feature ini sebenarnya dikirim untuk majalah UDARA News (Koopsau I), namun saya ingin menampilkannya di blog ini pula sebagai rasa kekaguman dan bangga kepadanya. Selamat menikmati.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The 17th century is known as the golden age of the Netherlands, due to colonial era. Thousands of VOC (Verenigde Oostindische Compagnie = The Dutch East India Company) ships left the Dutch to search goods and trade in many Asian and African countries, made a huge amount of money. Batavia, now we call it Jakarta, was one of VOC destination. These ships started the journey from Amsterdam port. At that moment, Amsterdam was the trade capital of the world. It was crowded with the big ships along the coast, and became the richest city in Europe. During this period, beautiful houses were built along the canal, gave a remarkable view of Amsterdam.  We can imagine the glorious days of the Dutch in golden age by seeing the houses and many luxurious buildings that stand still.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Netherlands means the low country, which more than a quarter of its area are below sea level. Even the Schippol airport – the international airport in Amsterdam lies 4.5 metre below sea level!! And it is completely dry. For centuries the Dutch has eternal fight against the water, to keep their existence. An ongoing process. For this reason, the world acknowledges that the Dutch has the best water management. One famous sentence proudly said by the Dutch, “God created the world, but the Dutch created the Netherlands”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AMSTERDAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Where can we find the largest canal system in the world? Amsterdam is the answer. The city has more than one hundred canals, totalling more than one hundred kilometres in length. In the summer, hundred thousands of tourists are fond of having the city tour by boat. Bikes are also popular, not only  in Amsterdam, but also in most part of the Netherlands. With total population of 16 million residents, the Dutch has over 20 million bikes. A paradise for bikers. There are special pathways for bikes, separated from motor vehicles path. Unfortunately there is no guarantee for safety, we have to ride our bikes extra carefully, since the Dutch people ride the bikes so fast!! Public transportation is easy to be accessed, such as tram, metro, bus, and train. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsterdam is the real metropolis city. It has the biggest population in the country, a home of  750 thousands people from 175 nationalities (!!). People live in freedom and tolerance. Here, everyone is equal, regardless of ethnic background, education, occupation, or religion. It creates the comfort zone, even for the newcomers. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For sure, canals are wonderful attraction. But Amsterdam is not only known for its canals. Museums and historical buildings are spreaded in this city. The Netherlands has more than 500 museums, which around 42 of them are located in Amsterdam. Rijksmuseum (National Museum), Van Gogh Museum, and the Anne Frank house are listed in  the most visited museum in Amsterdam. The Red Light District is a must visit place, which most of tourist have heard about this famous district.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Let’s also visit Bloemenmarkt (Flower Market), Madame Tussaud, Dam Square, and Amsterdam Arena. On Dam Square, where hundreds pigeons play freely, we can find the Royal Palace; the National Monument in memory of those who died in World War II; and the church that was built in 15th century – ‘Nieuwe Kerk’, where the wedding of Prince Willem-Alexander and Princess Maxima took place.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The most popular sport in the Netherlands is football. For football lovers, they will not miss the opportunity to visit the Amsterdam Arena. Who never heard about Ajax Amsterdam? A well known football team that plays the “total football” concept. The Dutch football supporters, in their orange dresses will turn the stadium into orange sea and support the Dutch team faithfully.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When having a visit in the Netherlands, try the taste of  traditional cuisines, such as poffertjes (tiny pancakes), oliebollen and herring (a type of fish living in North Atlantic ocean). The Dutch enjoy raw herring with small slices of garlic.  Oliebollen is doughnut-type balls deep fried and sprinkled with powdered sugar. We can find banana, chocolate, cherry, apple, and many kind of fruits as its filling. Lekker!! (lekker, in Dutch, means delicious). The popular winter dish is thick pea soup with sliced sausage, or chicken in small pieces, or chopped meat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In the winter, the temperature can fall until 6 degree celcius below zero point. At that moment, the river will be frozen, and become natural ice-skating areas for children, as well as for the adults. Skating is the national sport in the Netherlands. When the ice takes over from the water, none can stop the skaters from action.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ROTTERDAM &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is the most modern city in the Netherlands, and home to the Netherlands Architecture Institute. It has the largest seaport in Europe; the second largest port in the world, after Shanghai. While Amsterdam has the highest density of population in the Netherlands, Rotterdam is the second, with 600 thousands inhabitants. The outstanding structure –Erasmus bridge -  a famous 808-metre long bridge, lies in this city.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;THE HAQUE (DEN HAAG)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;This is the city where Indonesian embassy is located. In the Netherlands we have a prestige embassy building, compared with other countries’ embassy buildings. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Haque, the third biggest city in the Netherlands, is the centre of government. Here we also find the Peace Palace, the seat of the International Court of Justice. This palace was the result of collaboration between the French  architect and the Dutch professor. Houses of the Netherlands parliament and government offices stand in a beautiful-cosy block which we call “Binnenhof and the Knight’s Hall”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Museums also attract a lot of tourist to visit The Haque. Madurodam offers a very interesting Netherlands in miniature. The replica of various historical buildings in the Netherlands were built for years to get the perfect shape.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When we are in the Netherlands, we realise how big our country is, how rich Indonesia is.  The Netherlands is not even a half-size of Java island. The furthest distance from east to west is around 200 km, and from north to south is around 300 km. It has no natural resources. Their technology and international-minded have brought this country into developed stage. Indonesia has plenty of natural resources and millions of intellectual human resources. In the following years, we should be able to build our country, improve the quality of the new generation, thus bring prosperity to our people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Netherlands :&lt;br /&gt;Currency : Euro&lt;br /&gt;                  1 euro = Rp 15.000,-&lt;br /&gt;Language : Dutch&lt;br /&gt;Average living cost for international students in Amsterdam : 700 euro/month&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Written by :&lt;br /&gt;dr. INDRIA SARI&lt;br /&gt;1st Lieutenant / 533181&lt;br /&gt;SOEMITRO Hospital&lt;br /&gt;Surabaya Air Force Base&lt;br /&gt;Study in KIT (Koninklijk Instituut voor de Tropen)&lt;br /&gt;Amsterdam,The Netherlands&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-969133416967407361?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/969133416967407361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=969133416967407361&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/969133416967407361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/969133416967407361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/03/pretty-low-land-country-called.html' title='A PRETTY LOW-LAND COUNTRY CALLED “THE NEDERLANDS”'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SbYGqNtS_4I/AAAAAAAAAOg/n20LP5gIEg4/s72-c/Royal+Palace,+Amsterdam+(see+the+bikes!!).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-412390409922745625</id><published>2009-01-29T01:12:00.000-08:00</published><updated>2009-01-29T01:16:04.110-08:00</updated><title type='text'>PESONA GADIS PALESTINA</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SYFzp0YTxZI/AAAAAAAAANw/uz7nZbDsJv4/s1600-h/GADIS+PALESTINA.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 232px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SYFzp0YTxZI/AAAAAAAAANw/uz7nZbDsJv4/s320/GADIS+PALESTINA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296641799036847506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tanah Palestina yang kini dilanda duka akibat kebiadaban zionis Israel, sesungguhnya menyimpan sejuta pesona, diantaranya gadis-gadis dan wanitanya yang sungguh cantik jelita tiada tara…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habiburrahman El Shirazzy atau Kang Ibik, penulis novel &lt;em&gt;best seller &lt;/em&gt;Ayat-ayat Cinta, juga terinspirasi oleh keelokan wanita Palestina dalam sebagian isi novelnya… Juga saya, dulu ketika masih remaja sekitar SMA pernah punya cita-cita kelak akan memperisteri gadis Palestina. Cita-cita itu tak terwujud, tentu saja, karena tidak ada akses yang menghubungkan saya dengan Negeri Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucunya, sekarang sepertinya cita-cita itu ingin saya ”dorong” ke dua anak cowok saya yang mulai menginjak remaja. Saya katakan pada mereka, kalau bisa punya isteri gadis Palestina Le, kataku pada mereka. Padahal soal jodoh ”hare gene” kok ortu maksa ke anak sih? Iya, itu hanya cetusan hati yang membuncah karena kekaguman terhadap gadis dan wanita Palestina...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palestina, kini kian menderita, setelah Gaza luluh lantak diterjang mesin perang zionis Israel biadab. Ironisnya, diantara mereka sendiri juga masih menyimpan bara perseturuan antar kelompok, terutama Hamas dan Fatah. Itu bukan monopoli mereka, bahkan sepertinya merata pada semua bangsa di Jazirah Arabiya. Sejak nenek moyang mereka, terbiasa konflik antar bani, antar kabilah. Jika demikian, sampai kapan mereka bisa kompak dan kemudian bersatu-padu melawan Israel?***(M Agus Suhadi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-412390409922745625?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/412390409922745625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=412390409922745625&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/412390409922745625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/412390409922745625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/01/pesona-gadis-palestina.html' title='PESONA GADIS PALESTINA'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SYFzp0YTxZI/AAAAAAAAANw/uz7nZbDsJv4/s72-c/GADIS+PALESTINA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-6543017123834226395</id><published>2009-01-22T23:25:00.000-08:00</published><updated>2009-01-22T23:29:20.720-08:00</updated><title type='text'>CINTAILAH BUKU, SAYANG...</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SXlxu9efMiI/AAAAAAAAANo/bOrx3Fo1fjM/s1600-h/beli+BUKU.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SXlxu9efMiI/AAAAAAAAANo/bOrx3Fo1fjM/s320/beli+BUKU.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294387888541086242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buku adalah alat perekam berbagai segi warisan budaya di suatu kawasan. Di berbagai wilayah di bumi ini jauh semenjak zaman lampau, sudah hidup tradisi menulis “buku” yang menggunakan kertas, tinta dan aksara yang berbeda. Oleh karena peran penting yang dimainkan buku, orang mencoba melakukan studi khusus  terhadapnya. Apabila kita dapat mengetahui berbagai hal seputar tradisi  perbukuan di suatu kawasan pada suatu masa, kita akan dapat pula merekonstruksi realitas sejarah masyarakat bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku, kecuali merupakan wahana untuk menampilkan, memelihara dan mengembangkan warisan perdaban juga merupakan alat ampuh bagi penyebaran budi daya manusia kepada masyarakat luas. Buku telah membuktikan diri sebagai salah satu contoh media komunikasi yang paling efektif dan merupakan persyaratan yang dibutuhkan bagi perkembangan suatu masyarakat modern pada masa yang akan datang. Oleh karena itu telah dilakukan berbagai upaya untuk menyimpan dan sekaligus memencarkan  memori manusia dalam berbagai bentuk atau media sejalan dengan perkembangan iptek.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JADI, cintailah buku sayangku....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-6543017123834226395?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/6543017123834226395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=6543017123834226395&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/6543017123834226395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/6543017123834226395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/01/cintailah-buku-sayang.html' title='CINTAILAH BUKU, SAYANG...'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SXlxu9efMiI/AAAAAAAAANo/bOrx3Fo1fjM/s72-c/beli+BUKU.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-3844938901547242667</id><published>2009-01-20T18:26:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T18:27:24.781-08:00</updated><title type='text'>EFEK BURUK BLACKBERRY</title><content type='html'>Meski disukai Presiden AS yang baru Barack Obama, belakangan diketahui bahwa BlackBerry ternyata memberi efek buruk bagi pemakainya. Berikut adalah akibat-akibatnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Rela disuruh antri, semakin panjang semakin tenang, gak menunjukkan gejala kekesalan sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Yang tadinya ngedumel saat macet, sekarang tenaaaaang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berharap kena lampu merah berulang-ulang. Kalo lampu berubah jadi ijo malah kesel. Tetep nekad jawabin email/chatting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sering diklaksonin orang lain, sampe disaranin pasang stiker di belakang mobil "harap sabar, BlackBerry user".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Waktu BAB jadi tambah lama. Padahal isinya udah kosong tapi tetep aja nongkrong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tidur miring nungguin pasangan sambil BB di tangan. Kejar target ngabisin baca email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Suka senyum-senyum sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Gak konsen kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Bangun pagi yang pertama dicari BB dulu bukan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Waktu diajak ngobrol orang tetep maksa jawab email/chatting. Cuek. Padahal yang ngajak ngobrol itu kadang bossnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Lebih senang disupirin daripada nyetir sendiri. Rela naik busway biar gak usah nyetir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Jadi jarang marah tapi jadi sering dimarahin orang karena diajak ngobrol gak nyambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Kalo di tempat umum suka panik nyari stop kontak. Batere sekarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Kalo anaknya rewel langsung nunjukkin BB nya buat menghibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Sering lupa mencet tombol lift. Harusnya naik malah turun. Belum lagi kebablasan lantainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Kalo ngantri di bank pake nomor antrian, pas dipanggil di speaker gak denger. Pas kepala liat monitor kaget. Waks! Harus ambil antrian ulang. Tapi tetep tenaaaaang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Langganan koran dan majalah masih tertumpuk rapi tak terbaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Sering kejedug karena kalo jalan mata tertuju ke layar BB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Bikin tangan ga pernah kosong. Walaupun ga chatting, tetep aja BB di tangan! Ga bisa taro di kantong, tas.. uda settingannya gitu. BB kejait di tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari: milis Palmturi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-3844938901547242667?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/3844938901547242667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=3844938901547242667&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/3844938901547242667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/3844938901547242667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/01/efek-buruk-blackberry.html' title='EFEK BURUK BLACKBERRY'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-7975142227761660664</id><published>2009-01-08T22:37:00.000-08:00</published><updated>2009-01-08T22:40:28.892-08:00</updated><title type='text'>Life is So Precious, Baby!</title><content type='html'>banyak orang yang biasa berlagak tangguh&lt;br /&gt;baik pria maupun perempuan&lt;br /&gt;merasa bisa hidup sendiri tanpa perlu orang lain&lt;br /&gt;kalau dia memerlukan pihak lain, semua orang harus memenuhi kehendaknya&lt;br /&gt;tidak paham bahwa orang lain pun punya urusan sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada juga yang merasa gundah karena sebentar lagi pensiun&lt;br /&gt;tapi tak punya apa-apa&lt;br /&gt;dan tak tahu harus berbuat apa&lt;br /&gt;padahal merasa dirinya sudah sangat berpengalaman dan hebat sekali&lt;br /&gt;lalu terlambat menyadari bahwa orang-orang menghargainya karena ia masih punya posisi&lt;br /&gt;bukan karena ia punya kemampuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada juga yang hidup dalam kepura-puraan&lt;br /&gt;punya banyak keinginan tapi enggan dituding meminta&lt;br /&gt;menjadi marah-marah jika kemauannya tidak tercapai&lt;br /&gt;atau menuding orang lain pelit banget&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau dia wartawan, maka tulisannya campuran fiksi dengan ilusi dan fakta&lt;br /&gt;kalau dia peneliti, maka laporannya lebih banyak analisis yang berbasis asumsi&lt;br /&gt;kalau dia pejabat, maka ia tak bisa bedakan antara urusan dinas dengan urusan pribadi&lt;br /&gt;kalau dia pensiun, maka ia tetap merasa punya kekuasaan dan jaringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang yang kayak gitu patut dikasihani&lt;br /&gt;karena bisa bunuh diri&lt;br /&gt;walau pangkat atau posisinya di kantor sudah hebat&lt;br /&gt;bukan mustahil ia meloncaaaaat. ........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(milis palmturi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-7975142227761660664?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/7975142227761660664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=7975142227761660664&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7975142227761660664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7975142227761660664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/01/life-is-so-precious-baby.html' title='Life is So Precious, Baby!'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-4113582310407931107</id><published>2009-01-05T21:29:00.001-08:00</published><updated>2009-01-05T21:39:01.802-08:00</updated><title type='text'>PESONA BALI</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SWLtEXcprvI/AAAAAAAAANc/zn7G8RvONhU/s1600-h/21.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SWLtEXcprvI/AAAAAAAAANc/zn7G8RvONhU/s320/21.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288049571755831026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SWLs6BhR7EI/AAAAAAAAANU/Jddl4gTxpUo/s1600-h/16.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SWLs6BhR7EI/AAAAAAAAANU/Jddl4gTxpUo/s320/16.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288049394070973506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SWLsuE_A2hI/AAAAAAAAANM/f3Qhz-WOzOk/s1600-h/9.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SWLsuE_A2hI/AAAAAAAAANM/f3Qhz-WOzOk/s320/9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288049188842560018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SWLsaE2oZLI/AAAAAAAAANE/Ee9V4E5YEYI/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SWLsaE2oZLI/AAAAAAAAANE/Ee9V4E5YEYI/s320/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288048845210018994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rasanya tak ada habis-habisnya cerita tentang keelokan dan pesona Bali. Itulah yang saya dan teman-teman Patun Sekkau beserta keluarga rasakan tatkala menikmati liburan di pulau dewata itu akhir tahun lalu. Tepatnya tanggal 19-21 Desember 2008. Ini liburan special karena merupakan “perintah” dan sekaligus “kebaikan hati” Kasau Marsekal Subandriyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibilang perintah karena untuk berlibur pun tentara memerlukan perintah, karena filosofinya untuk hal apapun harus ”bergerak atas perintah”. Lalu soal ”kebaikan hati”, ya jelas, karena perintahnya menyenangkan, atau membuat hati pihak yang diperintah menjadi senang. Jarang-jarang lho yang seperti itu. Biasanya perintah atasan ”menjengkelkan”, tapi karena Sapta Marga ya harus dilaksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke pesona  Bali. Pertama-tama kami mengunjungi monumen Garuda Wisnu Kencana (GWK). Meski belum beres pengerjaannya, patung raksasa kreasi pematung top Bali Nyoman Nuarte ini sunggung elok dan menakjubkan. Lalu kami menuju Pantai Kuta. Tak terlalu istimewa memang, selain karena pemandangan turis ”udo” tetap tersaji dengan gamblangnya, juga karena pembangunan aneka bangunan yang semakin menambah semrawutnya suasana. Untungnya, pesona sunset masih cukup menggoda untuk tetap bertahan di pantai ini. Malamnya free program. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya dilanjutkan dengan mengunjungi Istana Tampaksiring, sebuah karya elok hasil ide dan kreasi Bung Karno sang presiden pertama Republik ini. Meski hanya menikmati halaman luar dan taman-tamannya yang elok, kami cukup puas meski diguyur gerimis yang nakal membasahi diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu perjalananan dilanjutkan ke ke Pasar Sukowati. Ini pasar seni untuk menguji kepandaian kita menawar harga  barang yang dijual. Ternyata nawar separo dari harga yang ditawarkan penjual (sebagaimana lazimnya) termasuk langkah yang tak elok, yang benar tawarlah harga di sana di bawah sepertiga harga yang ditawarkan! Ga usah malu daripada nyesel setelah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan gong pamungkas mengunjungi tujuan wisata ”wajib”: Tanah Lot. Sayang sore itu air laut sedang pasang, sehingga tak bisa menaiki pulau karang tempat Pura Kuno Tanah Lot berdiri dengan agungnya. Tak bisa dipungkiri, setuju atau tidak, suka atau tidak, Bali memang identik dengan pariwisata sebagai industri, termasuk budayanya. Maka, jangan kaget jika ada seekor ular kecil yang diberi nama ”ULAR SUCI” sehingga untuk melihatnya pun kita harus merogoh kocek – meski tak mahal – seribu perak. Setelah melongok, walah, ya Cuma ular kecil belang-belang mlungker di ceruk bebatuan seperti goa di pinggir pantai Tanah Lot. Malamnya kami dinner di Pantai Jimbaran. Very delicious, of course, but so expensive!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti, tujuan perintah Kasau tercapai: berlibur, atau nama kerennya ”REKREASI” benar-benar membuat badan fresh dan kelak kembali ke kantor bisa berkreasi lagi (re-creation).***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-4113582310407931107?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/4113582310407931107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=4113582310407931107&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/4113582310407931107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/4113582310407931107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/01/pesona-bali_05.html' title='PESONA BALI'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SWLtEXcprvI/AAAAAAAAANc/zn7G8RvONhU/s72-c/21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-7628235872916555161</id><published>2009-01-02T17:07:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T17:09:04.032-08:00</updated><title type='text'>SUKU BADUI</title><content type='html'>Beberapa minggu lalu sempat aku kedatangan tamu yang baik asal  "suku Badui" ke Pamulang, kesempatan untuk mengeksplorasi nilai-nilai yang terpendam pada suku badui, yang selama ini masih dianggap sebagian atau kebanyakan orang adalah suku yang terasing atau terpinggirkan. Beliau kalau datang selalu bertiga, dari Pangdeglang sampai ke Pamulang ditempuhnya selama  1 hari 2 malam berjalan kaki, diharamkan bagi beliau untuk naik kendaraan, dan memakai baju dengan jahitan tangan sendiri, diharamkan juga bagi beliau memakai baju dari hasil olahan mesin. Disini saya cuplik pertanyaan-pertanyaan praktis, dan jawaban lebih praktis daripada yang saya uraikan di bawah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. apakah anda merasa atau memiliki harta? jawaban beliau tidak, dia hanya mempunyai lumbung beras untuk berjaga-jaga jika ada masa-masa sulit/paceklik (padahal lumbung beras itu disimpan sejak tahun 70-an sehingga sampai hitam warna berasnya).-- - beliau tidak mempunyai niatan untuk memiliki, memang sistemnya tidak diperbolehkan memiliki (apalagi TV, motor, sepeda, .. radiopun tidak boleh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. bagaimana anda mempunyai istri, apakah tidak keinginan memilih istri yang cantik? kalau di sukunya, istri itu sudah dijodohkan sejak kecil, karena itu tidak bisa memilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. punya tujuan apa berpergian ke Jakarta? silaturahmi --- ternyata tidak punya tujuan apa-apa ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. apakah disana ada ronda, jaga kampung?  ada ! -- berarti merasa ada penjahat yang akan mengambil harta dong? disana itu kalau jaga tujuannya hanya membantu orang yang tersesat di kampungnya (hutan) dan biasanya haus, maka beliau memberinya minum. ---- wah, ini pertanyaannya nakal, ternyata pikiran-pikiran positif sudah menjadi budaya beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. pernahkan anda merasa pintar terhadap teman anda? tidak ada yang merasa pintar, itu nanti menjadi menterin(mengakalin ) orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. apakah ada pendidikan khusus mengenai agama yang dilakukan setiap hari? hari tertentu oleh seorang guru? --- tidak ada, memang sering kumpul, tapi yang dibicarakan bagaimana cara bercocok tanam, dan kegiatan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. apakah anda pernah berantem sama temen anda sendiri? tidak pernah, disana kalau kita berantem yang menang nanti dihukum selama beberapa bulan tidak boleh masuk ke suku dalam, disuruh bekerja. jadi semuanya tidak nggak ada enaknya, yang kalah sakit yang menang di hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. malanggar apakah yang paling anda takuti? naik kendaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. pernahkan anda ke dokter kalau sakit? nggak pernah, hanya diberi daun-daun saja nanti sembuh sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan-rekan, sebetulnya menarik kalau bisa langsung wisata ke sana, berhadapan langsung dengan saudara-saudara kita suku Badui..banyak nilai-nilai yang luhur dari mereka  yang bisa kita pelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-- &lt;br /&gt;Salam/Pengkuh&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-7628235872916555161?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/7628235872916555161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=7628235872916555161&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7628235872916555161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7628235872916555161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2009/01/suku-badui.html' title='SUKU BADUI'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-7245278615930651171</id><published>2008-12-27T18:23:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T18:25:20.120-08:00</updated><title type='text'>MENGKRITISI LAGU ANAK-ANAK</title><content type='html'>Lagu anak-anak yang populer ternyata mengandung kesalahan, mengajarkan kerancuan, dan menurunkan motivasi.&lt;br /&gt;. &lt;br /&gt;mari kita buktikan :&lt;br /&gt;. &lt;br /&gt;1. "Balonku ada 5… rupa-rupa warnanya… merah,kuning, kelabu.. merah muda dan biru… meletus balon hijau, dorrrr!!!"&lt;br /&gt;Perhatikan warna-warna kelima balon tsb., kenapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tiba2 muncul warna hijau ? Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5 !&lt;br /&gt;. &lt;br /&gt;2. "Aku seorang kapiten… mempunyai pedang panjang…&lt;br /&gt;kalo berjalan prok..prok.. prok… aku seorang kapiten!"&lt;br /&gt;. &lt;br /&gt;Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) . Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi: "mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)... kalo berjalan prok..prok.. prok.." nah, itu baru klop! &lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;3. "Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku.."&lt;br /&gt;Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;4. "Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara..2X"&lt;br /&gt;Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;5. "Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung.. Sby.. bolehlah naik dengan naik percuma..ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama"&lt;br /&gt;Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu.&lt;br /&gt;Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya!&lt;br /&gt;. &lt;br /&gt;6. "Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak jemu2.. mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li.. li..li.."&lt;br /&gt;Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit..! kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung!&lt;br /&gt;. &lt;br /&gt;7. "Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi,kalo malam minum susu.."&lt;br /&gt;Ini jelas lagu dewasa dan untuk konsumsi anak2!&lt;br /&gt;karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Waktu seminar kesulitan belajar pada anak dikasih contoh lagu nina bobo nina bobo oh nina bobo kalau tidak bobo digigit nyamuk&lt;br /&gt;menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2&lt;br /&gt;indonesia diajak tidur dgn lagu yg "mengancam"&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;-Bintang kecil dilangit yg biru…(Bintang khan adanya malem,lah kalo malem bukannya langit item?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;-Ibu kita Kartini…harum namanya.(Namanya Kartini atau Harum?)&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;-Pada hari minggu..naik delman istimewa kududuk dimuka.(Nah, gak sopan khan..)&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam,menanam jagung dikebun kita…(kalo mau nanam jagung,ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur?)&lt;br /&gt;. &lt;br /&gt;-Potong bebek angsa..Nona minta dansa..(anak kecil koq ngebahas nona dansa,itu urusan bapaknya)&lt;br /&gt;. &lt;br /&gt;-Burung Kakatua..Nenek sudah tua,giginya tinggal dua (dari kecil uda diajarin ngeledek neneknya).&lt;br /&gt;. &lt;br /&gt;-Dua mata saya yg kiri dan kanan..satu mulut saya tidak berhenti makan.(kalo mau mandi atau tidur tetep sambil makan?)&lt;br /&gt;. &lt;br /&gt;Wehehe…t'nyata qt diboongin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-- &lt;br /&gt;Regards,&lt;br /&gt;Sumarhadi LKUN Jakarta&lt;br /&gt;http://www.unas. ac.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-7245278615930651171?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/7245278615930651171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=7245278615930651171&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7245278615930651171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7245278615930651171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/12/mengkritisi-lagu-anak-anak.html' title='MENGKRITISI LAGU ANAK-ANAK'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-1865842478210503531</id><published>2008-12-11T19:12:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T19:15:52.949-08:00</updated><title type='text'>MENYUAP MALAIKAT, MEMBELI SURGA!</title><content type='html'>Ada banyak koruptor yang rajin bersedekah dan menyantuni anak yatim. Ada artis-artis erotis yang membangun masjid dan pesantren. Inilah fenomena 'membeli surga'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Nasrulloh Afandi *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membeli surga? Rasanya kok mengada-ada. Tapi fenomena seperti ini banyak kita rasakan dan cukup "nge-trend" di negeri kita. Gelombang "simbolis religius" akhir-akhir ini banyak terjadi, khususnya di kalangan artis, pejabat dan orang-orang superkaya. Surga dan malaikat, seolah-olah bisa disuap dengan uang dan harta kekayaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tak banyak, ada saja kalangan pejabat yang nampak alim ketika pulang kampung. Bersedekah dimana-mana, membantu masjid dan royal pada anak yatim. Sebaliknya, di luar rumah, dia justru dikenal sebagai pejabat paling korup dan suka me-mark-up dana APBN/APBD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu kali, di sebuah surat pembaca konsultasi fiqih di majalah Islam, seseorang pembaca bertanya, "Ustadz, sebelum ramai-ramai istilah KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme), saya bergelimang uang haram. Bisakah dosa saja terhapus bila kami sumbangkan pada yayasan yatim piatu?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah fenomena nyata di masyarakat. Artis-artis kita, nampak sopan di kala Ramadhan. Seorang penyanyi erotis bahkan berjanji mengenakan jilbab bila di panggung selama puasa. Artis-artis lain juga beramai-ramai bersedekah. Meski selesai Ramadhan, kegiatannya mengundang syahwat kembali lebih "gila" dari bulan puasa.&lt;br /&gt;Uang, seolah bisa "menyuap malaikat Rokib", malaikat pencatat amal ibadah. Inilah adalah fenomena "pragmatisme ibadah," yang dilematis bagi Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Makelar Surga&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para artis dan para koruptor, yang mulutnya sering meletup-letup memproklamirkan diri katanya "cinta agama," mayoritas - untuk dimaksud tidak semuanya - mereka adalah para "makelar surga" paling berpengaruh. Di depan publik, ia mempromosikan, bahwa surga adalah "komoditas" yang bisa diraih dengan bermodal materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaulah hal itu dianggap ibadah sampingan, tentu tidak masalah. Ironinya adalah mengesampingkan esensialitas ibadah kepada Allah SWT. Memang, dalam hati kecilnya, mereka pun mungkin takut atas dosa-dosanya. Namun magnet godaan setan dengan umpan fatamorgana duniawi eksis lebih kuat mengalahkan keimanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keroposnya akar-akar Islam "di lapangan ibadah," baik vertikal (kepada Allah) maupun horizontal (sesama umat beragama), adalah resiko dominan dari "komoditas surga."&lt;br /&gt;Faktor utamanya, mereka, umumnya berpikir pragmatis. Bahwa dalam konteks ibadah cukup mengeluarkan sebagian duitnya saja. Naifnya lagi, sering tanpa memperdulikan uang halal atau haram. Lebih menggelikan, ada yang berceletuk, "Berbuat demikian itu lebih baik, daripada tidak sama sekali".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, para koruptor, yang tak malu mengeruk duit rakyat atau artis, tak terkecuali artis bintang porno, yang mempublikasikan diri melalui berbagai media massa secara gegap gempita menjadi "santri" dan sopan. Bergagah-gagahan berebut membangun masjid-masjid dan menyantuni para yatim piatu dengan mengundang wartawan.&lt;br /&gt;Seolah-olah mereka adalah "teladan beribadah" bagi segenap Muslimin. Ia hanya ingin menunjukkan pada publik bahwa, sesungguhnya, surga masih bisa dibeli. Fenomena menarik seperti ini jelas jauh dari autentisitas ibadah secara syar'i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak surga dan neraka adalah prerogratif Allah SWT sebagamana surat yang berbunyi, "Dia (Allah) mengampuni bagi siapa yang dikehendaki- Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki- Nya. Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali segala sesuatu." (QS 5:18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi merupakan kesalahan fatal bila ada manusia bermaksud "meng-kaveling surga", hanya dengan mengandalkan seonggok harta. Apalagi, i'tikad dari ibadah itu tetap tidak merubah kebiasaan buruk nyasehari-hari.&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang tak bisa dipraktekkan seenaknya. Ada syarat dan rukun dalam ibadah. Dan itu tidaklah berdasarkan karangan akal-akalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perspektif hukum fiqih, empat madzab fuqoha ahlissunnah waljama'ah (Imam Hambali, Imam Maliki, Imam Hanafi dan Imam Syafi'i) ada kesepakatan bahwa generalitas dalam beribadah selain ada rukun yang dilaksanakan sebelum memulai ibadah, terlebih dulu harus memperhatikan terhadap syarat-syaratnya.&lt;br /&gt;Selain ada syarat diwajibankannya (beribadah), utamanya harus memenuhi syarat sah, agar sesuai prosedur (ibadah)nya menjadi sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beragama jelas ada prosedurnya. Bolehkah membangun pesantren dengan uang hasil memamerkan aurat badan di berbagai media massa? Hasil dari goyang erotis? Jelas tidak. Beribadah jelas ada ketentuannya. Misalnya, meski sama-sama air, tidak boleh mencuci lantai masjid dengan air kencing. Ini sama halnya menyantuni anak yatim dengan uang hasil korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Qawa'id al-Fiqh, dikenal "al-Ashlu baqou ma kana a'la makana" (hukum sesuatu hal, itu sesuai dengan kondisi asalnya). Umpamanya, uang haram dijariahkan ke masjid, maka tetap haramlah hukum menyalurkan duit (haram) itu.&lt;br /&gt;Sedekah atau sifat dermawan memang dianjurkan. Namun, dengan harta haram, dalam konteks ibadah, hal itu hanya melaksanakan rukun, sedangkan menafikan syarat (ibadah) tentunya menyebabkan tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah hadis mengatakan, "Dan memang, harta itu, hisabnya (pertanggung jawaban di hadapan Allah) dua hal; dari mana (dengan cara apa) diperoleh, dan untuk apa dipergunakan. " (HR. at-Tirmidzi dari Abu Barzah R.A.).&lt;br /&gt;Karena itu, Nabi pernah menghancurkan masjid dhirar karena karena dianggap dapat memecah belah umat dan menimbulkan keresahan. Jika hanya menggunakan akal, penghancuran itu jelas perbuatan tidak waras. Bukankah masjid adalah rumah Allah tempat orang bersujud?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, tidaklah tepat, menjadikan hal haram atau subhat itu, sebagai argumentasi "untuk mencari modal" beribadah. Bukankah sangat banyak jalan untuk mencari rezeki sekaligus tanpa mencampakkan konstitusi (syariat) Ilahi?&lt;br /&gt;Bila beribadah orientasinya masuk surga-menjauhi neraka, otomatis signifikan mengikis kualitas orisinilitas ibadah. Perspektif tauhid adalah termasuk Asy-Syirku al-Asghar (bagian dari penyekutuan kepada Allah SWT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Efek Samping&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompleksnya sistem media informasi, berperan aktif menularkan hedonisme. Kenaifan itu pun telah kronis mewabah ke plosok-plosok. Kini di daerah-daerah pun telah "nge-trend" terjangkit virus "Menyuap Malaikat-Membeli Surga," yang berujung semakin terpinggirkannya implementasi kualitas ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomenanya, mereka mau menyumbangkan materi untuk pembangunan masjid, namun berat untuk melangkahkan kaki shalat berjamaah ke masjid. Atau marak pula (orang-orang daerah) gemar menyumbangkan duit untuk acara-acara pengajian/majlis ta'lim, namun enggan mengikuti pengajian di majlis yang didonasinya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kaum hedonis (pemuja harta) yang gede rasa (GR) merasa bisa "membeli surga." Prinsipnya, "Boleh berpuas-puas berbuat dosa dengan kemewahan harta, termasuk cara (haram) memperoleh hartanya. Toh, harta itu akan mampu "menyuap malaikat sekaligus membeli surga!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, "Akan datang suatu hari, yaitu pada hari di mana tidak bermanfaat lagi harta dan anak-anak. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih." (QS. Asy-Syu'araa' : 88-89)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melaksanakan perintah Alah dan menjauhi larangan-Nya sesuai orisinilitas syariat itulah sesungguhnya esensi dari kehidupan manusia dan beribadah. Karenanya, yang merasa bisa "menyuap malaikat dan membeli surga," Anda jangan merasa GR!. Wa Allohu A'lamu bi ash-Showab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Penulis adalah alumnus pesantren Lirboyo Kediri, aktivis muda NU, sedang "mengasingkan diri" di Universitas Karaouiyine Maroko&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-1865842478210503531?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/1865842478210503531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=1865842478210503531&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/1865842478210503531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/1865842478210503531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/12/menyuap-malaikat-membeli-surga.html' title='MENYUAP MALAIKAT, MEMBELI SURGA!'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-3723162843702777218</id><published>2008-11-23T23:28:00.000-08:00</published><updated>2008-11-23T23:30:01.337-08:00</updated><title type='text'>TUJUH KEAJAIBAN DUNIA</title><content type='html'>Sekelompok siswa kelas geografi sedang mampelajari "Tujuh Keajaiban&lt;br /&gt;Dunia". Pada awal pelajaran, mereka diminta untuk membuat daftar apa&lt;br /&gt;yang mereka pikir merupakan "Tujuh Keajaiban Dunia" saat ini. Walaupun&lt;br /&gt;ada beberapa ketidak-sesuaian, sebagian besar daftar berisi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Piramida&lt;br /&gt;2. Taj Mahal&lt;br /&gt;3. Tembok Besar Cina&lt;br /&gt;4. Menara Pisa&lt;br /&gt;5. Kuil Angkor&lt;br /&gt;6. Menara Eifel&lt;br /&gt;7. Kuil Parthenon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mengumpulkan daftar pilihan,sang Guru mamperhatikan seorang&lt;br /&gt;pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya.&lt;br /&gt;Jadi, sang Guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan&lt;br /&gt;daftarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis pendiam itu menjawab,&lt;br /&gt;"Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya."&lt;br /&gt;Sang guru berkata. "Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan&lt;br /&gt;mungkin kami bisa membantu memilihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, "Saya pikir, Tujuh&lt;br /&gt;Keajaiban Dunia itu adalah ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bisa melihat,&lt;br /&gt;2. Bisa mendengar,&lt;br /&gt;3. Bisa menyentuh,&lt;br /&gt;4. Bisa menyayangi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia ragu sejenak dan kemudian melanjutkannya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Bisa merasakan,&lt;br /&gt;6. Bisa tertawa,&lt;br /&gt;7. Dan, bisa mencintai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seisi Ruang kelas pun sunyi seketika. Alangkah mudahnya bagi kita&lt;br /&gt;untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya "KEAJAIBAN". Sementara kita lihat lagi semua yang telah ALLAH SWT karuniakan untuk kita, kita&lt;br /&gt;menyebutnya sebagai "BIASA".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saya, anda dan kita semua hari ini dan seterusnya diingatkan&lt;br /&gt;tentang segala hal yang betul-betul ajaib dalam kehidupan kita semua.&lt;br /&gt;Aaamiiin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-3723162843702777218?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/3723162843702777218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=3723162843702777218&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/3723162843702777218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/3723162843702777218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/11/tujuh-keajaiban-dunia.html' title='TUJUH KEAJAIBAN DUNIA'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-2836258954522432953</id><published>2008-11-23T02:06:00.000-08:00</published><updated>2008-11-23T02:14:20.295-08:00</updated><title type='text'>BARCODE</title><content type='html'>Seluruh dunia kini nampaknya mengambil jarak dengan produk (terutama susu atau makanan) buatan China . Ditengarai adanya ulah (apakah dari produsen atau dari retailer atau pihak tertentu lainnya) yang tidak menampakkan atau tidak menunjukkan "Made In China" atau "Made In Taiwan" karena takut produknya gak dibeli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dengan mudah kita bisa mengenali dari barcode-nya. &lt;br /&gt;Barcode dengan awalan 690, 691 atau 692 adalah made in China. &lt;br /&gt;Sedangkan barcode dengan awalan 471 adalah made in Taiwan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan 'hak azasi manusia' untuk mengetahui hal ini, tetapi 'pendidikan masyarakat' tentang hal ini tidak dilakukan oleh pemerintah atau departemen terkait. Oleh karenanya kita harus menyelamatkan kita sendiri dan orang-orang yang kita sayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;00-13: USA &amp; Canada &lt;br /&gt;20-29: In-Store Functions &lt;br /&gt;30-37: France &lt;br /&gt;40-44: Germany &lt;br /&gt;45: Japan (also 49) &lt;br /&gt;46: Russian Federation &lt;br /&gt;471: Taiwan &lt;br /&gt;474: Estonia &lt;br /&gt;475: Latvia &lt;br /&gt;477: Lithuania &lt;br /&gt;479: Sri Lanka &lt;br /&gt;480: Philippines &lt;br /&gt;482: Ukraine &lt;br /&gt;484: Moldova &lt;br /&gt;485: Armenia &lt;br /&gt;486: Georgia &lt;br /&gt;487: Kazakhstan &lt;br /&gt;489: Hong Kong &lt;br /&gt;49: Japan (JAN-13) &lt;br /&gt;50: United Kingdom &lt;br /&gt;520: Greece &lt;br /&gt;528: Lebanon &lt;br /&gt;529: Cyprus &lt;br /&gt;531: Macedonia &lt;br /&gt;535: Malta &lt;br /&gt;539: Ireland &lt;br /&gt;54: Belgium &amp; Luxembourg &lt;br /&gt;560: Portugal &lt;br /&gt;569: Iceland &lt;br /&gt;57: Denmark &lt;br /&gt;590: Poland &lt;br /&gt;594: Romania &lt;br /&gt;599: Hungary &lt;br /&gt;600 &amp; 601: South Africa &lt;br /&gt;609: Mauritius &lt;br /&gt;611: Morocco &lt;br /&gt;613: Algeria &lt;br /&gt;619: Tunisia &lt;br /&gt;622: Egypt &lt;br /&gt;625: Jordan &lt;br /&gt;626: Iran &lt;br /&gt;64: Finland &lt;br /&gt;690-692: China &lt;br /&gt;70: Norway &lt;br /&gt;729: Israel &lt;br /&gt;73: Sweden &lt;br /&gt;740: Guatemala &lt;br /&gt;741: El Salvador &lt;br /&gt;742: Honduras &lt;br /&gt;743: Nicaragua &lt;br /&gt;744: Costa Rica &lt;br /&gt;746: Dominican Republic &lt;br /&gt;750: Mexico &lt;br /&gt;759: Venezuela &lt;br /&gt;76: Switzerland &lt;br /&gt;770: Colombia &lt;br /&gt;773: Uruguay &lt;br /&gt;775: Peru &lt;br /&gt;777: Bolivia &lt;br /&gt;779: Argentina &lt;br /&gt;780: Chile &lt;br /&gt;784: Paraguay &lt;br /&gt;785: Peru &lt;br /&gt;786: Ecuador &lt;br /&gt;789: Brazil &lt;br /&gt;80 - 83: Italy &lt;br /&gt;84: Spain &lt;br /&gt;850: Cuba &lt;br /&gt;858: Slovakia &lt;br /&gt;859: Czech Republic &lt;br /&gt;860: Yugoslavia &lt;br /&gt;869: Turkey &lt;br /&gt;87: Netherlands &lt;br /&gt;880: South Korea &lt;br /&gt;885: Thailand &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;888: Singapore &lt;br /&gt;890: India &lt;br /&gt;893: Vietnam &lt;br /&gt;899: Indonesia &lt;br /&gt;90 &amp; 91: Austria &lt;br /&gt;93: Australia &lt;br /&gt;94: New Zealand &lt;br /&gt;955: Malaysia &lt;br /&gt;977: International Standard Serial Number for Periodicals (ISSN) &lt;br /&gt;978: International Standard Book Numbering (ISBN) &lt;br /&gt;979: International Standard Music Number (ISMN) &lt;br /&gt;980: Refund receipts &lt;br /&gt;981 &amp; 982: Common Currency Coupons &lt;br /&gt;99: Coupons&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat &lt;br /&gt;terima kasih.. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Joko Winarto,&lt;br /&gt;Canberra, ACT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-2836258954522432953?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/2836258954522432953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=2836258954522432953&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/2836258954522432953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/2836258954522432953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/11/barcode.html' title='BARCODE'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-3980117978058517923</id><published>2008-11-07T19:16:00.000-08:00</published><updated>2008-11-07T19:21:23.261-08:00</updated><title type='text'>CARA JITU SIKAPI KRISIS FINANSIAL GLOBAL</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Teman2, agak serius dikit ya.&lt;br /&gt;Sebetulnya ini agak telat, tapi sorry karena pikiranku kesita banget ama kerjaan. Barusan aja aku kepikiran untuk share ama kalian di milist ini. Aku sendiri juga kelimpungan jawab pertanyaan dari orang2 soal ini. Ini bukan nakut2in tapi kenyataan dan aku nulis ini supaya kalian tahu apa yang harus dilakukan. Aku kerja di bidang investasi dan keuangan dan aku dah tahu duluan tentang hal ini. Aku dah tahu dan ngerasain krisis ini dari awal tahun tapi kan belum ngefek ke real sector, berhubung sekarang udah menjalar dan kalian akan segera merasakannya maka aku tulis ini. Krisis ini bisa lebih buruk dari krisis 98, tapi kondisi ekonomi kita lebih kuat sekarang. Krisis yang sekarang asalnya dari luar bukan dari dalam negeri. So, aku minta kalian benar2 baca tulisan aku ampe selesai. Terserah kalian akan ikutin atau tidak, yang jelas aku punya license nasional dan pemahaman yang membuat tulisan aku di bawah ini suatu penjelasan dan saran yang bisa diikuti,&lt;br /&gt;bukan nakut2in. Bila ada pertanyaan bisa menghubungi aku di 08111834945, free of charge. Ini juga bukan iklan, gue ngga butuh. Please feel free. Tapi please jangan marah kalo gue ngga jawab karena kantor juga kacau abis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya gini deh:&lt;br /&gt;Kondisi ekonomi:&lt;br /&gt;1. Krisis keuangan di AS sangat sangat sangat parah. Tidak ada yang selamat. Ini sistem yang hancur.&lt;br /&gt;2. Krisis itu telah menjalar ke seluruh dunia, sekali lagi tidak ada yang selamat. Kalo ada rumor yang mengatakan bahwa  negara ini bakal kuat, bakal jadi pemimpin, jangan percaya.&lt;br /&gt;3. Banyak negara sudah memasuki masa resesi, seperti Inggris dan Singapur. Sebenarnya banyak sekali negara sudah masuk resesi tapi secara definisi belum karena dalam definisi ekonomi suatu negara dinyatakan resesi bila pertumbuhan ekonominya negatif 2 kuartal berturut2. Jadi yang tinggal di Singapore, Inggris dan US benar2 harus melakukan perubahan cara hidup mulai sekarang.&lt;br /&gt;4. Krisis ekonomi sudah menjalar ke sektor real artinya akan kita rasakan. Sekarang sebenarnya sudah tapi tidak banyak orang awam yang benar2 sadar dampaknya. Ekspor kita sudah melambat, harga2 komoditas kita sudah jatuh, eksportir2 kita sudah memecati karyawan, impor ilegal sudah masuk. Pertumbuhan ekonomi kita bisa negatif.&lt;br /&gt;5. Sektor2 yang paling dulu terkena imbasnya adalah properti, manufaktur, pertambangan, perkebunan.. ..sebenarnya sekarang udah terasa. Jadi tahun depan jangan harapkan perusahaan kalian kasi bonus besar lagi atau kasi kenaikan gaji tinggi lagi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : Semua orang, semua negara sedang dalam perang memperebutkan cash. Siapa yang punya cash nantinya punya kemampuan lebih untuk bertahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran dari aku:&lt;br /&gt;1. Gaji dan semua income jangan dibelikan investasi lagi. PEGANG CASH. Buat kalian yang pas2an sekali, aku saranin, akumulasi cash dalam bentuk hard cash yaitu rekening tabungan (yang bisa ditarik dengan ATM). So, gaji masuk jangan belanja apa2.&lt;br /&gt;2. Barang2 tertier terutama yang bakal dibeli pake kredit nanti dulu deh, pegang cash dulu. Barang2 akan mahal, susu anak mahal...so, pegang cash.&lt;br /&gt;3. Bila kalian dengar harga emas naik dan sebagainya, jangan tergiur. Emas memang naik, tapi sangat volatile. Contoh temanku, beli emas, niatnya mau jualan,....eh telat, sekarang turun lagi. Lagian percaya deh, sulit jualnya karena semua orang dalam kondisi pengin jualan. Kalian bisa beli kemungkinan besar susah jualnya&lt;br /&gt;4.Investasi tunda dulu deh. Kalo memang ada duit lebih deposito saat ini yang paling cocok, itu juga near to cash walaupun ada jatuh temponya. Nah untuk deposito aku saranin:&lt;br /&gt;4.a. Masukkan ke bank yang aman, buat kalian aku sarankan kalo bisa bank pemerintah.&lt;br /&gt;4.b Bunga penjaminan pemerintah hanya 10%. Artinya bila deposito kalian mendapat bunga di atas 10% maka uang kalian tidak akan dijamin oleh pemerintah. Bila, bank itu kolaps, maka uang kalian bisa saja hilang....lang lang. Terus nominal yang diganti hanya maksimal 2 M. Mungkin kalian tidak ada yang punya sebanyak itu tapi informasi ini bisa dishare ke bokap atau nyokap.&lt;br /&gt;5. Jangan panik lalu ikut2an beli emas atau dollar. Dollar justru tinggi2nya. Udah Rp 10,000 an. Dollar yang tinggi ini karena investor asing menarik uangnya dari Indonesia, mereka kan butuh dollar supaya bisa dibawa ke negara mereka. Jadi bukan karena kondisi ekonomi kita yang jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumor:&lt;br /&gt;1. Ekonomi Indonesia kuat, jauh lebih kuat daripada Singapore bahkan. Singapore sudah masuk resesi, 2 kuartal berturut2 -6%. Indonesia masih tumbuh 6%. Bila ada rumor yang mengatakan bahwa krisis kali ini disebabkan oleh pemerintah kita yang payah jangan percaya. Tim ekonomi kita sekarang ini tangguh. Cara mereka menanggulangi krisis sudah on track. BI mungkin membuat kebijakan yang mengejutkan tapi Menkeu tidak. I am objective di sini karena aku pelaku pasar bukan orang politik.&lt;br /&gt;2. Jadi, bila ada rumor yang mengajak kalian menggulingkan pemerintah sekarang seperti zaman Soeharto, jangan terpancing.&lt;br /&gt;3. Hutang luar negeri kita sangat2 kecil saat ini dan cadangan devisa kita jauh lebih kuat daripada tahun 97/98. Dulu hutang luar negeri kita 100% dan cadangan devisa kita nol. Saat ini kita juga tidak ada hubungan lagi dengan IMF. Semua hutang kita itu independent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan:&lt;br /&gt;1. Selain menyediakan cash untuk keperluan kita dan keluarga, mulai sekarang belilah dan pakailah produk dalam negeri. Aku ngga sok idealis, ini ada logikanya. Logikanya gini. Sekarang semua negara butuh cash, istilahnya ngga ada yang beli dagangan mereka, semua negara maunya jualan produk mereka supaya dapat cash. Nah, ngapain coba kita ngasih rakyat negara lain pendapatan dengan membeli produk2 mereka? Rugi amat. So, pake semua produk lokal. Kita mulai dari diri kita sendiri. Belanja ke Singapore nya ntar dulu. Travelling ke Phuket nya ntar dulu. Beneran....&lt;br /&gt;2. Produk impor yang menggiurkan sudah masuk menyerbu ke Indonesia. Itu sebenarnya dagangan negara2 lain yang tidak laku di USA karena USA dan negara2 kaya dan maju sudah bangkrut sehingga ngga minat lagi. Harga barang2 itu murah tapi sekali lagi, ngapain kasi makan negara lain sementara negara2 itu sudah tidak punya kapasitas lagi kasih makan kita. Ini bukan kondisi normal lagi ketika perdagangan antar negara terjadi karena saling membutuhkan, ini sih negara yang jualan udah ngga bisa timbal balik beli barang kita. Dong kan? Lagian ati2, mereka masuk dengan barang2 palsu kaya telur palsu dari bahan kimia.Yang sudah masuk sih barang2 dari China karena ekspor mereka tidak terserap oleh US makanya dibuang ke Asia. Dan ingat walaupun ekonomi China masih tumbuh 10% dan cadangan valas merekan terbesar di dunia, duit mereka juga sudah banyak ketanam di AS sehingga mereka juga merasakan dampak krisis ini.&lt;br /&gt;3. Sekarang udah ngga pada kondisinya deh ngributin masalah politik dan ideologi, so jangan terpancing.. ..amakan dulu perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Investasi;&lt;br /&gt;1. Bagi kalian yang punya reksadana di saham, kalo nilai investasi kalian sudah di bawah 50%, biarkan saja, jangan dijual karena kalo kalian jual maka uang kalian benar2 akan tinggal dikit. Biarkan saja nanti balik lagi...tapi kali ini memang lama....minimal 2 tahun bahkan lebih. Sekali lagi ini krisis yang sangat besar, terbesar sepanjang masa ekonomi dunia modern.&lt;br /&gt;2. jangan beli asuransi dengan link lagi. Bila ada asuransi dengan link di dalamnya aku jamin hasil investasi kalian kecil sekali. Kalo belum lama belinya tanya ke agennya bisa tidak diswitch ke murni asuransi.&lt;br /&gt;2. Kalo memang ada duit lebih, masukkan saja ke deposito. Sekarang yieldnya lagi tinggi tapi ingat penjelasan  ku tentang deposito di atas.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER: &lt;/span&gt;palm_turi@yahoogroups.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-3980117978058517923?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/3980117978058517923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=3980117978058517923&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/3980117978058517923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/3980117978058517923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/11/cara-jitu-sikap-krisis-finansial-global.html' title='CARA JITU SIKAPI KRISIS FINANSIAL GLOBAL'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-2038165012535871043</id><published>2008-11-04T15:33:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T15:38:00.082-08:00</updated><title type='text'>SEJARAH ASAL MULA NAMA DAERAH DI JAKARTA</title><content type='html'>Kota Jakarta adalah jantung ibukota dari negara Republik Indonesia di mana pusat perekonomian beserta berjuta permasalahannya ada di kota kecil padat penduduk ini. Di balik nama beberapa daerah di Jakarta tersimpan kisah, cerita dan sejarah dari mana nama itu muncul. Berikut di bawah ini adalah beberapa asal-muasal nama daerah terkenal di DKI Jakarta :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Glodok Asalnya dari kata grojok yang merupakan sebutan dari bunyi air yang jatuh dari pancuran air. Di tempat itu dahulu kala ada semacam waduk penampungan air kali ciliwung. Orang tionghoa dan keturunan tionghoa menyebut grojok sebagai glodok karena orang tionghoa sulit mengucap kata grojok seperti layaknya orang pribumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Kwitang Dulu di wilayah tersebut sebagian tanah dikuasai dan dimiliki oleh tuan tanah yang sangat kaya raya sekali bernama Kwik Tang Kiam. Orang Betawi jaman dulu menyebut daerah itu sebagai kampung si kwi tang dan akhirnya lama-lama tempat tersebut dinamai kwitang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Senayan Dulu daerah senayan adalah milik seseorang yang bernama wangsanaya yang berasal dari Bali. Tanah tersebut disebut orang-orang dengan sebutan wangsanayan yang berarti tanah tempat tinggal atan tanah milik wangsanaya. Lambat laun akhirnya orang menyingkat nama wangsanayan menjadi senayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Menteng Daerah Menteng Jakarta Pusat pada zaman dahulu kala merupakan hutan yang banyak pohon buah-buahan. Karena banyak pohon buah menteng orang menyebut wilayah tersebut dengan nama kampung menteng. Setelah tanah itu dibeli oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1912 sebagai lokasi perumahan pegawai pemerintah Hindia Belanda maka daerah itu disebut menteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Jalan Jaksa krn dulu daerah sana tempat nge-kost-nya pelajar2 asal endonesia yg sekolah hukum Belanda...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Matraman merupakan tempat basisnya sultan agung yang mau menyerang batavia. nah karena sltan agung drai mataram maka tempat tersebut dikenal dengan mataraman... .lama2 sebutan tersebut berubah jadi matraman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. Tanah Abang Tanah Abang dulunya tanah sekitar situ berwarna merah (abang dlm bhs jawa klau gk salah). Sekarang berwarna "emas" karena mahalnya tanah disana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H. Pademangan Pademangan yang bersebelahan dengan Kemayoran adalah dua daerah yang dipimpin oleh Demang Betawi (lokal) dan Mayor (londo)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Kebayoran Kebayoran dulunya tanah Tuan Bayor Belanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J. Karet Tengsin Karet Tengsin dulunya adalah Perkebunan karet milik etnis China bernama Tieng Shin, karna orang pribumi susah nyebutnya jadi Tengsin aja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K. Kuningan Kuningan adalah dulunya tempat menetapnya seorang Pangeran dari Cirebon bernama Pangeran Koeningan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;L. Buncit dulunya di jalan buncit raya sekarang ada pedagang kelontong China berperut gendut (Buncit) yg terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M. Bangka dulunya disana banyak ditemukan mayat (bangke/bangkai) orang yg dibuang di kali krukut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N. Cilandak konon di sana pernah ditemukan seekor landak raksasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O. Tegal Parang di sana banyak ditemukan alang2 tinggi (tegalan) yg di potong dgn parang(golok) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P. Blok A/M/S dulunya sekitar situ tempat pembukaan perumahan baru yg ditandai dgn blok, mulai A-S. Sayang yg tersisa tinggal 3 blok doang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q. Pasar Rumput dulunya tempat berkumpulnya tukang rumput yg menjualnya untuk kalangan meneer Belanda yg tinggal di kampung elit, Menteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R. Kalimalang Karena kali/sungai yg mengalir di spanjang jalan tersebut tidak mengarah kelaut(utara) melainkan kearah barat(silang/ malang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S. Lebak Bulus Lebak artinya kolam, Bulus artinya penyu or kura2,, dinamain lebak bulus soalnya dulu disini jd sentral penjualan penyu or kura2 yg di taro di kolam2 gt....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: &lt;a href="mailto:Palm_turi@yahoogroups.com"&gt;Palm_turi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-2038165012535871043?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/2038165012535871043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=2038165012535871043&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/2038165012535871043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/2038165012535871043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/11/sejarah-asal-mula-nama-daerah-di.html' title='SEJARAH ASAL MULA NAMA DAERAH DI JAKARTA'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-8719714971273862204</id><published>2008-11-03T23:43:00.000-08:00</published><updated>2008-11-03T23:46:06.370-08:00</updated><title type='text'>IKHWAL CURHAT PEKERJAAN</title><content type='html'>Terdengar dering ringtone dari HP butut milik Cak ZhudhrunH, dengan tergopoh-gopoh segera diterimanya panggilan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Assalamu'alaikum"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Waalaikum salam Cak, aku &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1225784468_0"&gt;Sentul&lt;/span&gt; Cak, sampeyan ada di mana ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Aku nang omah Tul, opo'o ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku ngebel rumah aja yo Cak, ngirit pulsa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yo, tak tunggu Tul."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat kemudian terdengar dering telpon rumah Cak ZhudhrunH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hallo Cak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iyo Tul onok opo."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya mau minta tolong Cak masalah kerjaan saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memangnya aku DISNAKER kok minta tolong aku ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"He... he.... Cak-Cak dari pada aku nuruti temen-temenku ndatangi paranormal, kan mending aku ngebel sampeyan aja Cak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ngawur ae, aku mbok padakno karo dukun tah ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hoahaha.... tapi bener lho Cak, sekarang ini aku lagi titik kulminasi tertinggi, lagi ruwet pikiranku Cak, sumpek pek pek ..... !!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oalah Tul Sentul hidup sekali aja kok dibuat sumpek, lha kalo sumpek ya segera cari obatnya to !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Makanya itu aku ngebel sampeyan Cak, gini lho aku tiap hari itu kerja diuber-uber target, manajerku apalagi, kok kayaknya engga senang banget sama aku, kerjaanku ada saja salahnya, apalagi kalo marah wis kalo ngomong seenaknya sendiri bahkan di forum rapat juga nyerang langsung. Malah terakhir keluar ancamannya kalo kinerjaku engga ada perbaikan bakalan diturunin grade kepegawaianku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi tiap bulan tetap gajian kan ? Tunjangan-tunjangannya juga tetap dapat kan ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalo itu ya iya lah Cak, masak ya iya dong ! Mo pinter aja harus sekolah masak sekodong ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lha itu dia, disyukuri dulu, meskipun dimarahi, meskipun dikejar-kejar target, tapi gajian juga tetap utuh kan, ada yang diputar untuk belanja bulanan. Lha sedulur-sedulur kita yang lain banyak yang blom punya kerjaan, engga punya usaha, buat makan sekali sehari aja juga blom tentu ada. Coba bandingkan sama dirimu, kerjaanmu sudah mapan 'plat merah' lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gitu ya ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, di balik semua kesulitan, kesumpekan dan keruwetan yang engkau rasakan, pasti masih banyak yang bisa kau syukuri, tinggal bagaimana kita mencari hal-hal yang bisa kita syukuri itu. Wistalah, kalo kamu aja sambatannya seperti itu, coba kamu lihat aku, mestinya sambatanku melebihi kamu kan Tul, ha... ha.... ha...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya Cak, kata-kata sampeyan bener juga dan kau sudah agak terang sekarang ini, tapi itu lho cak kalo ingat kelakuan manajerku kayak gitu, wuih mangkel aku Cak, mentolo nyeprok ae !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang gini aja Tul, aku mo nanya, dalam melaksanakan pekerjaanmu sesuai tugas, tanggung jawab dan kewenangan yang melekat pada posisi atau grade kepegawaianmu sekarang ini kamu merasa sudah sesuai prosedur yang berlaku atao blom ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya sudah Cak, bahkan menurutku aku sudah melaksanakan dengan sungguh-sungguh, bukannya nyantai, hasilnya pun signifikan Cak, tapi memang blom mencapai target."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menurut penilaianmu sendiri, prestasimu itu gimana, di bawah standar, biasa aja sesuai standarnya ato malah plus, di atas standar ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya plus dong Cak, malah ada temen-temen yang kinerjanya ada di bawahku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya sudah toh kalo gitu, ngapain bingung, ngapain juga kamu sumpek ngadepin manajermu itu, santai aja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hawanya itu lho Cak, kalo ketemu aku kok panas terus."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Halah, engga usah direken, engga usah dihiraukan, kalo kamu menghiraukan, maka berarti kamu masuk polanya dia. Nah kalo terus-terusan seperti itu nantinya malah potensimu engga bisa tereksplor secara bebas, terhambat, yang terjadi nanti malah kinerjamu bener-bener jelek."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Trus gimana caranya biar aku bisa nyantai ngadepin dia Cak ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gampang itu, coba sekarang misalnya kamu pada posisinya sebagai manajer yang juga dikejar target oleh kepala kantor, apa kamu sebagai manajer juga menekan anak buahmu untuk mencapai target ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya jelas Cak, kalo itu aku bisa ngerti lah. Tapi kenapa kok aku yang jadi sasaran, trus kenapa juga kata-katanya kasar nyakitin ati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah itu dia, berati malah kamu engga usah mempermasalahkan sikapnya, karena permasalahan yang sebenarnya ada pada dia, si manajermu itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lho kok bisa Cak ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya bisa, sekarang nyantai aja, anggap saja kalo manajermu itu orang yang rentan stress sehingga beban tanggung jawab yang harus dipikulnya membuatnya tidak stabil sehingga perlu baginya untuk melampiaskan stressnya dengan berkata-kata kasar dan sikap lainnya yang seakan tidak terkontrol. Gimana menurutmu ? Malah kasihan kan ?"&lt;br /&gt;"Trus yang kedua, sebenarnya kamu itu termasuk yang berprestasi, sehingga manajermu itu merasa hasud, gengsi untuk mengakui prestasimu dan menutupinya dengan bersikap seperti itu ke kamu. Anggap saja begitu. Jiwanya kerdil kan ? Kasihan juga kan ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya Cak. Kalo aku ngerasakan yang seperti sampeyan omongkan itu ya aku malah kasihan sama dia, trus aku sekarang gimana Cak ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya... tugasmu cuman satu, maafkan dia. Setel hatimu untuk bisa menerima apa pun sikapnya kepada dirimu, setel hatimu untuk memafkan dia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rasanya akau bisa Cak seperti itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya baguslah kalo gitu. Karena begitu kamu memaafkan dia, ketika menerima perlakuannya hatimu tidak terbawa emosi yang dipancarkannya, hatimu tetap tenang, wajahmu tetap cerah, insya Allah dia akan terpengaruh menjadi lebih lembut. Dia akan ikut polamu, jangan sampai kebalik, kamu yang mengikuti polanya karena terprovokasi sikapnya."&lt;br /&gt;"Nah setelah kamu bisa memaafkannya, tugasmu berikutnya adalah mendoakan kebaikan untuknya, mohonkan ampunan. Lha timbang kamu cuman nggerundel aja, cuman ngerasani aja, sudah enga ada gunanya berdosa lagi, kan mending doakan aja dia. Nantinya kan kembali ke dirimu sendiri doa itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah rasanya aku bisa nyambung Cak dengan omongan sampeyan, wis agak lega hatiku sekarang. Kemarin-kemarin sumpekku itu sampai ke bawa ke rumah. Aku juga jadi temperamental, istriku sering jadi sasaran kemarahanku, anakku sering aku semprot, padahal kalo kurenungkan lagi pemicunya hanyalah hal-hal sepele yang tidak prinsip."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wow engga boleh itu Tul. Ketika kamu sudah menikah, sudah punya anak, semua itu menjadi tanggung jawabmu. Jangan sampai beban kerjamu membuatmu kehilangan kelembutan kepada keluarga. Banyak kan para suami yang bilang ke anaknya, 'Papa ini capek pulang kerja, &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1225784468_1"&gt;cari uang&lt;/span&gt; buat kalian !!!'. Jangan sampai ya ngomong seperti itu. Kalo engga mau capek menafkahi keluarga ya engga usahlah menikah apalagi punya anak. Makanya guru ngajiku bilang kalo mau optimal ketika berangkat kerja pasrahkan keluarga di rumah sama Allah. Yang diingat selama perjalanan sampai di tempat kerja ya Allah saja sama mikir kerjaan juga boleh. Tapi kalo dah pulang kerja, ya sudah kerjaannya jangan dipikirin lagi, ingat Allah terus sama ingat keluarga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Trus masalah targetku bagaimana Cak, aku kasih pegangan dong Cak biar bisa lancar !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hush, padane dukun ae, aku mbok jaluki cekelan. Wis gampang, nanti tak doakan biar targetmu tercapai ya. Gampang wong tinggal doa aja kok, tapi ojok lali kalo targetmu terpenuhi traktirannya tak tunggu lho.... hoa... ha... ha...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beres Cak, tenang aja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi yang terpenting sebenarnya gini Tul, katanya guru ngajiku, kamu jangan ngandalkan dirimu, andalkan aja gusti Allah, mohon kemudahan kepadanya dan berbaik sangkalah pada gusti Allah bahwa Allah itu sayang sama kamu, selalu memberi kemudahan ke kamu. Hatimu harus pasrah srah-srah alias tawakal di awal ikhtiarmu. Tetapi akal pikiranmu harus berusaha seoptimal mungkin dalam ikhtiarmu sesuai referensi keilmuanmu dalam mencapai targetmu. Ikhtiarmu pun hakikinya Allah juga yang menggerakkan. Kalo kamu mempunyai keinginan, kesungguhan dan semangat untuk ikhtiar dalam mencapai target, insya Allah itulah tanda-tanda keberhasilanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Insya Allah Cak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Satu lagi Tul, kata guru ngajiku juga pernah bilang kalo kita ini tidak diperintahkan mencari rejeki tapi diperintahkan beramal sholeh. Karena itu dalam bekerja, sejak awal niatkan aja untuk beramal sholeh lillahi ta'ala, insya Allah barokah. Engga usah mikirin hasilnya, yang penting laksanakan tugas dan tanggung jawab kita sebaik-baiknya dan istiqomah. Karena ikhtiar itulah yang dituntut Allah kepada kita, bukan hasilnya, sehingga ikhtiar itu lebih afdhol dibandingkan hasilnya. Ibadah lebih utama dibandingkan pahalanya dan sebagainya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya ya Cak, sering lho kita ini malah lebih serius kepada haknya hawa nafsu kita, bukannya fokus pada yang dituntut Allah pada diri kita. Apalagi kalo ramadhan kemarin, ngitung pahala terus, ibadah wajib pahalanya sekian, ibadah sunah sekian, genap satu bulan dapatnya sekian-sekian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Satu hal lagi Tul, pengalaman pribadi yang mungkin ada gunanya. Misalnya kita dah kerja dengan baik sesuai target pekerjaan kita masing-masing bahkan mungkin melebihi dan mestinya kita dapat reward untuk itu, tetapi ternyata dengan berbagai alasan reward itu tidak diberikan oleh bos kita atau pimpinan kita dengan berbagai alasan dan kita tidak punya kapasitas untuk menuntutnya, maka kalo aku, yo wis tak pasrahkan aja ke gusti Allah, tak niatkan shodaqoh nang bosku. Wah berarti sugihan aku to, wong bosku tak shodaqohi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bener-bener Cak, setuju, walau kita tidak kaya secara materi tetapi hati kita harus kaya !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gitu dong ! Piye, masih sumpek ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alhamdulillah dah terang Cak, suwun. Doakan aku yo Cak ZhudhrunH."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beres, tak dongakno, namamu mesti tak cangking kok kalo aku lagi berdoa, aku juga minta tolong doakan ya Tul ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya Cak, donga dinonga. Assalmu'laikum"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Waalaikum salam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, Cak ZhudhrunH meletakkan gagang diiringi rasa syukur kepada gusti Allah bahwa dia baru dapat pelajaran lagi tentang kehidupan, yaitu di mana pun juga, dalam kondisi apa pun dan posisi apa pun ternyata masalah selalu ada. Sawang sinawang. Tinggal bagaimana menyikapinya dengan tidak lepas menautkan hati pada sumber kehidupan yaitu gusti Allah. Suatu pelajaran dari &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1225784468_2"&gt;Sentul&lt;/span&gt;, yang menyegarkan ingatan kembali dari apa yang telah pernah dilalui Cak ZhudhrunH diirngi doa semoga Allah selalu memberikan kemudahan dalam beramal sholeh mengemban amanah kewajiban untuk menafkahi keluarganya.***&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(diambil dari milis LEBAKGEDE by Pengkuh)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-8719714971273862204?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/8719714971273862204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=8719714971273862204&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8719714971273862204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8719714971273862204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/11/ikhwal-curhat-pekerjaan.html' title='IKHWAL CURHAT PEKERJAAN'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-2643554104952393888</id><published>2008-10-31T21:42:00.000-07:00</published><updated>2008-10-31T21:46:52.252-07:00</updated><title type='text'>17 CARA SEDERHANA SELAMATKAN NEGERI INI</title><content type='html'>&lt;p&gt;1.      Yang mempunyai deposito bertahanlah dengan deposito anda.  Jangan ambil uang anda dari bank. Jika anda ikut ikutan mencairkan dana anda maka akan terjadi bank rush, dan krisis keuangan akan semakin parah. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 2.      Yang memiliki saham dan turunannya, jangan menjual saham  dan derivasinya. Jika anda ikut ikutan menjual saham dan turunannya, maka harga saham akan semakin ambruk, dan krisis akan sungguh terjadi semakin parah. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 3.       Jangan ikut ikutan memborong dollar. Jika anda ikut ikutan memborong dollar, maka harga dollar akan semakin tinggi dan rupiah semakin terpuruk. Harga barang impor akan semakin mahal, dan inflasi dalam negeri akan semakin menggila. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 4.      Jangan panik. Jika anda tidak panik, maka krisis akan cepat berlalu. Perekonomian akan cepat pulih. Harga saham akan cepat rebound. Dollar akan cepat menyesuaikan diri pada kurs yang rasional. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 5.      Cadangan devisa kita cukup kuat. Jika anda panik dan ikut ikutan menarik deposito, menjual saham dan memborong dollar, maka anda ikut memberikan kontribusi pada semakin dalamnya krisis di Indonesia . Tetapi tentu ini merupakan pilihan bebas. Tidak ada yang dapat melarang anda. Hati nurani yang bicara. Pilihan yang sulit bagi yang berduit tetapi silahkan memilih. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 6.      Krisis keuangan global kian menebar ancaman menjadi krisis ekonomi global yang tidak main-main, bursa saham guncang dan nilai tukar Rupiah semakin melemah, ini semua menjadi indicator bahwa akan ada bencana baru yang siap menerkam. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 7.      Para kaum Kapitalis yang ingin meraup keuntungan dengan cara cepat dan menjadi SERAKAH akhirnya menjadi sumber dari segala krisis yang kita belum tau kapan akan berakhir. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 8.      Pertanyaannya adalah apa yang bisa kita lakukan untuk ikut membantu agar krisis ini tidak menghancurkan sendi-sendi perekonomian Bangsa ini ? &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 9.      Tentu kita tidak ingin ini menjadi periode 10 Tahunan (1998-2008), mimpi kelam krisis ekonomi 10 tahun lewat tentu tidak ingin kita munculkan kembali, tapi jika Anda tidak peduli maka bisa saja hal ini akan terjadi!!!! &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 10.  Dan jika itu terjadi maka Bangsa ini akan semakin terpuruk, akan muncul PHK besar-besaran, sector riil yang tidak bergerak, system perbankan yang sudah tidak dipercaya lagi dan akhirnya kita kembali ke NOL lagi. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 11.  Jika Anda masih mencintai Bangsa ini maka ada banyak hal yang bisa Anda lakukan, paling tidak MULAILAH DARI DIRI ANDA SENDIRI..!! , contoh kecil sbb : Jika Anda seorang awam sebagaimana saya, maka yang bisa kita lakukan adalah : &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 12.  Gunakanlah PRODUKSI DALAM NEGERI dalam semua aktivitas hidupmu,dengan langkah ini akan menyelamtkan Sektor Riil, usaha-usaha kecil akan berkembang, dan akhirnya kita bisa berdiri tegak dan mengatakan KITA BISA HIDUP DARI NEGERI KITA SENDIRI. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; 13.  Langkah kecil lain jangan sok mengkonsumsi produk makanan luar negeri, jika anda senang makan Durian tidak perlu durian Bangkok Thailand cukup durian local toh tidak kalah rasanya, jika senang makan Jagung? Tidak perlulah Jagung Thailand cukup jagung local, tidak perlu makan-makan di outlet2 dengan brand luar negeri, toh ayam kampung kita tidak kalah nikmatnya, hal kecil ini kadang tidak kita sadari tapi ketahuilah EFEK nya sangat luarbiasa, anda bisa bayangkan jika semua anak bangsa ini berfikiran sama, jika anda konversikan dengan modal yang beputar maka Anda akan kaget dan heran akan IMPACT yang sangat luar biasa, yakin dan percayalah dengan cara kecil ini Krisis ini tidak akan terjadi DISINI di BUMI INDONESIA. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 14.  Gunakan angkutan Massal jika itu anda bisa lakukan, itu akan membantu untuk mengurangi konsumsi energi yang luar biasa yang sebetulnya tidak perlu, disamping mengurangi polusi, jangan lupa disamping krisis keuangan yang berpotensi menjadi krisis Ekonomi kita juga dihadapkan dengan krisis Energy..!! kenyamanan mungkin belum kita pikirkan sekarang, percayalah bahwa aroma sesaknya penumpang di Angkot dan bus-bus itu masih menimbulkan secercah harapan bahwa sector riil kita masih bergerak. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 15.  Berbelanjalah di pasar-pasar tradisional, berdayakan warung-warung kaki lima , percaya atau tidak Ekonomi Kerakyatan terbukti mampu menyelamatkan perekonomian kita. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; 16.  Jika Anda seorang pelaku bisnis maka tolong jangan hanya memikirkan untuk meraup keuntungan pribadi semata-mata hanya dengan memikirkan Import barang-barang murah yang hanya akan menghancurkan produk dalam negeri, jangan lari dari tanggung jawab dengan membawa lari modal ke luar negeri, ingat menjaga, mengusahakan agar Capital Inflow akan lebih bijkasana dan akan sangat membantu Negeri ini, jangan biarkan capital outflow terjadi itu sama dengan menghancurkan perekonomian Rakyat &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;LET' S SAVE OUR NATION, START FROM YOUR SELF!!!! &lt;/p&gt;&lt;p&gt; 17.  Lakukan hal sederhana ini maka Anda akan lihat akibat penyelamatan yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-2643554104952393888?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/2643554104952393888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=2643554104952393888&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/2643554104952393888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/2643554104952393888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/10/17-cara-sederhana-selamatkan-negeri-ini.html' title='17 CARA SEDERHANA SELAMATKAN NEGERI INI'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-3999501889687422648</id><published>2008-10-24T00:20:00.000-07:00</published><updated>2008-10-24T00:27:50.112-07:00</updated><title type='text'>SENYUMLAH...</title><content type='html'>Kisah di bawah ini adalah kisah yang saya dapat dari milis alumni Jerman, atau warga Indonesia yg bermukim atau pernah bermukim di sana. Demikian layak untuk dibaca beberapa menit, dan direnungkan seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya.Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama "Smiling."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh siswa diminta untuk pergi keluar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan di depan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir, tugas ini sangatlah mudah.&lt;br /&gt;Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi ke restoran McDonald's yang berada di sekitar kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang semula antri di belakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihat mengapa mereka semua pada menyingkir? Saat berbalik itulah saya membaui suatu "bau badan kotor" yang cukup menyengat, ternyata tepat di belakang saya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil! Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali.Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang lebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang "tersenyum" ke arah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam, tapi juga memancarkan kasih sayang. Ia menatap ke arah saya, seolah ia meminta agar saya dapat menerima 'kehadirannya' di tempat itu.Ia menyapa "Good day!" sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan. Secara spontan saya membalas senyumnya, dan seketika teringat oleh saya 'tugas' yang diberikan oleh dosen saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya.Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah "penolong"nya. Saya merasa sangat prihatin setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka,dan kami bertiga tiba2 saja sudah sampai di depan counter.Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan. Lelaki bermata biru segera memesan "Kopi saja, satu cangkir Nona."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan di restoran disini, jika ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli sesuatu). Dan tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan.Tiba2 saja saya diserang oleh rasa iba yang membuat saya sempat terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu2 lainnya, yang hampir semuanya sedang mengamati mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang bersamaan, saya baru menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga sedang tertuju ke diri saya, dan pasti juga melihat semua 'tindakan' saya.Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyum dan minta diberikan dua paket makan pagi (di luar pesanan saya) dalam nampan terpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang ada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke meja/tempat duduk suami dan anak saya. Sementara saya membawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut ke arah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu untuk beristirahat. Saya letakkan nampan berisi makanan itu di atas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas punggung telapak tangan dingin lelaki bemata biru itu, sambil saya berucap "makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai basah berkaca2 dan dia hanya mampu berkata "Terima kasih banyak, nyonya."Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya berkata "Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian,Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ke telinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya merengkuh kedua lelaki itu.Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan mereka dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang tidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suami saya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata "Sekarang saya tahu, kenapa Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istriku, yang pasti, untuk memberikan 'keteduhan' bagi diriku dan anak2ku!"Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan saat itu kami benar2 bersyukur dan menyadari, bahwa hanya karena 'bisikanNYA' lah kami telah mampu memanfaatkan 'kesempatan' untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya, mereka satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin 'berjabat tangan' dengan kami. Salah satu di antaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, dan berucap "Tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada disini, jika suatu saat saya diberi kesempatan olehNYA, saya akan lakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi kepada kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya bisa berucap "terimakasih" sambil tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat ke arah kedua lelaki itu, dan seolah ada 'magnit' yang menghubungkan bathin kami, mereka langsung menoleh ke arah kami sambil tersenyum, lalu melambai2kan tangannya ke arah kami. Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar2 'tindakan' yang tidak pernah terpikir oleh saya.Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa 'kasih sayang' Tuhan itu sangat HANGAT dan INDAH sekali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan 'cerita' ini di tangan saya. Saya menyerahkan 'paper' saya kepada dosen saya. Dan keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya ke depan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, "Bolehkah saya membagikan ceritamu ini kepada yang lain?" dengan senang hati saya mengiyakan.Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulai membaca, para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah menjadi sunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam membawakan ceritanya, membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk di deretan belakang di dekat saya di antaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya.Di akhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis di akhir paper saya. "Tersenyumlah dengan 'HATImu', dan kau akan mengetahui betapa 'dahsyat' dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan caraNYA sendiri, Tuhan telah 'menggunakan' diri saya untuk menyentuh orang-orang yang ada di McDonald's, suamiku, anakku, guruku, dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu: "PENERIMAAN TANPA SYARAT."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cerita tentang kasih sayang yang ditulis untuk bisa diresapi oleh para pembacanya, namun bagi siapa saja yang sempat membaca dan memaknai cerita ini diharapkan dapat mengambil pelajaran bagaimana cara MENCINTAI SESAMA, DENGAN MEMANFAATKAN SEDIKIT HARTA-BENDA YANG KITA MILIKI, dan bukannya MENCINTAI HARTA-BENDA YANG BUKAN MILIK KITA, DENGAN MEMANFAATKAN SESAMA!Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh hati anda, teruskan cerita ini kepada orang2 terdekat anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini ada 'malaikat' yang akan menyertai anda, agar setidaknya orang yang membaca cerita ini akan tergerak hatinya untuk bisa berbuat sesuatu (sekecil apapun) bagi sesama yang sedang membutuhkan uluran tangannya!Orang bijak mengatakan: Banyak orang yang datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya 'sahabat yang bijak' yang akan meninggalkan JEJAK di dalam hatimu.Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu. Tetapi untuk berinteraksi dengan orang lain, gunakan HATImu! Orang yang kehilangan uang, akan kehilangan banyak, orang yang kehilangan teman, akan kehilangan lebih banyak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi orang yang kehilangan keyakinan, akan kehilangan semuanya! Tuhan menjamin akan memberikan kepada setiap hewan makanan bagi mereka, tetapi DIA tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka, hewan itu tetap harus BERIKHTIAR untuk bisa mendapatkannya.Orang-orang muda yang 'cantik' adalah hasil kerja alam, tetapi orang-orang tua yang 'cantik' adalah hasil karya seni. Belajarlah dari PENGALAMAN MEREKA, karena engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk bisa mendapatkan semua itu dari pengalaman dirimu sendiri.***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-3999501889687422648?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/3999501889687422648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=3999501889687422648&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/3999501889687422648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/3999501889687422648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/10/senyumlah.html' title='SENYUMLAH...'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-8360984679253921625</id><published>2008-10-14T22:11:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T22:14:42.384-07:00</updated><title type='text'>BUAH MANGGA BUAH ZAITUN</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPV8AilObMI/AAAAAAAAAI4/paXh_n7kpA4/s1600-h/pdu4+kecil.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257244488749706434" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPV8AilObMI/AAAAAAAAAI4/paXh_n7kpA4/s320/pdu4+kecil.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Ya, buah mangga buah zaitun, aku bangga jadi patun. Begitulah peribahasa, pantun, atau apapun namanya, yang selalu dikumandangkan oleh komunitas perwira penuntun alias patun di lingkungan pendidikan pengembangan umum TNI manapun, termasuk SEKKAU (Sekolah Komando Kesatuan TNI AU) tercinta ini.Ya pasti banggalah, karena jadi patun identik dengan jadi guru, sedang guru itu "pahlawan tanpa tanda jasa" hehehe... padahal patun dapat tanda jasa lho, DWIJASISTHA namanya. Jadi lebih elit sedikit dibanding guru biasa. Tapi by the way soal guru jadi ingat Bu Muslimah, itu guru hebat yang ada di novel LASKAR PELANGI karya Andrea Hirata yang filmnya kini meledak ditonton lebih dari sejuta orang dalam tempo seminggu. Kemarin pak SBY juga nonton dan komentarnya oke.Kembali ke laptop, eh, patun. Ya, mulai tanggal 7 Oktober lalu, setelah puas menikmati liburan lebaran di kampung halaman, saya memulai tugas baru sebagai perwira penuntun alias patun di Sekkau. Ini merupakan keinginan saya sejak lama, cooling down setelah 18 tahun bergulat dan bergelut dengan dunia kehumasan di satuan TNI AU mulai dari Lanud C, B, A, sampai Kotama (Koopsau I). Sebelum kembali ke laptop, eh, (Thukul!) mabes, yaah cari pahala dululah di Sekkau sebagai Patun. Selain itu barangkali bisa sedikit mewarnai adik-adik para pasis yang notabene adalah para calon pemimpin TNI AU dan juga TNI di masa depan. I’m sure, buah mangga buah zaitun, aku bangga jadi patun.***&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-8360984679253921625?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/8360984679253921625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=8360984679253921625&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8360984679253921625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8360984679253921625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/10/buah-mangga-buah-zaitun.html' title='BUAH MANGGA BUAH ZAITUN'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPV8AilObMI/AAAAAAAAAI4/paXh_n7kpA4/s72-c/pdu4+kecil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-8073586772466558661</id><published>2008-09-16T23:40:00.000-07:00</published><updated>2008-09-16T23:53:55.022-07:00</updated><title type='text'>ALLAH MEMANGGIL KITA TIGA KALI SAJA SEUMUR HIDUP</title><content type='html'>Ini renungan menarik yang saya dapatkan dari email teman saya, Letkol Pnb Isep Hasan Isrony (Komandan Skadron Udara 31). Yang merupakan pengalaman religius sang isteri. Renung-renungkan dan selamat beramal..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, Dhuha, hari terakhir aku di Masjid Nabawi untuk menujuMekah....... , aku bertanya pada Ibu.”Ibu, kataku, ada cerita apa yang menarik dari Umrah....?” Maklum, ini pertama kali aku ber Umrah. Dan Ibu, memberikan tausyiahnya. Ibu adalah pemilik Maknah Tour Travel dimana saya bergabung untuk Umrah di bulan July 2007 yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan umrahku dimulai di Madinah dulu selama 4 hari, baru ke Mekah.Tujuannya adalah mendapatkan saat Malam Jumat di depan Kabah. Jadi aku punya kesempatan untuk bertanya tentang Umrah. Ibu berkata...”Shinta, Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumurhidup.” Keningku berkerut........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sedikit sekali Allah memanggil kita..?”&lt;br /&gt;Ibu tersenyum. ”Iya, tahu tidak apa saja 3 panggilan itu..?” Saya menggelengkan kepala.&lt;br /&gt;”Panggilan pertama adalah AZAN,” ujar Ibu.”Itu adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini sangat jelasterdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar. Ketika kita sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah. Tetapi Allah masih fleksibel, Dia tidak 'cepat marah' akan sikap kita. Kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali karena malas. Allah tidak marah seketika. Dia masih memberikan rahmatNya, masih memberikan kebahagiaan bagi umatNya, baik umatNya itu menjawab panggilan Azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan membalas umatNya ketika hari Kiamat nanti”. Saya terpekur.... mata saya berkaca-kaca. Terbayang saya masih melambatkan sholat karena &lt;em&gt;meeting&lt;/em&gt; lah, mengajar lah, dan lain lain. Masya Allah.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu melanjutkan, ”Shinta, panggilan yang kedua adalah panggilan UMRAH / HAJI. Panggilan ini bersifat halus. Allah memanggil hamba-hambaNya dengan panggilan yang halus dan sifatnya 'bergiliran' . Hamba yang satu mendapatkan kesempatan yang berbeda dengan hamba yang lain. Jalan nya bermacam-macam. Yang tidak punya uang menjadi punya uang, yang tidak merancang pula akan pergi, ada yang memang merancang dan terkabul. Ketika kita mengambil niat Haji / Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan &lt;em&gt;'Labaik Allahuma Labaik/Umrotan'&lt;/em&gt;, sesungguhnya kita saat itu menjawab panggilan Allah yang ke dua. Saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah kita jawab,meskipun panggilan itu halus sekali. Allah berkata, laksanakan Haji / Umrah bagi yang mampu'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata saya semakin berkaca-kaca. ........&lt;em&gt;Subhanallah......&lt;/em&gt; .saya datang menjawab panggilan Allah lebih cepat dari yang saya rancangkan.....&lt;em&gt;Alhamdulillah..&lt;/em&gt;.”Dan panggilan ke-3,” lanjut Ibu,”adalah KEMATIAN. Panggilan yang kita jawab dengan amal kita. Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda tanda secara langsung, dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan amal sholeh. Karena itu Shinta, manfaatkan waktumu sebaik-baiknya. Jawablah 3 panggilan Allah dengan hatimu dan sikap yang Husnul Khotimah.... .......Insya Allah syurga adalah balasannya.....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata saya basah di dalam Masjid Nabawi , saya sujud bertaubat padaAllah karena kelalaian saya dalam menjawab panggilanNya. ....Kala itu hati saya makin yakin akan kebesaranNya, kasih sayangNya dan dengan semangat menyala-nyala, saya mengenakan baju Ihram dan berniat..... Aku menjawab panggilan UmrahMu, ya Allah, Tuhan Semesta Alam........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Huraisy&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada hari kiamat akan keluar seekor binatang dari neraka jahanam yang bernama 'Huraisy' berasal dari anak kala jengking. Besarnya Huraisy ini dari timur hingga ke barat. Panjangnya pula seperti jarak langit dan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat Jibril bertanya : ”Hai Huraisy! Engkau hendak ke mana dan siapayang kau cari?” Huraisy pun menjawab, ”Aku mau mencari lima orang.”&lt;br /&gt;Pertama, orang yang meninggalkan sembahyang.&lt;br /&gt;Kedua, orang yang tidak mahu keluarkan zakat.&lt;br /&gt;Ketiga, orang yang durhaka kepada ibu - bapanya.&lt;br /&gt;Keempat, orang yang bercakap tentang dunia di dalam masjid.&lt;br /&gt;Kelima, orang yang suka minum arak.***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-8073586772466558661?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/8073586772466558661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=8073586772466558661&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8073586772466558661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8073586772466558661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/09/allah-memanggil-kita-tiga-kali-saja.html' title='ALLAH MEMANGGIL KITA TIGA KALI SAJA SEUMUR HIDUP'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-6711947954115350689</id><published>2008-09-09T23:36:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T23:40:01.175-07:00</updated><title type='text'>BERAPAKAH BIAYA PEMBUATAN BUKU DI SMART?</title><content type='html'>Banyak pertanyaan yang datang ke saya dari para &lt;em&gt;client&lt;/em&gt; atau calon &lt;em&gt;customer,&lt;/em&gt; yakni mereka yang punya niat menulis dan menerbitkan sebuah buku, karya mereka sendiri. Keinginan menerbitkan sebuah buku, tentu saja, adalah hak setiap orang! Jika demikian, kenapa bukan Anda sendiri yang MEMBIAYAI penerbitan buku Anda tersebut? Di &lt;strong&gt;SMART Institute&lt;/strong&gt; Anda akan dibantu semaksimal mungkin hingga buku kebanggaan Anda terwujud. Pertanyaannya: berapa &lt;em&gt;sih&lt;/em&gt; biayanya? Ada dua opsi, &lt;em&gt;pertama&lt;/em&gt;, Anda sendiri yang menentukan &lt;em&gt;budget&lt;/em&gt;-nya dan SMART yang akan menyesuaikan dengan &lt;em&gt;budget &lt;/em&gt;tersebut. &lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, SMART yang menetapkan biaya sesuai dengan &lt;em&gt;spec &lt;/em&gt;(spesifikasi) buku yang Anda kehendaki. Buku dengan tampilan FC (&lt;em&gt;Full Color&lt;/em&gt;) tentu berbeda biayanya dengan yang BW (&lt;em&gt;black and white&lt;/em&gt;). Memakai kertas HVS tentu berbeda &lt;em&gt;cost&lt;/em&gt;-nya dengan yang menggunakan jenis kertas &lt;em&gt;Art Paper&lt;/em&gt; (AP). Kemudian jumlah halaman, buku hanya 100 halaman pasti berbeda dengan yang tebalnya 200-300 halaman. Itu dari segi tampilan, sementara dari aspek &lt;em&gt;content&lt;/em&gt; ceritanya berbeda lagi. Anda tak perlu khawatir jika ingin menerbitkan sebuah buku namun tak secuilpun data atau bahan baku telah Anda siapkan, SMART akan mewujudkan wacana sesuai keinginan Anda. Namun, tentu saja, kriteria produk semacam ini tentu membutuhkan biaya yang lebih besar ketimbang bilamana bahan-bahan sudah Anda siapkan terlebih dulu. Hal-hal semacam itulah yang menentukan biaya penerbitan sebuah buku. Anda masih ragu dan menganggap informasi ini belum cukup? Begini sajalah, yang jelas SMART siap menggarap sebuah buku dengan minimal budget 10 jutaan untuk 500 eksemplar buku, dan maksimalnya tak terhingga sesuai permintaan Anda &lt;strong&gt;–&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;customer &lt;/em&gt;yang kami anggap sebagai &lt;strong&gt;Raja&lt;/strong&gt;. Tertarik?***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-6711947954115350689?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/6711947954115350689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=6711947954115350689&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/6711947954115350689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/6711947954115350689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/09/berapakah-biaya-pembuatan-buku-di-smart.html' title='BERAPAKAH BIAYA PEMBUATAN BUKU DI SMART?'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-7828900153008894164</id><published>2008-09-07T22:51:00.000-07:00</published><updated>2008-09-07T22:53:51.671-07:00</updated><title type='text'>REPUBLIK DUIT</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SMS95F0GTnI/AAAAAAAAAII/38vlFuX5XWI/s1600-h/P08-09-08_11.36.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243524654676987506" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SMS95F0GTnI/AAAAAAAAAII/38vlFuX5XWI/s320/P08-09-08_11.36.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ternyata, Rhoma Irama benar! Di tahun 70-an Sang Raja Ndangdut itu telah menyenandungkan lagu berjudul “Rupiah” yang ketika itu sempat “dicekal” oleh pemerintah Orba karena dianggap mengganggu “ketertiban umum”. Pasalnya Rhoma dalam lirik lagunya itu antara lain mengatakan, “demi rupiah segala hal dilakukan orang, nyawapun siap jadi taruhannya…dst” (saya nggak hafal persis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu ”Rupiah” itu terbukti hingga kini masih terasa konteks dan relevansinya, bahkan dengan kadar yang jauh lebih ”nggilani” (menjijikkan) terutama terkait dengan mulai hingar-bingarnya Pemilu 2009. Sekarang ini, kalau anda ingin jadi anggota legislatif (pusat) maka dana yang harus anda keluarkan minimal adalah 1 milyar rupiah! Sekali lagi itu minimal! Sedangkan untuk legislatif daerah ya sedikit kurang dari itulah, tapi tetap saja jumlahnya sangat nggegirisi! Itu baru untuk kursi legislatif, belum eksekutif mulai dari bupati/walikota, gubernur, sampai presiden! Belum lagi untuk kursi mentereng di jajaran BUMN atau badan otoritas keuangan Negara seperti BI (ingat kasus Miranda Gultom yang sekarang bergulir). Semua mengandung muatan U A N G, dan itu tak berarti hanya rupiah tapi juga bisa bentuk mata uang lain. Rupiah hanyalah sekadar representasi segala hal yang menyangkut perduitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, barangkali saya terlalu naïf jika bicara uang dalam konteks pemilu. Bukankah para calon wakil rakyat dan pejabat public memang harus keluar uang untuk membiayai kampanye mereka? Baik, itu benar, tapi jika jumlahnya kemudian menjadi sangat “gila” apakah ada jaminan bahwa setelah mereka terpilih tidak tergoda untuk berpikir tentang upaya “balik modal”? Faktanya, itulah yang banyak terjadi di negeri ini!! Lembaga KPK yang kemudian dibentuk adalah indikasi bahwa korupsi memang sudah bersimaharajalela dan mengakar begitu kokoh menghunjam dalam sendi kehidupan Republik ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu saya menyaksikan tayangan Metro TV tentang seorang mantan calon bupati Ponorogo yang belakangan menjadi GILA karena kalah pilkada dengan setumpuk hutang untuk membiayai obsesi menjadi penggede tlatah reog itu. Tak hanya GILA tapi juga sebelumnya sempat berkali-kali mencoba BUNUH DIRI! Padahal cabup yang berinisial “Y” itu sebelumnya dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses, dengan sederet usaha dan bisnis yang berjalan dengan amat lancar dan menjadikannya sebagai “tokoh panutan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, kursi kekuasaan agaknya menggodanya untuk terjerumus dalam permainan politik sekelompok orang yang punya niat untuk memanfaatkan ke”tokoh”annya. Hidden agenda mereka sebenarnya hanya satu: menguras duit dan harta sang calon bupati. Tapi semua itu pada akhirnya lenyap, termasuk kesadarannya sebagai manusia waras yang membawanya menjadi manusia gila. Bagaimana tidak gila, si tokoh panutan itu sekarang kemana-mana tanpa busana dan berteriak-teriak tanpa jelas maksudnya. Hanya satu komentar saya: naudzubillahi min dzalik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu karena pesona rupiah, bravo untuk Pak Haji Rhoma Irama. Negeri ini memang Republik Duit. Ah!***&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-7828900153008894164?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/7828900153008894164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=7828900153008894164&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7828900153008894164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7828900153008894164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/09/republik-duit.html' title='REPUBLIK DUIT'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SMS95F0GTnI/AAAAAAAAAII/38vlFuX5XWI/s72-c/P08-09-08_11.36.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-4968568000121803774</id><published>2008-09-03T23:52:00.000-07:00</published><updated>2008-09-04T00:20:59.251-07:00</updated><title type='text'>THUKUL RAIH 75% SUARA!!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SL-F7TdqKUI/AAAAAAAAAIA/il4SW8MPoPg/s1600-h/thukul.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242055745165994306" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SL-F7TdqKUI/AAAAAAAAAIA/il4SW8MPoPg/s320/thukul.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di luar dugaan, Thukul Arwana dipilih oleh 75 % responden dalam polling pemilihan Calon Presiden (capres) RI 2009-2014 yang digelar selama sepekan kemarin. Meski hanya diikuti oleh 4 peserta saja namun hal itu menunjukkan bahwa negeri ini merindukan seorang pemimpin yang memiliki ciri-ciri atau karakteristik seperti Thukul. Yaitu:&lt;br /&gt;1. Lucu&lt;br /&gt;2. Rendah Hati&lt;br /&gt;3. Pekerja keras&lt;br /&gt;4. Tampang "Ndeso"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam polling ini terlihat bahwa tokoh sekaliber SBY, Mbak Mega, Amin Rais, dan Rizal Mallarengeng tak berkutik oleh kepopuleran komedian pengasuh acara "EMPAT MATA" di sebuah stasiun TV swasta, yang juga menyebut dirinya sebagai "Reynaldi" itu. Cukup validkah hasil polling ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tak perlu marah dengan hasil polling ini! Negeri ini sudah terlalu capek melihat jutaan penduduknya yang tiap hari marah dengan sejuta sebab. Harga BBM naiklah, sembako lah, LPG lah, telor lah, cabe keritinglah, PHK massal lah, korupsi lah, kemacetan jalan lah, penggusuran lah, demo lah, dan jutaan sebab lain yang tiap hari bermunculan dan bisa disaksikan di televisi tiap pagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri ini merindukan suasana santai nan ceria, penuh canda tawa, cengengesan tanpa beban, tapi sekaligus juga jiwa penuh kerendah hatian jauh dari sombong dan congkak, dan itu melekat pada diri seorang THUKUL. Jadi kalau "rakyat" (yang diwakili oleh empat orang peserta polling) mayoritas memilih Thukul sebagai capres yang layak memimpin RI periode 2009-2014, ya itu sangat wajar dan sah-sah saja to?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah, daripada marah yang hanya membuat tensi darah anda melonjak dan risiko stroke lebih besar, lebih baik santai dan cengengesan sajalah dalam menyikapi dinamika kehidupan NKRI yang kita cintai ini. Yang penting jangan lupa untuk tetap bekerja keras menghidupi keluarga anda dengan pekerjaan yang halal dan "&lt;em&gt;thoyyiiib&lt;/em&gt;" pastinya. Oke?*** &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-4968568000121803774?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/4968568000121803774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=4968568000121803774&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/4968568000121803774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/4968568000121803774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/09/thukul-raih-75-suara.html' title='THUKUL RAIH 75% SUARA!!!'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SL-F7TdqKUI/AAAAAAAAAIA/il4SW8MPoPg/s72-c/thukul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-5644925694641904442</id><published>2008-08-10T23:00:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T00:21:30.257-07:00</updated><title type='text'>ANAK "WONG CILIK" JADI ORANG -- KISAH TIGA JAGOAN DARI KEDIRI</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SLOqR6LAFkI/AAAAAAAAAH0/Boq7RyR76TU/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238718016211916354" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SLOqR6LAFkI/AAAAAAAAAH0/Boq7RyR76TU/s320/1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SLOqCp33jcI/AAAAAAAAAHs/GZmOEz-hip8/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238717754138660290" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SLOqCp33jcI/AAAAAAAAAHs/GZmOEz-hip8/s320/2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;FOTO: TARZAN STUDIO &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Inilah "kisah keberhasilan" yang paling meyakinkan. Kami bertiga bersaudara kandung, anak "wong cilik" dari Kediri, kota kecil di Jawa Timur yang kini meledak karena klub sepakbola PERSIK berhasil jadi juara Liga Indonesia Divisi II, Divisi I, dan Divisi Utama berturut-turut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ya, kami bertiga adalah anak seorang pensiunan tentara AD dengan pangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu) H Mochtar Asrof Dipo Wijono (almarhum) dan Hjh Istifadah Istiqomah (almarhumah). Kami delapan bersaudara, tiga lelaki dan lima perempuan. Kami tiga lelaki ini kini jadi kebanggaan setiap orang yang paham akan arti sebuah perjuangan. Kami, Brigadir Jenderal TNI Prof Dr H Lukman Saksono, Mohammad Suryo Alam, Ak MBA, dan Letnan Kolonel Sus Drs Mohammad Agus Suhadi, M.Si.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Betapa tidak, kami delapan bersaudara telah jadi anak yatim ketika masih kecil. Ayah meninggal tahun 1966 saat usia masih 40an tahun, sedang ibu menjadi janda saat usia masih 30an tahun dengan tujuh anak. Anak pertama, Mas Lukman, masih kelas 1 SMA dan saya (Agus) si bungsu masih bayi merah usia tiga bulan ketika ayah meninggal. Karena kehidupan begitu berat, pensiun ayah begitu susah diurus, ibupun menikah lagi dengan seorang tamtama AL tahun 1969 dan tahun 1970 lahir adik tiri kami, Fahima Indrawati. Namun begitu Hima lahir, ibu bercerai dengan ayah tiri kami itu secara baik (dan hingga kini hubungan silaturahmi dengan Pak Sukardi -- ayah tiri kami itu -- tetaplah baik).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya, ibu kami, janda berusia 30an tahun yang tak tamat SD, harus mengasuh delapan anak SENDIRIAN! Alhamdulillah, berkat kegigihan dan ketabahan serta "laku hidup prihatin" dengan skala yang amat dahsyat, ibu berhasil mengentaskan kami semua hingga "jadi orang". Kisah sukses ibu pernah dimuat di majalah dan koran beberapa tahun silam, sebagai figur "janda sakti" yang berhasil mendidik anak-anaknya dengan keberhasilan yang gilang-gemilang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ya, selain kami bertiga lelaki, kelima saudara perempuan kami semua bisa dibilang "berhasil" dalam kehidupannya. Semua "makan sekolah" hingga perguruan tinggi. Dan khusus kami bertiga, pencapaiannya sungguhlah membuat kami sekeluarga bangga dan -- tentu saja -- bersyukur tiada tara. Mas Lukman, lulusan Akabri Darat tahun 1973 (seangkatan Presiden SBY), lima bulan menjelang pensiun (oktober nanti) akhirnya berhasil meraih pangkat perwira tinggi: Brigadir Jenderal. Ia dikenal sebagai perwira intelektual dan cendekiawan di TNI AD. Karyanya berupa buku sudah puluhan judul, ratusan artikel dan makalah ilmiah tak terhitung jumlahnya. Ia kini adalah Staf Ahli Kasad Bidang Ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lalu, Mas Suryo Alam, akuntan lulusan STAN dan MBA lulusan Hull State University (UK), kini adalah Dirut PT Jawa Manis -- sebuah perusahaan PMA yang berlokasi di Serang, memproduksi gula rafinasi khusus untuk ekspor. Ia sebelumnya pernah menjadi orang nomor satu di beberapa perusahaan dengan usia yang sangat muda, karirnya tak mungkin naik lagi karena di atasnya adalah sang "owner". Ia pun berpindah ke perusahaan baru lagi untuk mencari tantangan baru. Begitulah dinamika seorang profesional dengan nilai jual sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemudian saya, yang dalam ukuran tertentu di komunitas saya, boleh dibilang lumayan "ngetop" (maaf bukan bermaksud sombong). Selepas lulus S1 Jurnalistik Fikom Unpad Bandung, saya sempat bekerja di sebuah penerbitan buku sebagai editor. Lalu memenuhi permintaan ibu saya mendaftar masuk Sepawamil ABRI tahun 1990 dan dijuruskan di TNI AU. Maka selama 18 tahun terakhir ini saya malang-melintang sebagai Press Officer dan Public Affair Officer di beberapa satuan TNI AU hingga sekarang di Koopsau I. S2 bidang Public Policy saya ambil di UGM tahun 2000 dan lulus dua tahun kemudian. Hobby menulis saya salurkan dengan mendirikan SMART Institute.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Itulah sekelumit kisah sukses (dalam perspektif "wong cilik" tentu saja) yang sangat membanggakan dan kami syukuri. Dengan memposting kisah ini, harapan kami tentu bukan dalam kerangka jumawa atau arogan, tapi sekadar -- siapa tahu -- bisa menginspirasi mereka yang berasal dari "wong cilik" untuk tidak "kalah sebelum bertanding". Karena keberhasilan adalah milik siapa saja, asal mau berjuang, berjuang, dan berjuang. Ok?***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-5644925694641904442?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/5644925694641904442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=5644925694641904442&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/5644925694641904442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/5644925694641904442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/08/anak-wong-cilik-jadi-orang-kisah-tiga.html' title='ANAK &quot;WONG CILIK&quot; JADI ORANG -- KISAH TIGA JAGOAN DARI KEDIRI'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SLOqR6LAFkI/AAAAAAAAAH0/Boq7RyR76TU/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-8235886873057594021</id><published>2008-07-20T23:22:00.001-07:00</published><updated>2008-07-20T23:25:22.350-07:00</updated><title type='text'>BINPOTDIRGA: KERJA KERAS TAK KENAL LELAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SIQrrW_U-EI/AAAAAAAAAG4/Feta515Ss_M/s1600-h/BINPOTDIRGA.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225349491562182722" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SIQrrW_U-EI/AAAAAAAAAG4/Feta515Ss_M/s320/BINPOTDIRGA.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;BINPOTDIRGA atau pembinaan potensi kedirgantaraan adalah salah satu tugas TNI Angkatan Udara, yang implementasinya sungguh memerlukan kerja keras tanpa kenal lelah. Di negeri dengan luas udara yang sangat menakjubkan namun kini didera bencana “nasi aking”, berbicara tentang binpotdirga sungguh bagai mimpi yang dipaksakan menjadi kenyataan… Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah takdir TNI AU, agaknya, jika harus mengemban amanat sebagai institusi yang mengurusi “halaman rumah” Gatotkaca nun di atas sana. Berbeda dengan teman-teman matra Darat, Laut, dan “mantan” saudara Polri, yang mengurusi kawasan “nyata” berupa daratan, lautan, ataupun “kamtibmas”, maka TNI AU harus merawat dan menjaga mega mendung dan awan gumintang yang “abstrak” dan tak bisa di”plokotho” secara instant. Aha!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang tak paham tentang pentingnya udara, dirgantara, atau bahkan “aerospace” yang lebih luas tanpa batas, maka bakal mencibir dan memandang remeh peran TNI AU sebagai pengawal kedaulatan dirgantara. Apalagi harus “membina” lagi, wah pekerjaan macam apa pula itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak, sebagai generasi tabularasa, harus sejak awal menjadi target binpotdirga. Dari sekian puluh juta anak-anak Indonesia, harus ada yang sejak awal dibina dan dididik untuk mencintai udara dan dirgantara negerinya. Kerena kelak mereka akan paham bahwa betapa super pentingnya menjaga, mengelola, dan memanfaatkan udara ataupun dirgantara negerinya. Agar tak hanya Jepang, Rusia, Eropa, dan Amerika saja yang kini telah mereguk asyik dan nikmatnya mengelola dirgantara sebagai sumber kehidupan dan kekuatan yang membanggakan segenap anak bangsa mereka…***&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-8235886873057594021?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/8235886873057594021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=8235886873057594021&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8235886873057594021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8235886873057594021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/07/binpotdirga-kerja-keras-tak-kenal-lelah.html' title='BINPOTDIRGA: KERJA KERAS TAK KENAL LELAH'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SIQrrW_U-EI/AAAAAAAAAG4/Feta515Ss_M/s72-c/BINPOTDIRGA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-4573622990750742211</id><published>2008-07-13T23:55:00.001-07:00</published><updated>2008-07-13T23:57:37.374-07:00</updated><title type='text'>SIAPA LAGI YANG BISA DITELADANI DI NEGERI INI?</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SHr4vCsasgI/AAAAAAAAAGw/M10SiYnia4M/s1600-h/ANAK+TK+SD.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222760204950221314" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SHr4vCsasgI/AAAAAAAAAGw/M10SiYnia4M/s320/ANAK+TK+SD.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mr President SBY ketika kampanye pilpres empat tahun silam sempat mendeklarasikan jargon “BERSAMA KITA BISA” namun toh sampai hari ini, itu masih berhenti sebatas jargon. Bahkan dalam tataran praksis malah diselewengkan, yang antara lain terlihat dalam fenomena “tilpun Arthalyta” yang berhasil disadap KPK. Artinya, “bersama kita bisa KORUPSI”! Celakanya, semangat korupsi ini tak pandang bulu, dari mereka yang memang sosoknya berbakat korupsi sampai mereka yang tongkrongannya sangat kental nuansa “ukhrowi” (baca: KIYAI). Umat jadi bingung, SIAPA LAGI YANG BISA DITELADANI DI NEGERI INI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyaris mustahil tampaknya mengatasi problem negeri ini. Saya pernah diskusi dengan keponakan saya yang secara ekstrim menyebutkan, bahwa untuk membangun Indonesia Baru yang bisa menyamai Singapura, Jepang, atau Korea Selatan, maka satu-satunya cara adalah dengan MEMBUNUH bangsa Indonesia yang berumur di atas 17 tahun, sehingga yang tersisa tinggal mereka yang berumur 0 – 17 tahun. Dengan asumsi kelompok umur ini masih belum terkena virus SONTOLOYO yang membuat bangsa ini tak maju-maju!! Sedangkan kaum generasi 17 tahun keatas sudah BERKARAT brengseknya dan SUSAH DIPERBAIKI LAGI MENTALITASNYA!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kita mendatangkan orang-orang pintar dari Singapura, Jepang, dan Korea Selatan (boleh ditambah Taiwan, yang penting Asia sajalah, gak perlu Eropa apalagi USA). Tugas mereka adalah mengajari generasi muda Indonesia yang masih “murni” ini tentang bagaimana hidup berdisiplin, kerja keras, senang membaca, taat hukum, cinta tanah air – pendek kata segala hal yang excellent yang membuat bangsa-bangsa itu maju pesat. Hanya itu saja caranya!!! Benarkah? Saya ngeri membayangkannya…***&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-4573622990750742211?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/4573622990750742211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=4573622990750742211&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/4573622990750742211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/4573622990750742211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/07/siapa-lagi-yang-bisa-diteladani-di.html' title='SIAPA LAGI YANG BISA DITELADANI DI NEGERI INI?'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SHr4vCsasgI/AAAAAAAAAGw/M10SiYnia4M/s72-c/ANAK+TK+SD.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-85945785196752261</id><published>2008-06-29T23:20:00.000-07:00</published><updated>2008-06-29T23:25:44.649-07:00</updated><title type='text'>PERAWAT SEKSI MEMPERCEPAT KESEMBUHAN ATAU KEMATIAN?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SGh7qerQjiI/AAAAAAAAAGo/apPuySEelGo/s1600-h/sexy_nurse_478.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217556138027945506" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SGh7qerQjiI/AAAAAAAAAGo/apPuySEelGo/s320/sexy_nurse_478.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Pertanyaan yang jadi judul tulisan ini memang kontroversial. Bagaimana kita menjawabnya tanpa dasar survey terlebih dahulu sebelumnya? Oleh karena itu cara termudah adalah dengan jawaban prediktif, atau bahasa kampungnya “kiro-kiro piye kedadeane”….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali benar jika pasien dirawat oleh perawat yang cantik, seksi, mulus dan bahenol seperti foto sebelah, akan segera sembuh dan sehat seperti sedia kala. Betapa tidak. Setiap hari mata melihat pemandangan yang indah dan menakjubkan, membuat segala sesuatu yang “lemas” jadi “tegak” dan bersemangat. Penyakit yang tadinya ganas bisa dilumat oleh semangat yang berkobar-kobar karena mata terobati oleh pemandangan yang memukau. Apalagi tidak berhenti hanya bisa melihat tapi sekaligus bisa juga “memegang” pemandangan itu….wah dijamin sang pasien 100% sembuh total!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAPI, bisa juga perawat yang seksi justru akan mempercepat kematian sang pasien! Kok bisa? Ya iyalaaah…masak ya iya dooong….! Alasannya ada dua. Pertama, jika si pasien jantungnya lemah, tentu ketika melihat pemandangan tubuh seksi dan montok sang perawat, antusiasnya kelewat berlebihan yang mengakibatkan denyut nadi yang memompa jantung juga bergerak ekstra cepat dan kuat. Karena jantungnya lemah…yaa matilah dia! Kedua, jika si perawat yang mulus bebas dempul itu ternyata bukanlah jenis perempuan yang gampang dilecehkan. Maka ketika ia merasa mendapatkan sexual harassment alias pelecehan seksual, dan kebetulan dia juga pemegang Dan III Karate, maka seketika itu si pasien yang kurang ajar tadi langsung ditendang dengan tendangan maigeri yang mematikan. Akibatnya si pasien pun….MATI!***&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-85945785196752261?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/85945785196752261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=85945785196752261&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/85945785196752261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/85945785196752261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/06/perawat-seksi-mempercepat-kesembuhan.html' title='PERAWAT SEKSI MEMPERCEPAT KESEMBUHAN ATAU KEMATIAN?'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SGh7qerQjiI/AAAAAAAAAGo/apPuySEelGo/s72-c/sexy_nurse_478.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-3532290561327310834</id><published>2008-06-24T23:13:00.001-07:00</published><updated>2008-06-24T23:16:46.146-07:00</updated><title type='text'>Pangkoopsau I: “PERSAINGAN PEMILU 2009 AKAN SANGAT SENGIT”</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SGHioznKpMI/AAAAAAAAAGg/7dtFAB2XWk8/s1600-h/PANG5+ERRY.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215699034148873410" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SGHioznKpMI/AAAAAAAAAGg/7dtFAB2XWk8/s320/PANG5+ERRY.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Di tengah persoalan bangsa yang belum juga terselesaikan, patut diwaspadai bahwa ajang pesta demokrasi yakni Pemilu 2009 akan sangat diwarnai oleh persaingan sengit antar parpol dan elite parpol yang punya agenda dan kepentingan masing-masing.&lt;br /&gt;Demikian Panglima Koopsau I Marsekal Muda TNI Erry Biatmoko dalam sambutan penekanan ketika menutup Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Koopsau I Tahun 2008 di Gedung Serba Guna (GSG) Makoopsau I, Jakarta, Selasa (24/6).&lt;br /&gt;Rapat diikuti oleh seluruh Komandan Lanud jajaran Koopsau I, termasuk para Komandan Skadron Udara dan Skadron Udara Teknik, serta para Liaison Officer (LO) di Kodam yang ada di wilayah Koopsau I, berlangsung sehari penuh.&lt;br /&gt;“Perkiraan Pemilu nasional tahun 2009 yang dinamikanya akan dimulai pada tahun 2008 ini perlu saudara-saudara cermati eskalasinya, terutama di wilayah tanggung jawab Satuan anda,” tegas Panglima lagi.&lt;br /&gt;Selain itu konflik bernuansa SARA (Suku – Agama – Ras – Antar Golongan) disinyalir masih sangat potensial meledak di tengah-tengah masyarakat yang sedang dihimpit oleh kesulitan hidup yang makin menekan. Para Komandan harus mencermati dan mengantisipasinya sejak dini dan segera berikan informasi pada kesempatan pertama kepada pimpinan.&lt;br /&gt;Tingkatkan kewaspadaan terhadap kelompok tertentu yang tidak menginginkan soliditas TNI/Polri.   Oleh karena itu berikan perhatian khusus tentang pemahaman esprite de corps yang benar guna mencegah perkelahian sesama anggota TNI/Polri maupun dengan masyarakat. &lt;br /&gt;Waspadai pemanfaatan kondisi kesenjangan sosial anggota dan keluarganya oleh perusahaan/ perorangan untuk mendapatkan keuntungan secara mudah menggiurkan.  Demikian Pangkoopsau I Marsda TNI Erry Biatmoko menegaskan.***&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-3532290561327310834?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/3532290561327310834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=3532290561327310834&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/3532290561327310834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/3532290561327310834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/06/pangkoopsau-i-persaingan-pemilu-2009.html' title='Pangkoopsau I: “PERSAINGAN PEMILU 2009 AKAN SANGAT SENGIT”'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SGHioznKpMI/AAAAAAAAAGg/7dtFAB2XWk8/s72-c/PANG5+ERRY.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-8213021361885655245</id><published>2008-06-16T23:29:00.000-07:00</published><updated>2008-06-16T23:33:25.223-07:00</updated><title type='text'>Kasau Pada HUT ke-57 Koopsau: “JIWA PATRIOTIK TAK BOLEH LUNTUR”</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SFdahDDOSuI/AAAAAAAAAGY/TjnReSaImsI/s1600-h/hut+PERIKSA+PSK.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212734617505647330" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SFdahDDOSuI/AAAAAAAAAGY/TjnReSaImsI/s320/hut+PERIKSA+PSK.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tuntutan tugas TNI AU kedepan, tidak hanya membutuhkan sosok prajurit-prajurit yang profesional dan handal dibidangnya, tapi juga sosok prajurit yang mutlak memiliki jiwa dan semangat patriot yang tidak boleh luntur sepanjang masa pengabdiannya.&lt;br /&gt;Demikian Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Subandriyo dalam sambutan yang dibacakan Panglima Koopsau I Marsekal Muda TNI Erry Biatmoko selaku inspektur upacara peringatan HUT ke-57 Koopsau di Makoopsau I, Jakarta, Selasa (17/6).&lt;br /&gt;“Sejak kelahirannya tanggal 15 Juni 1951, Koopsau telah berperan aktif mengabdikan diri bagi keberhasilan pelaksanaan tugas Angkatan Udara, TNI, Bangsa dan Negara. Selama 57 tahun itu pula, Koopsau telah menorehkan berbagai prestasi gemilang, baik Operasi Militer Perang (OMP), maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP),” ujar Kasau yang juga mantan Panglima Koopsau II itu.&lt;br /&gt;Khusus untuk tugas-tugas OMSP, Kasau menilai personil Koopsau telah dapat melaksanakannya dengan sangat baik.  Seperti yang sering kita lihat, penanganan dan penanggulangan bencana di pelosok tanah air, bantuan-bantuan kemanusiaan, operasi-operasi pencarian dan pertolongan, serta tugas-tugas lain yang terkait dengan perwujudan komitmen TNI dalam mengabdi dan berjuang untuk rakyat.&lt;br /&gt;Hal itu mengisyaratkan bahwa nilai jati diri TNI sebagai tentara rakyat bukanlah hanya slogan dan retorika belaka, akan tetapi senantiasa dihayati dan diimplementasikan oleh para prajurit Koopsau, dalam setiap penugasannya. “Kesungguhan para prajurit Koopsau, tidak lebih karena dilandasi oleh kesadaran bahwa keberadaannya dimanapun haruslah dapat dirasakan manfaat yang sebesar-besarnya oleh masyarakat,” tambah Subandriyo.&lt;br /&gt;Hadir pada kesempatan tersebut para mantan Pangkoopsau I antara lain Marsekal Pur Herman Prayitno, Marsdya Pur Suprihadi, Marsda Pur Purnomosidhi, Marsda Pur Sutrisno. HUT Koopsau kali ini dirayakan secara sederhana dan bersifat internal sebagai refleksi dan implementasi kesederhanaan dalam bersikap dan bertindak di tengah situasi bangsa dan Negara yang masih memprihatinkan.***(Pen Koopsau I)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan Gambar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panglima Koopsau I Marsda TNI Erry Biatmoko selaku inspektur upacara peringatan HUT ke-57 Koopsau sedang mengadakan pemeriksaan pasukan di Lapangan Makoopsau I, Jakarta, Selasa (17/6). (Foto: Pen Koopsau I)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-8213021361885655245?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/8213021361885655245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=8213021361885655245&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8213021361885655245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8213021361885655245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/06/kasau-pada-hut-ke-57-koopsau-jiwa.html' title='Kasau Pada HUT ke-57 Koopsau: “JIWA PATRIOTIK TAK BOLEH LUNTUR”'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SFdahDDOSuI/AAAAAAAAAGY/TjnReSaImsI/s72-c/hut+PERIKSA+PSK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-299918313238394917</id><published>2008-06-09T23:56:00.000-07:00</published><updated>2008-06-10T00:01:38.569-07:00</updated><title type='text'>MEMAHAMI PASANGAN AGAR TETAP BAHAGIA</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SE4mgHELt7I/AAAAAAAAAGM/MiU6zChizxc/s1600-h/Jennifer43.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210144152008505266" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SE4mgHELt7I/AAAAAAAAAGM/MiU6zChizxc/s320/Jennifer43.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dalam suatu pembicaraan dengan rekan-rekan SMA, yang sekarang mereka rata-rata sudah memiliki anak yang sudah besar bahkan ada yang sudah memiliki cucu, muncul keluhan dari mereka tentang kehambaran saat bercinta dengan pasangannya. Dari cerita-cerita tersebut, ada yang sudah lama mengalami masalah setelah berhubungan intim dengan pasangan suami atau istrinya dan nampaknya rata-rata mereka belum dapat memahami perasaan pasangannya masing-masing khususnya setelah bercinta. Kenikmatan yang didapat usai bercinta tidak berlanjut pada kehidupan selanjutnya, bahkan berujung pada kehilangan daya tarik dari pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan Obat Kuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum kalau kita analisa dari kebiasaan setelah bercinta, pria umumnya mengantuk, sedangkan wanita ingin terus dibelai dan jarang yang bisa menikmati sensasi lain setelah bercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mengatakan, sebetulnya yang dibutuhkan para suami untuk membahagiakan istri bukan obat kuat yang bisa membangkitkan gairah dan meningkatkan stamina selama berhubungan seks, tetapi para istri lebih membutuhkan ‘obat’ yang bisa membuat suaminya tetap mesra dan penuh gairah, justru setelah bercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu artinya, bagi wanita after sex pun sebenarnya tak kalah pentingnya dengan ‘kehebohan’ foreplay atau performa suami selama berhubungan intim. Bahkan aktivitas seks yang serupun bisa berakhir dengan kekecewaan jika tanpa basa-basi suami langsung terlelap. Padahal menikmati sensasi bercinta bisa mempertebal rasa cinta mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penelitian dalam Hot Erotic Stories and Sex Tips to Light a Couple’s Fire, pria adalah makhluk yang sangat visual, sedangkan wanita sangat emosional. Wanita senang mendapat sentuhan sayang dan emosi berperan penting untuk kehidupan seks yang baik. Sementara bagi pria, gairah itu muncul dari apa yang dia lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun setelah berhubungan intim, pria merasa tugasnya telah selesai, sehingga ada kecenderungan untuk langsung tidur lelap. Padahal banyak wanita justru masih ingin disayang-sayang, dipeluk ataupun dibelai. Tidak seperti pria yang gampang sekali mengantuk dan capai, wanita rata-rata lebih bersemangat setelah bercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ken Giuffre, yang meneliti perubahan otak pada pria menjelang orgasme, otak pria menghasilkan kadar dopamine yang sangat tinggi. Dopamine adalah neurotransmiter yang berpengaruh langsung pada sistem motorik atau gerakan. Setelah orgasme, dopamine akan menurun drastis, tetapi pada saat yang sama kadar oxytocin di dalam otak pria meningkat. Itulah yang membuat pria merasa rileks. Sayangnya testosteron tinggi di otak pria ini menganulir oxytocin tersebut, sehingga pria lebih ingin tidur ketimbang mengekspresikan kasih sayangnya kepada pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, usai berhubungan intim, tubuh wanita ternyata memberikan respon fisiologis yang berbeda. Meski mengalami peningkatan kadar oxytocin juga, hormon estrogen membuat wanita lebih responsif terhadap oxytocin. Akibatnya, mereka memiliki dorongan yang lebih tinggi untuk mancari kontak fisik dan mengabaikan rasa kantuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habis-habisan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pemahaman terhadap proses fisiologis maupun kondisi psikologis masing-masing seharusnya kekecewaan perlakuan dan sikap yang berkurang dalam memperhatikan pasangan lebih mesra dapat dihindari, karena persoalan sekecil apapun namun menjadi sangat sensitif bisa berlangsung lama. Hal tersebut biasanya melakukan hubungan intim lagi bila ada yang merasa dikecewakan. Memang, tidak sedikit kasus dimana usai bercinta, istri juga kelelahan dan langsung tidur. Biasanya ini terjadi kalau cara bercinta mereka ‘habis-habisan’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapula para pria yang usai bercinta masih bisa menahan kantuk dan ini terjadi jika kondisi mereka benar-benar fit dan aktivitas seksual mereka tidak terlalu banyak menguras energinya. Ada beberapa wanita merasa senang melihat suaminya masih ngemil sambil nonton TV seusai bercinta sementara istrinya sudah lelap tidur. Namun adapula pasangan yang seusai bercinta, mereka malah asyik mengisi waktunya untuk ngobrol dan bercanda. Bahkan karena gara-gara menggelitik pasangannya, bergairah kembali. Hanya saja menurut para ahli, keinginan pada putaran kedua yang penuh gairah, bagi pria akan semakin berkurang dengan bertambahnya usia maupun perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga kemesraan saat mengobrol, pastikan keduanya merasakan kenyamanan. Adakalanya kemanjaan di dada atau menatap mata sambil menyandarkan kepala ke bahu merupakan hal yang menyenangkan. Ataupun ngobrol sambil makan makanan ringan atau camilan menjadi media komunikasi ringan yang bisa berarti dalam mempererat hubungan suami istri. Karena percakapan semacam ini akan membuat suami tahu, betapa istri merasa nyaman bersamanya, hingga meningkatkan kedekatan suami istri. Usahakan agar topik pembicaraan bukan yang berat-berat agar tak merusak suasana. Selain ngobrol, kegiatan lain yang bisa suami istri lakukan adalah mandi bersama, berendam di air hangat atau mandi di bawah shower yang dapat menyegarkan tubuh dengan saling mengusapkan sabun wangi. Setelah itu bisa saja bergelum mesra di tempat tidur dan terbang bersama ke alam mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bagi mereka yang sulit memejamkan mata, perlu menyibukkan diri dengan aktivitas ringan yang paling disukai seperti membaca buku, menonton televisi, mendengarkan musik sambil melamun, menyelesaikan tugas rumah atau kantor yang belum selesai. Adapun yang dilakukan suami istri ketika bercinta, yang terpenting adalah bila keduanya merasa nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya saat membangkitkan gairah, dari hasil penelitian pria lebih suka menonton film erotis karena organ-organ penglihatan pria lebih dominan dalam memicu impulsif saraf, sedangkan wanita lebih suka membaca cerita erotis karena lebih sensitif terhadap sesuatu yang lebih berefek psikologis daripada fisik. Walaupun tidak selamanya demikian, umumnya rangsangan terpadu akan lebih baik bagi pasangan yang ingin menjaga kemesraannya dalam berumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada wanita sekalipun tidak terangsang saat menonton film, organ seksnya menurut penelitian tersebut mengatakan “ya”, hal tersebut setelah dilakukan dengan menggunakan suatu alat berupa instrumen photopletysmograph seukuran tampon. Alat tersebut mencatat peningkatan suhu, produksi cairan, dan kontraksi otot pada semua vagina wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari permasalahan yang kita bahas dapat digambarkan bahwa tiap pasangan mungkin memiliki perbedaan kebiasaan. Apa yang cocok dan terbaik bagi satu pasangan, namun belum tentu sesuai dan baik bagi pasangan lainnya. Untuk itu penting sekali adanya komunikasi antara suami dan istri, termasuk masalah seks. Mungkin awalnya satu sama lain belum saling memahami, tetapi dalam suatu hubungan yang baik, hal tersebut bisa dibicarakan secara terbuka dan terus terang. Solusi yang diambilpun harus bersifat win-win solution bagi kedua belah pihak selaku suami istri. Namun yang jelas bila suami istri saling terbuka untuk mengemukakan apa yang suami sukai atau sebaliknya bagi sang istri, perlu saling ditanyakan. Bila kebetulan minat suami atau istri klop tentu tidak menjadi masalah. Tetapi jika berbeda, diskusikan jalan keluar terbaik agar salah satu tidak merasa ada yang mengganjal dalam kehidupan seks bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada alasan untuk tidak menemukan solusi selama ada kemauan. Kompromi harus tetap dilakukan, misalnya dengan saling bergantian memenuhi keinginan pasangan. Kalau sudah merupakan perjanjian untuk saling bergantian memenuhi keinginan pasangan, hal itu harus dilakukan tanpa saling kesal. Dalam hal ini, cinta juga berperan. Bila ada cinta, kita akan mau bersusah payah untuk orang yang dicintai, kita mau melakukan apa yang diperlukan untuk membuat suasana menyenangkan, kalau lebih cinta pada diri sendiri, pasti hanya ingin mencari kesenangan untuk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengupayakan kehidupan seks yang memuaskan bagi berdua, tentu membutuhkan upaya yang lebih besar ketimbang mencari kepuasan bagi satu pihak saja, baik untuk diri sendiri maupun pasangannya. Tetapi jika hubungan seks kedua belah pihak memuaskan, kebahagiaan tentunya akan dirasakan bersama. Hal tersebut akan terpancar dan membuat hidup menjadi lebih bergairah sepanjang hari. Semoga demikian pula yang dialami anda…..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Herry, bulletin “Psyche” No.71, Maret 2008)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-299918313238394917?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/299918313238394917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/299918313238394917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/06/memahami-pasangan-agar-tetap-bahagia.html' title='MEMAHAMI PASANGAN AGAR TETAP BAHAGIA'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SE4mgHELt7I/AAAAAAAAAGM/MiU6zChizxc/s72-c/Jennifer43.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-7228861161124364740</id><published>2008-06-02T00:03:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T00:03:50.259-07:00</updated><title type='text'>SMART INSTITUTE: 100 Tahun Kebangkitan Nasional : BAGAIMANA MEWUJUDKANNYA?</title><content type='html'>&lt;a href="http://smartinstitute.blogspot.com/2008/05/100-tahun-kebangkitan-nasional.html#links"&gt;SMART INSTITUTE: 100 Tahun Kebangkitan Nasional : BAGAIMANA MEWUJUDKANNYA?&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-7228861161124364740?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/05/100-tahun-kebangkitan-nasional.html#links' title='SMART INSTITUTE: 100 Tahun Kebangkitan Nasional : BAGAIMANA MEWUJUDKANNYA?'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7228861161124364740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7228861161124364740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/06/smart-institute-100-tahun-kebangkitan.html' title='SMART INSTITUTE: 100 Tahun Kebangkitan Nasional : BAGAIMANA MEWUJUDKANNYA?'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-5240886916160605038</id><published>2008-05-22T23:21:00.000-07:00</published><updated>2008-05-22T23:28:38.762-07:00</updated><title type='text'>TAWARAN MEMIKAT DARI SMART</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SDZj6w4kIMI/AAAAAAAAAF8/nVUKoMWDoX8/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203456280678899906" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SDZj6w4kIMI/AAAAAAAAAF8/nVUKoMWDoX8/s320/1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Menghargai sejarah kehidupan adalah suatu sikap yang bijak, termasuk sejarah kehidupan diri pribadi sendiri. Jika anda menjadi seorang Kepala, Komandan, Panglima, Gubernur, Bupati, Walikota, atau Direktur Utama, Pengusaha, atau bahkan politikus yang hendak maju dalam pemilu, pilkada, atau apapun bentuk pemilihan organisasi publik lainnya, jelas merupakan sejarah kehidupan pribadi yang harus dihargai. Bukan saja karena Anda adalah orang yang terpilih, tetapi juga karena “harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan kenangan”.Ya, hargai sejarah anda, menjadi kenangan nan tak terlupakan, dalam wujud BUKU sebagai ekspresi aktualisasi diri agar menjadi pribadi bermutu. Mengapa harus buku? Buku penting karena menyangkut beberapa alasan. Pertama, buku merupakan medium penyampaian pesan yang berisi gagasan, kisah, atau visi dari seseorang yang perlu disampaikan atau disebarluaskan kepada orang lain. Kedua, buku merupakan simbol dari peradaban dan kebudayaan manusia modern dan indikator kemajuan sebuah bangsa. Ketiga, buku merepresentasikan siapa yang berada di balik buku itu (tokoh yang ditulis, atau siapa penggagasnya, dan apa yang ia tulis).Melalui SMART Institute, anda bisa mewujudkan keinginan untuk menghargai sejarah sebagai kenangan penuh makna. Garansi dari Editor Utama SMART, Moh. Agus Suhadi: menulis buku menjadi begitu mudah di tangan sang professional. Serepot dan sesibuk apapun, anda tetap bisa mewujudkan sebuah buku dengan kualitas fisik maupun isi yang akan mengundang decak kagum siapa saja.Biaya? Tak usah kuatir, pasti sangat terjangkau untuk seorang pribadi terpilih dan mengagumkan seperti Anda. SMART menawarkan paket hemat mulai dari sekitar Rp 25 jutaan hingga paket mewah sesuai permintaan . Tinggal pilih sesuai budget anda, dan segera hubungi mobile phone 0815 78830 769, 0888 200 4765, atau 08564320 1966. Kami datang, kami laksanakan, kami puaskan.***&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-5240886916160605038?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/5240886916160605038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/5240886916160605038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/05/tawaran-memikat-dari-smart.html' title='TAWARAN MEMIKAT DARI SMART'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SDZj6w4kIMI/AAAAAAAAAF8/nVUKoMWDoX8/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-9065053814271597920</id><published>2008-05-14T23:00:00.000-07:00</published><updated>2008-05-14T23:02:59.869-07:00</updated><title type='text'>SALAM KOMANDO DALAM  “JALAK SAKTI 2008”</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SCvR6JsSPVI/AAAAAAAAAF0/90FgxknzKtE/s1600-h/nose+HAWK.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200480991693651282" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SCvR6JsSPVI/AAAAAAAAAF0/90FgxknzKtE/s320/nose+HAWK.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Saya selaku Public Affair Officer alias Kepala Humas Koopsau I, tampak sedang berfoto bersama dengan Eleonora Ira Blandina, Koordinator Liputan Trans7, di depan pesawat tempur Hawk 100 di apron base ops Lanud Pekanbaru, Kamis (8/5) silam, seusai meliput Latihan Perang “Jalak Sakti 2008”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam event-event seperti itu, saya bertindak sebagai “ketua rombongan” wartawan yang saya bawa dari Jakarta, termasuk mbak Ira yang kali itu turun langsung sebagai reporter didampingi seorang juru kamera Trans7. Sebagai “aparat humas” (hehehe) saya memang harus akrab dan dekat dengan teman-teman wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, aksi “salam komando” yang hangat dan erat dengan mbak Ira ini tentu menjadi memori yang pastinya akan mewarnai dinamika penugasan dan karir saya sebagai seorang Public Affair Officer. Pada saat yang sama saya juga menunggu “order” untuk SMART Institute yang saya kelola….asyik kan…&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-9065053814271597920?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/9065053814271597920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/9065053814271597920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/05/salam-komando-dalam-jalak-sakti-2008_14.html' title='SALAM KOMANDO DALAM  “JALAK SAKTI 2008”'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SCvR6JsSPVI/AAAAAAAAAF0/90FgxknzKtE/s72-c/nose+HAWK.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-8162664237720507021</id><published>2008-05-14T22:55:00.000-07:00</published><updated>2008-05-14T22:59:46.909-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SCvRM5sSPUI/AAAAAAAAAFs/GNx37gNn6QI/s1600-h/ELEONORA+IRA+BLANDINA.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200480214304570690" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SCvRM5sSPUI/AAAAAAAAAFs/GNx37gNn6QI/s320/ELEONORA+IRA+BLANDINA.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-8162664237720507021?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8162664237720507021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/8162664237720507021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/05/blog-post.html' title=''/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SCvRM5sSPUI/AAAAAAAAAFs/GNx37gNn6QI/s72-c/ELEONORA+IRA+BLANDINA.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-4203224996468055479</id><published>2008-05-14T22:48:00.000-07:00</published><updated>2008-05-14T22:55:03.001-07:00</updated><title type='text'>SALAM KOMANDO DALAM  “JALAK SAKTI 2008”</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SCvQG5sSPTI/AAAAAAAAAFk/uX9x8705SRc/s1600-h/ERAT.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200479011713727794" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SCvQG5sSPTI/AAAAAAAAAFk/uX9x8705SRc/s320/ERAT.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-4203224996468055479?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/4203224996468055479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/4203224996468055479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/05/salam-komando-dalam-jalak-sakti-2008.html' title='SALAM KOMANDO DALAM  “JALAK SAKTI 2008”'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SCvQG5sSPTI/AAAAAAAAAFk/uX9x8705SRc/s72-c/ERAT.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-2681745782979590993</id><published>2008-05-11T22:36:00.000-07:00</published><updated>2008-05-11T22:56:14.708-07:00</updated><title type='text'>GANDJAR WIRANEGARA : Sosok Inspirator, Motivator, dan Promotor</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SCfX7ZsSPRI/AAAAAAAAAFU/QvSlqpfCaIc/s1600-h/DG+MAS+GANJAR+lagi.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199361710331411730" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SCfX7ZsSPRI/AAAAAAAAAFU/QvSlqpfCaIc/s320/DG+MAS+GANJAR+lagi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tak bisa saya pungkiri, bahwa Marsekal Muda TNI Gandjar Wiranegara adalah sosok pemimpin inspirator, motivator, dan sekaligus promotor bagi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gandjar sebagai inspirator ketika ia mencuatkan ide agar saya menulis buku tentang bagaimana cara menjadi penulis yang gampang. Maka lahirlah buku saya “Kiat SERDADU yang Handal dan Jago MENULIS”, yang sejak tiga tahun silam telah dijadikan sebagai “buku pintar” bagi seluruh perwira TNI AU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gandjar sebagai motivator ketika saya gagal ujian seleksi masuk pendidikan Seskoau yang pertama, maka ia mengajak sekaligus menemani saya berlatih lari (sesuatu yang paling menyedihkan bagi saya dan yang menyebabkan saya gagal seleksi). Maka pada periode seleksi berikutnya, alhmdulillah, saya lulus dan lolos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Gandjar sebagai promotor, ketika draft buku SERDADU saya selesai maka ia segera bergegas (sendiri tanpa memerintah bawahannya) membawa draft buku saya itu kepada Ketua Umum Inkopau dan bahkan menghadap Kasau (saat itu) Marsekal Djoko Suyanto. Dan dalam hitungan hari draft buku saya disetujui Kasau dan uang langsung dicairkan oleh Ketum Inkopau, dan buku pun segera diproduksi. Wow!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Egaliter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kesan kuat yang melekat pada diri pria kelahiran Banjarmasin 10 Juli 1954 itu adalah sikapnya yang sangat merakyat atau egaliter. Kisah berikut mungkin bisa menggambarkan sosok egaliter seorang Gandjar Wiranegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai stafnya, suatu ketika saya membuat janji akan menghadap pada pukul 10.00 melalui sms! “Oke saya tunggu,” jawabnya. Tapi entah karena terlena atau apa, saya lupa dengan janji yang saya buat. Saya masih asyik bekerja ketika kemudian tiba-tiba pintu ruang kerja saya terbuka dan muncul sosok Gandjar, panglima saya! Saya kaget dan langsung respek memberi hormat patah-patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kapen gimana sih, katanya jam 10 mau ngadep saya tunggu-tunggu sampai sekarang sudah jam 11 kok gak nongol-nongol. Ya udah, saya aja yang ngadep Kapen sekarang!” ujarnya dengan polos tanpa beban bahkan dengan airmuka cerah dan ramah. Masya Allah! Saya malu tapi sekaligus kagum dengan boss saya satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang karir saya 18 tahun mengabdi di TNI AU, baru kali ini menemukan pemimpin yang rendah hati dengan kadar “sangat ekstrim” seperti itu. Bagaimana mungkin seorang panglima berbintang dua mau bersusah-susah keluar ruang kerjanya di lantai dua untuk menemui seorang letkol marjinal seperti saya di lantai dasar? Dengan memakai terma “ngadep” (= "menghadap", meski guyon) yang harusnya berlaku bagi yunior kepada senior? Bukankah ia bisa memerintahkan staf pribadinya menelpon saya untuk menghadapnya dan kemudian memarahi saya (karena melupakan janji)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendatangi ruang kerja saya (yang jauh lebih jelek ketimbang ruang kerja seorang Panglima), bahkan tak dapat saya hitung lagi saking seringnya. Dan di ruang kerja saya yang sempit dan sesak oleh tumpukan buku itulah kemudian kami mendiskusikan banyak hal. Bahkan tak jarang informasi “konfidensial” untuk konsumsi “para bintang” tak jarang juga ia ceritakan kepada saya. Artinya, ia mempercayai saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak kebaikan Gandjar Wiranegara yang terlalu sempit diceritakan di sini (insya Allah akan saya tulis dalam sebuah buku). Kebaikan lain dari pria religius yang selalu shalat shubuh ke masjid dengan berjalan kaki atau naik sepeda ini adalah sikapnya yang penuh perhatian terhadap anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara memberi perhatian bagi Gandjar tak harus berarti memberi uang, tentu saja. Yang unik dari suami Trihandayani Rahayu ini adalah, ia bisa hafal nama ratusan anak buah dan stafnya. Tak hanya nama, bahkan latar belakang dan “masalah” yang dihadapi oleh masing-masing individu anggota itu, Gandjar tahu dan mengikuti “perkembangan”nya. Sungguh langka menemukan pemimpin yang memiliki perhatian sampai sejauh itu terhadap bawahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inspirator, Motivator, Promotor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya pribadi, terlalu banyak kenangan manis yang terukir dari pertemanan dan hubungan atasan-bawahan antara saya dengan almarhum. Gandjar yang saya kenal adalah sosok pemimpin yang bangga jika melihat bawahannya maju dalam bidangnya, bahkan kemudian ia tanpa canggung ikut “mempromosikan” kemampuan bawahannya itu kepada orang lain. Itulah sebabnya, sebagai bawahan dan sekaligus untuk “mengimbangi”nya, saya selalu sebarkan berita tentang kebaikan dan kemuliaan seorang pemimpin bernama Gandjar Wiranegara kepada siapapun yang saya jumpai. Ia adalah inspirator dan sekaligus motivator bagi saya. Lebih dari itu, beliau juga seorang promotor yang dengan semangat mempromosikan "kelebihan" bawahannya kepada siapapun yang dijumpainya. Sayang, kini ia telah pergi. Selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebagaimana keluarga besarnya yang telah mengikhlaskan kepergiannya menghadap Ilahi Rabbi, saya – dan kita semua – pun harus melepas perjalanan beliau menuju Sang Pencipta. Di alam barzah sana, saya yakin, ia tengah duduk di kursi empuk disinari pelita nan terang oleh amal kebajikannya. Kelak kita akan menyusulnya. Selamat jalan Marsekal…***M Agus Suhadi&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;CAPTION FOTO : Kenangan manis tak terlupakan, penulis melakukan salam komando dengan Marsekal Muda TNI Gandjar Wiranegara saat masih Pangkoopsau I.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-2681745782979590993?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/2681745782979590993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/2681745782979590993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/05/gandjar-wiranegara-sosok-inspirator.html' title='GANDJAR WIRANEGARA : Sosok Inspirator, Motivator, dan Promotor'/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SCfX7ZsSPRI/AAAAAAAAAFU/QvSlqpfCaIc/s72-c/DG+MAS+GANJAR+lagi.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-145875095078310724</id><published>2008-03-05T05:50:00.000-08:00</published><updated>2008-03-05T05:51:56.254-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/R86lWGu7RxI/AAAAAAAAABs/TSq5mqnZo6c/s1600-h/19.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174254821078419218" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/R86lWGu7RxI/AAAAAAAAABs/TSq5mqnZo6c/s320/19.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;MENGENAL “SUPER TUCANO”&lt;br /&gt;Sebagai (salah satu calon) Pengganti OV-10F Bronco&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Gandjar Wiranegara*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat tua yang banyak jasanya bagi bangsa Indonesia adalah OV-10 Bronco, telah mengabdi di TNI AU lebih dari 30 tahun sejak kedatangannya pertama di Indonesia tanggal 28 September 1976.   Pesawat tempur taktis ini yang disebut Si Kuda Liar paling banyak diterjunkan dalam berbagai operasi, maklum pesawat ini lincah dan gesit namun dapat bermanuver dengan kecepatan rendah di atas target sehingga lebih mudah mengidentifikasi target.  &lt;br /&gt;Pesawat tempur taktis yang berkemampuan COIN (Counter Insurgency) ini telah melaksanakan operasi antara lain Ops Seroja (1976-1979), ops Tumpas (1977-1978), Ops Halilintar (1979), Ops Guruh Petir (1980), Ops Kikis (1981-1982), Ops Tumpas (1983-1985), Ops Halau (1985-1987), Ops Rencong Terbang (1991-1993), Ops Oscar (1991-1992). Dengan usianya lebih dari 30 tahun sudah sepantasnya ada pesawat pengganti yang dapat menggantikan tugas Si Kuda Liar ini.&lt;br /&gt;Salah satu yang dilirik TNI AU sebagai pengganti OV-10 Bronco adalah EMB 314 Super Tucano buatan Brazil.   Belum lama ini penulis memperoleh kesempatan mengunjungi pabriknya dan sekaligus merasakan terbang sebanyak dua sortie. Sortie pertama general flight, kemudian sortie kedua melakukan manuver air to ground.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejuta Jam Terbang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Super Tucano buatan pabrik pesawat terbang Embraer yang sebelumnya  memproduksi EMB 312 Tucano sebagai pesawat latih dan tempur taktis mulai tahun 1983 yang telah terjual 650 pesawat untuk 15 negara dan digunakan AU Brazil lebih dari 130 pesawat dengan jumlah jam terbang di Brazilian Air Force Academy 1.000.000 jam terbang.  Selain pesawat tempur Embraer juga memproduksi pesawat Maritime Patrol, AEWAC, Transport Regional, VIP dll  dengan total produksi 5400 pesawat sejak tahun 1969 dengan 150 operator penerbangan lebih dari 40 negara.&lt;br /&gt;Super Tucano sendiri mulai digunakan AU Brazil sejak tahun 2004 sampai saat ini sudah 46 pesawat dari 99 pesawat yang dipesan untuk digunakan oleh tiga skadron operasional dan satu skadron latih lanjut sebelum ke pesawat jet tempur.  Sedangkan AU Columbia sudah terkirim lima pesawat dari 25 pesawat yang dipesan, selanjutnya  Super Tucano banyak dilirik oleh negara di Amerika Latin dan belahan dunia lainnya termasuk Indonesia. &lt;br /&gt;Sebagai gambaran, Super Tucano memiliki maximum take off weight 5.400 kg, dengan external load 1550 kg/5 hard point. Kapasitas internal fuel twin seater 656 liter dan single seater 956 liter dengan external tank 960 liter dapat terbang 7 jam dengan jarak capai 1480 nm. Sedangkan max operating speed 320 kts, cruising speed 280 kts dan stalling speed 80 kts, service ceiling 35.000 ft dengan cabin pressurize dan Oxygen Obogs (On board Oxygen Generation System).  Begitu kita masuk Cockpit terlihat ejection seat Martin Baker MK-10 L (0-0) dengan operating 3 modes (normal, aft dan single) dan dilengkapi anti “G” suit dan personal Survival Kit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cockpit Layout&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah duduk dalam cockpit akan terlihat Super Tucano memiliki cockpit yang lebih ergonomic dengan penempatan panel instrument lebih baik dan memudahkan mengoperasikan system yang ada.   Integrasi sistem HUD (Head Up Display), UFCP (Up Front  Control Panel) dan dua CMFD (6”x8” Color Multi Function Displays) sangat memudahkan dan meringankan kerja penerbang.   Pada front seat HUD dilengkapi Video Camera yang dapat dilihat oleh back seat dan dapat di-transmit ke station di bawah maupun pesawat lain via data link dan dapat direkam pada digital video recorder.  &lt;br /&gt;Melalui UFCP penerbang dapat merubah radio/nav aid freq, way point/tactical information, armament type/modes dan lain-lain.   Sedangkan CMFD dapat memperlihatkan additional dan routine information (engine instruments, rute penerbangan, armament system dll), procedure list dan utamanya back up displays untuk HUD dan UFCP.   Pada throttle dan stick control terdapat banyak tombol/switches yang akan memudahkan pengoperasian dengan tangan tetap pada throttle dan stick sehingga tetap mempertahankan control capability.  &lt;br /&gt;Itulah disebut konsep HOTAS (Hand On Throttle and Stick) yang menjamin penerbang tetap waspada dan penuh konsentrasi terhadap keadaan di luar cockpit.  Pesawat ini juga dilengkapi Operational Flight Program, Mission and Displays Processor serta Digital Video Recorder dan Flight Data Recorder. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engine Super Tucano&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun engine Super Tucano menggunakan Pratt &amp;amp; Whitney buatan Canada PT 6A-68C/3 Turboprop 1600 SHP dengan 5 blade propeller yang dilengkapi EICAS (Engine Indication and Crew Alerting System) dan Fire Detection System.   Pelaksanaan start sangat mudah dan dapat dilakukan oleh front maupun back seat, pertama fuel booster pump ON kemudian push button start, 14 % RPM (Ng) throttle posisi start, setelah propeller unfeather light indicator off throttle idle kira kira 40 detik RPM stabil pada 66 % RPM temperature 6700 C.   Sebelum taxy out,  Cabin Pressurize dan Air Conditioning ON dilanjutkan parking brake release, idle power cukup untuk taxy speed.   Selama taxy dirasakan manual nose wheel steering sangat responsive, dengan ujung kaki saja mudah mengatur speed taxy.&lt;br /&gt;Sebelum take off flaps down kemudian line up hold the brake lalu full power rapidly, PT 6’S Power Management Unit mengatur turboprop engine agar tidak kelebihan temperatur dan torque limits.   Engine Stabilize baru release brake saat itu terasa ada sedikit yawing, baru ketika mencapai kecepatan 50 kts automatic rudder trim aktif maka counter rudder tidak diperlukan.   Pada speed 95 kts mulai 80 pitch up pesawat take off, gears and flap up dengan climbing speed 150 kts dengan rate of climb rata rata 4000 ft/menit menuju ketinggian 15.000 ft.   Pengendalian Super Tucano sangat responsive ditambah dengan cabin pressurize suara putaran engine/propeller nyaris tidak terdengar, sehingga menerbangkan Super Tucano bagaikan menerbangkan pesawat Jet engine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maneuverability&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ketinggian 15000 ft mulai maneuver stall, spin, full aerobatic dan navigation.  Pada kecepatan jelajah 280 kts lalu throttle idle, speed brake out langsung dengan cepat speed berkurang, pada speed sekitar 90 kts mendekati stall pesawat masih dapat dikontrol dengan baik.  &lt;br /&gt;Sedangkan pada pelaksanaan spin speed 94 kts warning stall bekerja lalu full aft stick dan full right rudder pedal maka pesawat spin nose low sekitar 500-700, setelah 3 putaran recovery dengan neutralize stick dan full left rudder tambahan satu putaran spin stop kehilangan altitude hanya 3000 ft, untuk spin kedua recovery dengan cara melepas stick dan rudder recovery spin stop tambah 2 putaran dengan kehilangan altitude 3500 ft.  Pada aerobatic loop, barel roll dll power set maximum, saat high speed 310 kts air craft control tetap stabil, dicoba slow roll speed 200 kts maneuver sangat baik.  Oleh karena itu Super Tucano untuk aerobatic sangat precise, mudah dikontrol dan sangat menyenangkan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nav aids dan Communication&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kembali ke base melaksanakan short navigation, Super Tucano dilengkapi dengan GPS dan INS, Laser Ring Gyro dan Radar Altimeter sehingga hasilnya precise.   GPS stand alone untuk mencegah trouble di salah satu sistem, selain itu tetap dilengkapi basic flight instrument.  Nav aid dilengkapi VOR/ILS, DME dan ADF serta dilengkapi digital anti interception &amp;amp; jamming V/UHF radio dan juga Fuel Alarms (Joker/Bingo).&lt;br /&gt;Untuk memudahkan pelaksanaan terbang dilengkapi Auto Pilot dengan modes Heading Hold, Altitude Hold, Navigation and Approach.  Sistem komunikasinya dilengkapi VHF/UHF radios with cripto dan Data Link, HF radio, IFF transponder dan Emergency Locator Transmitter.  Sistem Data Link di Super Tucano sangat menarik dapat melaksanakan operasi silent communication dengan ground ataupun pesawat lain (Secure Communication). &lt;br /&gt;Kemampuan data link-nya antara lain Send/Receive tracks/waypoint, weapon system status, present position transmission, transmit aircraft systems status, operational coordination serta intelligence information tentang targets dan avoidance area.  Untuk terbang malam Super Tucano dilengkapi Night Vision Goggles (NVG) Gen III, dimana external dan internal lights full NVG compatible. &lt;br /&gt;Selain itu dilengkapi optional FLIR (Forward Looking Infra Red) yang dapat dioperasikan oleh kedua cockpit dan dapat terlihat di CMFD (Color Multi Function Displays).  Pada saat kembali ke base melaksanakan circuit dengan 4 kali touch and go, speed below 150 kts gears and flap down, check gears down push button Beep akan terdengar oleh penerbang dan controller.  Final speed 110 kts, short final 100 kts flare out sedikit dan landing, pada saat touch terasa agak keras dibandingkan landing dengan A-4 Skyhawk, namun Super Tucano disiapkan untuk landing di unprepared runways.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Armament System&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem persenjataan Super Tucano terdiri atas 2 machine gun kiri dan kanan 0,5 “ (250 round each), dan 5 hard point di wing untuk 2 out board station di bawah wing (max 250 kg) dan 2 inboard station di bawah wing dan di tengah (max 350 kg) yang dapat juga dipasang external tank, sehingga total maximum external load 1.550 kg.  &lt;br /&gt;Semua station dapat dipasang bomb sejenis MK-81 maupun MK-82, Cluster, Rocket Pod dan juga dapat dipasang Laser Guided Bomb.  Selain itu di outboard station dapat dipasang Short Range Air to Air Missile (AIM-9L class) dan juga dapat dipasang Air to Ground Missile (Maverick class).  Pesawat ini juga dilengkapi Self Protection System terdiri dari RWR (Radar Warning Receiver), MAWS (Missile Approach Warning System) dan Chaff &amp;amp; Flare Dispensers.  Selain itu alat bidik dengan WDNS (Weapon Delivery Navigation System) terdiri dari beberapa modes yaitu, A/G-CCIP (gun, rocket, bomb), A/G-CCRP, DTOS (bomb), A/A Intercept, A/A Dog Fight (LCOS, CCIL,SSLC), Armament Remaining, In flight Gun Re-cocking, serta Debriefing Capability. Untuk latihan WDNS ini dapat dengan simulasi yang terdiri dari Virtual Radar, Armament Simulation dan Electronic Warfare Simulation.         &lt;br /&gt;Pada sorti kedua penjajakan Super Tucano melaksanakan air to ground dengan amunisi 4 BDU-33 dan peluru 0,5 “100 bullet kanan dan 100 bullet kiri.   Pelaksanaan bombing  2 bomb dengan A/G-CCIP dive angle 300 dengan hasil 3m/4m, 2 bomb dengan A/G- CCRP level bombing dan DTOS dengan hasil 13m/14m.   Adapun hasil strafing 3 runs, run pertama 20 peluru/17 in, run kedua 20 peluru/14 in, run ketiga 40 peluru/27 in.  Walaupun dengan keterbatasan jumlah sorti, namun terlihat dari peralatan avionic dan hasil Weapon Delivery menunjukan Weapon Control System Super Tucano sama dengan generasi terbaru dari Jet Fighter Aircraft.&lt;br /&gt;Sebagai kesimpulan, Super Tucano adalah pesawat Light Attack Turboprop yang sangat ideal untuk melaksanakan misinya dalam COIN (Counter Insurgency) dengan precise yang tinggi dan dapat operasional malam hari (FLIR &amp;amp; NVG Compatible).   Selain itu Super Tucano dapat digunakan sebagai pesawat Latih Lanjut maupun transisi ke pesawat fighter jet generasi terakhir.   Secara menyeluruh Super Tucano adalah pesawat tempur taktis yang low cost yang siap menggantikan pesawat OV-10 Bronco si Kuda Liar  dalam melaksanakan tugasnya dalam misi COIN (Counter Insurgency).***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*artikel ini di-posting untuk mengenang Almarhum Marsekal Muda TNI Gandjar Wiranegara, mantan Pangkoopsau I dan Pangkohanudnas, yang meninggal tanggal 8 Februari 2008 silam.       &lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;                             &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-145875095078310724?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/145875095078310724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=145875095078310724&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/145875095078310724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/145875095078310724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/03/mengenal-super-tucano-sebagai-salah.html' title=''/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/R86lWGu7RxI/AAAAAAAAABs/TSq5mqnZo6c/s72-c/19.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-7678138860759634831</id><published>2008-03-04T22:52:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T22:54:05.100-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/R85DWmu7RuI/AAAAAAAAABU/ZGSBUk66TZc/s1600-h/WAPRES1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174147077528831714" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/R85DWmu7RuI/AAAAAAAAABU/ZGSBUk66TZc/s320/WAPRES1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;SAYA ketika selesai mewawancarai secara khusus Wapres M Jusuf Kalla di Istana Wapres bersama mbak Fibiolla Iriani Ohei (staf khusus Presiden yang buku "biografi mini"nya sedang saya garap) beberapa waktu lalu. Pak wapres ketika itu kaget ketika saya mengaku bahwa profesi utama saya adalah seorang tentara. "Wah hebat anda, jarang lho tentara yang ngrangkap jadi penulis!" kata beliau. Beginilah saya ketika melakukan pekerjaan "sampingan" sebagai konsultan media di bawah bendera SMART Institute.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-7678138860759634831?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/7678138860759634831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=7678138860759634831&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7678138860759634831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/7678138860759634831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/03/saya-ketika-selesai-mewawancarai-secara.html' title=''/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/R85DWmu7RuI/AAAAAAAAABU/ZGSBUk66TZc/s72-c/WAPRES1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7115178540347500359.post-834183536101235473</id><published>2008-03-04T22:49:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T22:51:56.669-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/R85CzWu7RtI/AAAAAAAAABM/seZjEFJ1kDA/s1600-h/WAPRES2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174146471938442962" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/R85CzWu7RtI/AAAAAAAAABM/seZjEFJ1kDA/s320/WAPRES2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Suasana ketika wawancara berlangsung antara saya -- didampingi mbak Febi -- dengan Wapres M Jusuf Kalla di Istana Wapres belum lama ini. Kalau saya nggak "nyambi" pekerjaan jadi penulis begini, jelas nggak gampang untuk ketemu secara khusus dengan RI-2 kalau bawa identitas asli sebagai perwira berpangkat letnan kolonel. Lhawong ajudannya saja pangkatnya kolonel! Wah, asyik banget deh kerja jadi penulis gini...Follow me..c'mon!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7115178540347500359-834183536101235473?l=smartinstitute.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smartinstitute.blogspot.com/feeds/834183536101235473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7115178540347500359&amp;postID=834183536101235473&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/834183536101235473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7115178540347500359/posts/default/834183536101235473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smartinstitute.blogspot.com/2008/03/suasana-ketika-wawancara-berlangsung.html' title=''/><author><name>smart institute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01054479256279256047</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/SPbdZQSjX9I/AAAAAAAAAJI/S3AXB2ClG38/S220/blog1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KPQg9ZQbiNM/R85CzWu7RtI/AAAAAAAAABM/seZjEFJ1kDA/s72-c/WAPRES2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
